Pandan Duri
Pandan Duri
Pandan Duri adalah tanaman yang termasuk ke dalam keluarga Pandanaceae, tumbuh sebagai semak atau pohon kecil di pesisir tropis.
Pandanus tectorius Parkinson ex Du Roi
Pandan Duri (Pandanus tectorius Parkinson ex Du Roi) adalah tumbuhan berbunga (angiospermae) dari genus Pandanus dan famili Pandanaceae.
🔁 Sinonim
Corypha laevis (Lour.) A.Chev.
Pandanus absonus H.St.John
Pandanus adscendens H.St.John
🌱 Habitat
Tumbuh di ekosistem pesisir, pinggiran hutan bakau, pantai, tebing berpasir dengan ketinggian 0–610 m dpl.
☀️ Syarat Tumbuh
Iklim: tropis, musim hujan dan kemarau
Curah hujan: 1.500–4.000 mm/tahun
Tanah: toleran pasir kuarsa, koral, gambut, batu kapur, basalt, pH 6–10
Cahaya: sinar penuh atau semi-peneduh (30–50 %), toleransi hingga 70 % bayangan (lebih dari itu tidak cocok)
Drainase: baik, mampu tumbuh di tanah tergenang, tahan angin dan salinitas
🌍 Penyebaran Tanaman
Berasal dari Malesia, Papuasia, Australia timur, dan pulau-pulau Pasifik seperti Micronesia, Melanesia, serta Hawaii. Bisa juga tersebar karena budidaya Polinesia kuno.
🗣️ Nama Lokal
Indonesia: Pandan Duri, Mengkuang Laut
Internasional: Hala (Hawaii)
🌾 Agroekologi
Tahan terhadap kekeringan, angin kencang, dan salinitas pantai. Akar tunjangnya mendukung kestabilan tanah pesisir dan mencegah erosi. Populer sebagai pohon peneduh dan tanaman lanskap.
🌿 Morfologi
Akar: akar tunjang (prop roots), muncul dari batang/percabangan
Batang: tunggal, berbentuk silinder, dengan duri konikal
Daun: panjang 80–180 cm, lebar 4–8 cm, tepi bergerigi, tersusun spiral
Bunga: tanaman dioecious (jantan dan betina terpisah), bunga jantan harum putih, betina bentuk syncarp globosa
Buah: merupakan buah majemuk yang menyerupai buah nanas, berbentuk bulat telur-lonjong, bersudut, berserat, berdaging
Biji: berada di masing-masing segmen; biji varietas tertentu juga dapat dimakan
🌱 Budidaya
Perbanyakan: melalui Biji (bunga betina butuh 1–2 tahun untuk berbuah, biji direndam, dipilih yang terapung) dan Stek batang (cabang berakar dapat langsung ditanam, cepat berbuah (3–4 tahun))
Pemeliharaan: Perawatan minimal yang utama menjaga kelembapan, sinar, dan drainase baik
⚗️ Kandungan Bahan Kimia
Fenolik
Flavonoid
Caffeoylquinic acids
Tangeretin
Naringenin,
Vanillin
Sinapaldehid
Etil caffeate
Dihydroconiferyl alcohol (anti-inflamasi)
💊 Khasiat
Antioksidan
Antibiotik
Antidiabetes
Anti-diare (buah)
Hipolipidemik: caffeoylquinic acids menurunkan akumulasi lipid
Anti-inflamasi: menghambat COX‑2 (daun)
Mengobati bisul
Inflamasi
Displasia mental (bark)
Gangguan saluran cerna
🌿 Simplisia
Simplisia kering dari daun, batang, kulit batang dan buah biasanya diiris atau dikeringkan untuk diolah sebagai obat.
🧩 Bagian Tanaman yang Dimanfaatkan
Daun, batang, akar, buah, biji, bunga jantan/betina.
🌿Ramuan Tradisional
Ramuan untuk Mengatasi radang:
✅ Bahan-bahan
Daun atau batang segar
200 ml Air
🍵 Cara Penyajian
1. Cuci bersih daun dan batang segar
2. Rebus 10–20 g daun kering dalam 200 ml air
3. Rebus selama 10 menit kemudian saring


