Keladi Tikus
Keladi Tikus
Keladi tikus adalah tanaman herbal dari famili Araceae yang dikenal karena khasiatnya sebagai obat tradisional, terutama untuk kanker.
Typhonium flagelliforme (Lodd.) Blume
Typhonium flagelliforme (Lodd.) Blume – Merupakan spesies tanaman dari keluarga Araceae yang banyak ditemukan di kawasan tropis Asia Tenggara dan dikenal dalam pengobatan tradisional.
🔁 Sinonim
–Arum angulatum Griff.
–Arum cuspidatum BlumeArum divaricatum L.
☀️ Syarat Tumbuh
Iklim: Tropis dan subtropis
Curah hujan: 1.500–2.500 mm per tahun
Tanah: Gembur, subur, dan kaya bahan organik
Cahaya: Semi-naungan (tidak terlalu terpapar sinar matahari langsung)
Drainase: Baik, tidak tergenang air
🌍 Penyebaran Tanaman
Asli dari Asia Tenggara, terutama Indonesia, Malaysia, dan Thailand; sekarang sudah menyebar di berbagai daerah tropis.
🗣️ Nama Lokal
–Indonesia: Keladi tikus
–Melayu: Rodent tuber
–Jawa: Walang Sangit (kadang disamakan, namun berbeda spesies) (Indonesia)
🌿 Morfologi
Akar: Akar serabut, membentuk umbi kecil
Batang: Semu, berasal dari pelepah daun
Daun: Berbentuk seperti jantung, berwarna hijau tua, permukaan licin
Bunga: Tersusun dalam tongkol (spadix) yang terlindung oleh seludang (spatha)
Buah dan Biji: Jarang ditemukan; perbanyakan lebih sering secara vegetatif dari umbi
🌿Ramuan Tradisional
Ramuan untuk mengatasi kanker payudara dan tumor jinak
Sumber Pustaka
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2012). “Atlas Tumbuhan Obat Indonesia Jilid 5”. http://pionlitbangkes.kemkes.go.id
Universitas Gadjah Mada. Departemen Farmasi. “Potensi Typhonium flagelliforme Sebagai Agen Antikanker”
https://journal.ugm.ac.id/jfik/article/view/11358
Fitriani, R. et al. (2018). “Pengaruh Ekstrak Keladi Tikus terhadap Sel Kanker”.
https://jurnal.unpad.ac.id/pharmaceutical-sciences/article/view/16588
Socfindo Conservation https://www.socfindoconservation.co.id/plant/322


