Timun Tikus
Timun Tikus
Timun tikus adalah liana/perdu memanjat tropis dari famili Cucurbitaceae yang dibudidayakan dan juga liar sebagai sayuran serta kerap menjadi gulma agresif.
Coccinia grandis (L) Voigt.
Timun tikus (Coccinia grandis (L) Voigt.) adalah tumbuhan memanjat dioesis dengan sulur, bunga putih, dan buah 3–5 cm yang hijau berloreng lalu berwarna merah-oranye saat masak.
🔁 Sinonim
Bryonia grandis L.
Bryonia moimoi Ser.
Cephalandra grandis (L.) Kurz
🌱 Habitat
Tumbuh di daerah panas-lembap pada semak, pagar, tepi hutan, kebun, dan lahan terlantar, kerap memanjat tanaman lain dan struktur buatan.
☀️ Syarat Tumbuh
Iklim/suhu: optimal hangat tropis ±25–35 °C, sensitif terhadap suhu <15 °C
Curah hujan & kelembapan: membutuhkan curah hujan merata dan kelembapan tinggi, anjuran kisaran tahunan ±1.000–1.600 mm
Tanah & drainase: menyukai tanah berpasir kaya bahan organik dengan drainase baik, tidak tahan tergenang
Cahaya: matahari penuh–teduh ringan, produksi terbaik pada lokasi terbuka bertopang rambatan
🌍 Penyebaran Tanaman
Berasal dari Afrika–Asia tropis (meluas alami dari Afrika hingga Asia Selatan–Tenggara). Kini tersebar ke Asia Tenggara (termasuk Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam), India, Tiongkok, Australia utara, diperkenalkan & invasif di banyak pulau Pasifik (Guam, Saipan, Hawai‘i, dll.).
🗣️ Nama Lokal
Indonesia: Timun tikus
Jawa: Papasan, kemarungan
Aceh: Timun tai tikus
Malaysia: Pepasan, papasan
Internasional: Ivy gourd, small gourd, scarlet gourd (Inggris)
🌾 Agroekologi
Tanaman merambat cepat yang dapat menutupi pagar/lanjaran, bermanfaat sebagai sayuran daun & buah, tetapi berpotensi invasif dan menekan vegetasi asli bila lepas ke alam—perlu pengelolaan di lanskap konservasi.
🌿 Morfologi
Akar: sistem akar kuat, mampu memunculkan tunas dari potongan batang
Batang: menjalar/memanjat dengan sulur, panjang dapat puluhan meter
Daun: hijau mengilap, 3–5 menjari/cuping
Bunga: putih, berbentuk bintang, tanaman dioesis (bunga jantan & betina pada individu berbeda)
Buah: lonjong 3–5 cm, muda hijau berloreng putih, masak merah-oranye cerah, biji pipih banyak
🌱 Budidaya
Perbanyakan: Melalui stek/umbi akar atau biji
Pemeliharaan: Pemupukan dasar ±20–25 t/ha pupuk kandang + NPK moderat, irigasi ringan 10–12 hari sekali di musim kering, sediakan ajir/lanjaran dan pemangkasan rutin
⚗️ Kandungan Bahan Kimia
Flavonoid
Asam fenolat
Terpenoid
Alkaloid
Sterol
Glikosida
Antioksidan
💊 Khasiat
Antiinflamasi
Hepatoprotektif
Mengobati demam, diare, sakit cacar dan diabetes
Antioksidan
Antidiabetik
Antidislipidemia
Penurun gula darah
Obat cacing
Meredakan rematik
🌿 Simplisia
Daun, pucuk muda, dan buah (muda/masak) dikeringkan untuk serbuk/teh ekstrak.
🧩 Bagian Tanaman yang Dimanfaatkan
Pucuk muda & daun sebagai lalap/sayur, buah muda sebagai sayuran, buah masak kadang diolah manisan.
🌿Ramuan Tradisional
Ramuan untuk Menstabilkan tekanan darah:
✅ Bahan-bahan
Timun tikus segar
🍵 Cara Penyajian
1. Cuci hingga bersih dengan air mengalir
2. Konsumsi 7 timun pada pagi hari
Sumber Pustaka
- Kew – Plants of the World Online: Coccinia grandis
- World Flora Online: Coccinia grandis & Coccinia indica
- Wikipedia (EN): Coccinia grandis—deskripsi, sebaran, kuliner
- Socfindo Conservation https://www.socfindoconservation.co.id/plant/309
- CABI Compendium: C. grandis—risiko dan sifat invasif
- IUCN/Global Invasive Species Database: profil invasif
- Krishi Jagran: panduan budidaya (iklim/curah hujan/suhu)
- Edible Plants of the World: persyaratan tanah, drainase, dan curah hujan
- ResearchGate (ebook/handout): Production Technology of Ivy Gourd—pemupukan & irigasi
- PMC (open-access): Identification and Quantification of Key Phytochemicals… (profil fitokimia & antioksidan)
- ScienceDirect (2024 review): C. grandis: Phytochemistry, pharmacology and health benefits



