Melati Mini
Melati Mini
Melati Mini adalah semak tropis dari famili Apocynaceae, dikenal dengan bunga putih kecil berkelopak seperti pinwheel yang harum.
Tabernaemontana divaricata (L.) R.Br. ex Roem. & Schult.
Melati Mini (Tabernaemontana divaricata (L.) R.Br. ex Roem. & Schult.) adalah semak hijau abadi dengan bunga putih berbentuk spiral yang harum kuat, banyak dibudidayakan sebagai tanaman hias karena memiliki bunga yang indah dan mirip dengan bunga melati, tanaman pagar dan tanaman obat.
🌱 Habitat
Tumbuh alami di kawasan tropis Asia Selatan–Tenggara: India, Himalaya, Bangladesh, Myanmar, Thailand, Vietnam, Cina, biasanya di tepi hutan, semak, dan kebun.
☀️ Syarat Tumbuh
Iklim: tropis/subtropis, suhu hangat >14 °C
Curah hujan: sedang hingga tinggi, kelembapan baik
Tanah: subur, gembur, pH asam–netral, drainase baik
Cahaya: sinar penuh hingga naungan parsial
Drainase: tidak tahan genangan air
🌍 Penyebaran Tanaman
Berasal dari Asia Selatan–Tengah hingga Indo‑Tiongkok, kini tersebar dan dibudidayakan di Amerika tropis, Karibia, dan Asia Tenggara termasuk Indonesia.
🗣️ Nama Lokal
Indonesia: Melati mini, Kembang mentega, Kembang susu
Internasional: Pinwheel flower, Crape jasmine, East India rosebay, Nero’s crown, Crepe gardenia.
🌾 Agroekologi
Ideal sebagai tanaman pagar atau penghias taman, menarik serangga penyerbuk, cocok untuk konservasi pekarangan, urban greening, dan lansekap tropis.
🌿 Morfologi
Akar: serabut, menjalar
Batang: kayu, bercabang, getah putih keluar jika terluka
Daun: berpasangan, oval, 8–15 cm × 5 cm, mengkilap
Bunga: putih, 1–5 cm diameter, kelopak melingkar pinwheel, harum terutama malam hari
Buah: buni berisi 1–2 biji, jarang dimanfaatkan
🌱 Budidaya
Perbanyakan: stek semi-kayu atau biji
Penanaman: tanam di tanah yang gembur dengan kompos
Pemeliharaan: tempatkan di sinar pagi, siram rutin, pupuk organik tiap 2–3 bulan, pangkas setelah berbunga untuk bentuk dan ventilasi
⚗️ Kandungan Bahan Kimia
Mengandung >66 alkaloid utama seperti:
Apparicine
Conophylline
Coronaridine
Ibogamine
Vobasine
Voacamine
Voacangine dan flavonoid
Phenolik
Diterpen fenolik
Saponin
Glycoside
💊 Khasiat
Anti-radang, analgesik, antimikroba, antidiabetes, anti-ulkus, anti-kanker, hepatoprotektif, neurotonik
Digunakan untuk sakit mata, lambung, luka, demam, diare
Mengobati hipertensi, sakit kepala dan gigi, scabies, bisul
Mencegah peradangan pada luka
Mengobati gigitan ular dan kalajengking beracun
🌿 Simplisia
Daun, bunga, akar dikeringkan menjadi simplisia untuk rebusan, tonik, obat mata atau salep tradisional.
🧩 Bagian Tanaman yang Dimanfaatkan
Daun, bunga, akar, getah (lateks) — sesuai kebutuhan medis tradisional
🌿Ramuan Tradisional
Ramuan untuk Mengatasi sakit perut dan demam:
✅ Bahan-bahan
5–10 g akar atau daun kering segar
Beberapa ml jus bunga
Air matang
🍵 Cara Penyajian
1. Cuci bahan hingga bersih
2. Rebus dalam 200–300 ml air lalu saring
3. Diminum 1 kali sehari
Sumber Pustaka
- Wikipedia – Tabernaemontana divaricata (IUCN, distribusi, morfologi, alkaloid)
- IFAS UF/IFAS – deskripsi tanaman & getah bergetah
- ScienceDirect – penggunaan di Cina untuk rematik & alkaloid indol monoterpenoid
- PubMed PMC – aktivitas antimikroba & alkaloid
- Socfindo Conservation https://www.socfindoconservation.co.id/plant/424
- ResearchGate – tinjauan fitokimia & efek farmakologis (apparicine, conophylline…)
- CABI Compendium – budidaya & profil umum



