Kecubung
Kecubung
Kecubung adalah tanaman semak berbatang bercabang dari keluarga Solanaceae, dikenal dengan bunga terompet yang mencolok dan sifatnya yang beracun.
🔁 Sinonim
Datura alba Rumph. ex Nees
Brugmansia chlorantha (Hook.) Melliss
Brugmansia waymanii Paxton
🌱 Habitat
Tumbuh sebagai tanaman taman dan liar (garden escape) di daerah tropis dan sub-tropis, sering ditemukan di kebun, lahan terbengkalai, dan dataran rendah hingga ketinggian beberapa ratus meter.
☀️ Syarat Tumbuh
Iklim: Tumbuh optimal di iklim hangat dan lembab
Tanah: Toleran terhadap tanah berpasir hingga lempung, baik dan cepat drainasenya, pH netral hingga sedikit basa, tidak tahan naungan
Air: Butuh kelembapan sedang, tidak tahan genangan
🌍 Penyebaran Tanaman
Berasal dari Amerika (Greater Antilles), namun telah dibudidayakan di India dan Tiongkok sejak zaman kuno. Telah menyebar luas dan natural di seluruh negara hangat di dunia dan menjadi tanaman hias maupun bagian budaya tradisional.
🗣️ Nama Lokal
Indonesia: Kecubung
India: Dhatura (Sanskrit/Hindi)
Internasional: Thorn-apple, Devil’s trumpet, Angel’s trumpet (Inggris)
🌾 Agroekologi
Dapat digunakan sebagai tanaman peneduh atau hias di kebun tropis, karena sifatnya invasif dan beracun, penanaman perlu pengawasan.
🌿 Morfologi
Akar & Batang: Herba semak bercabang, bisa tumbuh hingga 1–2 m, batang kadang berbulu halus, sering berwarna ungu
Daun: Oval hingga agak meruncing, tepi rata atau sedikit berlekuk, permukaan halus, diusung pada tangkai panjang (~6 cm)
Bunga: Besar berbentuk terompet (funnel-shaped), panjang hingga sekitar 15 cm, biasanya berwarna krem, putih kekuningan, atau ungu pucat
Buah: Kapsul berduri (spiny capsule), ovate, berisi banyak biji pipih
Biji: Banyak, pipih, tersebar saat kapsul pecah ketika matang
🌱 Budidaya
Perbanyakan: Melalui penanaman biji, membutuhkan lokasi terbuka dengan sinar matahari penuh dan drainase baik. Perlu kehati-hatian karena sangat beracun
⚗️ Kandungan Bahan Kimia
Mengandung banyak alkaloid tropan seperti:
Atropine
Scopolamine (hyoscine)
Hyoscyamine
Meteloidine
Datumetine, serta
Flavonoid
Saponin
Tannin
Withanolides
💊 Khasiat
Sebagai bronkodilator
Antiasmatik
Antispasmodik
Anestetik lokal
Mengobati batuk
Asma
Epilepsi
Diare
Nyeri rematik dan luka
(Namun sangat beracun dan dosisnya sulit dikendalikan)
🌿 Simplisia
Bunga, daun, dan biji digunakan sebagai simplisia, biasanya setelah melalui proses pengolahan/detoksifikasi untuk mengurangi toksisitas.
🧩 Bagian Tanaman yang Dimanfaatkan
Bunga, daun, biji, akar — semua bagian berpotensi dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional setelah detoksifikasi, namun semua juga sangat beracun dalam bentuk mentah.
🌿Ramuan Tradisional
Ramuan untuk meredakan gejala asma atau batuk dengan catatan dosis dan pengolahan sangat hati-hati.:
✅ Bahan-bahan
Bunga/daun kering
Air atau minyak
(setelah diberikan pemurnian tradisional seperti metode Ayurveda)
🍵 Cara Penyajian
Disiapkan sebagai decoction (rebusan) bunga atau daun, atau dijadikan salep luar (topikal) setelah pemurnian. Hanya untuk aplikasi eksternal dan dengan perhitungan dosis yang sangat ketat. Harus dilakukan oleh ahli obat tradisional berpengalaman.
Sumber Pustaka
- Wikipedia – Datura metel: deskripsi umum, toksisitas, penggunaan historis
- India Biodiversity Portal – detail morfologi dan bunga
- Bentham Science Review – kandungan kimia dan efek farmakologis
- IafaforAllergy – daftar komponen kimia lengkap dan aksi anti-inflamasi
- IJCRT/PDF – penggunaan etnomedis dan sifat farmakologis
- NParks (Singapura) – penggunaan sebagai tanaman hias dan informasi kulturan


