Awar-awar
Awar-awar
Awar-awar adalah tumbuhan dari family Moraceae yang berupa pohon atau semak dengan buah syconium khas.
Ficus septica Burm.f.
Awar-awar (Ficus septica Burm.f.) adalah spesies ara (fig) yang tumbuh sebagai pohon atau semak di habitat sekunder dan tepi hutan.
🔁 Sinonim
Covellia leucopleura (Blume) Miq.
Covellia rapiformis (Roxb.) Miq.
Ficus brunnea Merr.
🌱 Habitat
Ditemukan di tepi hutan, sungai, dan lingkungan terganggu, tumbuh di dataran rendah hingga dataran tinggi (~1.800 m).
☀️ Syarat Tumbuh
Iklim: tropis – subtropis
Curah hujan: sedang hingga tinggi
Tanah: berbagai jenis, dengan drainase baik
Cahaya: toleran di area terbuka maupun naungan parsial
🌍 Penyebaran Tanaman
Berasal dari Asia Tenggara (India timur laut hingga Australia utara) dan Malesia, tersebar alami ke Taiwan, Filipina, Kepulauan Pasifik.
🗣️ Nama Lokal
Indonesia: Awar‑awar, juga dikenal sebagai Libho/Septic Fig
Filipina: Hauili
India: Doomar
Internasional: Zedoary (Inggris)
🌾 Agroekologi
Berfungsi sebagai spesies pionir pada vegetasi sekunder; penting untuk restorasi hutan dan agroforestri
🌿 Morfologi
Akar: kuat dan mampu kolonisasi tebing
Batang: pohon/semak 3–25 m, kulit pucat atau putih, kadang berbulu muda
Daun: daun tunggal, glabrous, elips hingga obovate 10–20 cm
Buah: berbentuk globose hingga turbinate, 1,5–2 cm, awalnya putih, matang kekuningan. Lateks berwarna kuning.
🌱 Budidaya
Perbanyakan: melalui biji
Penanaman: tumbuh baik di tanah terganggu dan restorasi vegetasi sekunder
⚗️ Kandungan Bahan Kimia
Isoflavon
Alkaloid indolizidin
Tanin
Deoksi-sakarida
Benzopiron
Fenantrindolizidin
Flavonoid
Saponin
Steroid
Triterpenoid
Fenolik
💊 Khasiat
Antibakteri
Antijamur
Anti-inflamasi
Sakit kepala
Batuk
Asma
Diare
Infeksi saluran kemih
Ekstrak batang menunjukkan aktivitas antiproliferatif (antimitosis/anti-kanker)
Mengatasi Rematik dan Demam
Lateks berguna sebagai obat luka
Mengatasi bisul, demam berdarah
🌿 Simplisia
Daun, akar, batang, dan lateks dikeringkan untuk bahan tradisional.
🧩 Bagian Tanaman yang Dimanfaatkan
Daun, batang, akar, buah dan lateks.
🌿Ramuan Tradisional
Ramuan untuk Mengatasi Rematik dan Demam:
✅ Bahan-bahan
10–20 g daun kering/segarnya
200 ml air
🍵 Cara Penyajian
1. Cuci bersih daun
2. Rebus dengan 200 mL air, didihkan selama 5–10 menit
3. Saring, minum 2 kali sehari
Sumber Pustaka
- Wikipedia – Ficus septica
- Socfindo Conservation https://www.socfindoconservation.co.id/plant/706
- ScienceDirect – eksudat lateks: bakterisidal & anti-inflamasi
- PMC – penggunaan tradisional & antivirus dengue
- Trop. Ferns – kegunaan restorasi hutan
- J-Stage – aksi antimitotik ekstrak batang
- BEPLS – aktivitas antioksidan dan phytochem
- PLOS ONE – interaksi ekologi dengan wasp & penyebaran



