Boroco
Boroco
Boroco adalah tanaman herba berwarna cerah dari keluarga Amaranthaceae, terkenal karena bunga menyerupai puncak berbulu atau jambul ayam.
Celosia argentea L.
Boroco (Celosia argentea L.) Lindau) adalah tanaman herba tahunan yang sangat dekoratif, dengan bunga berbentuk malai memanjang khas dan daun serta pucuk muda yang dapat dimakan.
🔁 Sinonim
Amaranthus huttonii H.J.Veitch
Celosia argentea var. vera Kuntze
Celosia aurea J.Dix
Celosia castrensis L.
🌱 Habitat
Tumbuh di kebun, area subur terbuka, lahan terganggu, dikultivasi secara luas di iklim tropis hingga hangat.
☀️ Syarat Tumbuh
Iklim: Tropis hingga subtropis, toleran panas dan kelembapan tinggi
Cahaya: Membutuhkan sinar matahari penuh (minimal 8 jam) atau matahari pagi + naungan sore
Tanah & Drainase: Tanah gembur, kaya organik, sangat baik drainasenya, tahan berbagai tipe pH (asam–alkalis)
Toleransi: Tahan kekeringan setelah mapan, rawan rontok akar dan penyakit jamur jika kelembapan berlebih
🌍 Penyebaran Tanaman
Berasal dari Afrika tropis. Naturalized/kultivar luas di Asia Tenggara, Asia, Amerika, Eropa dan tropis global.
🗣️ Nama Lokal
Indonesia: Boroco, Sangsri, Bayam kucing, Kuntha, Bayam kasubiki, Jengger ayam, Jawer kotok
Melayu: Bayam ekor belanda,
Sunda: Jawer hayam
Bali: Janggar siap
Sumatera Barat: Bayam bludu
Internasional: Plumed Cock’s Comb, Silver Cock’s Comb (Inggris)
🌾 Agroekologi
Cocok sebagai tanaman hias, sayuran daun, dan bunga potong, menarik penyerbuk (lebah, kupu-kupu) dan memiliki nilai gizi serta manfaat obat tradisional.
🌿 Morfologi
Akar & Batang: Herba tegak dengan banyak cabang, tinggi sekitar 40–200 cm
Daun: Bergantian, berbentuk elips sampai oval, bisa hijau, merah atau perunggu tergantung kultivar
Bunga: Tipe plumosa (feather-like), cristata (cockscomb/jambul), atau spicata (spike-like), berwarna merah, oranye, kuning, ungu, cream, atau pink
Buah & Biji: Kapsul kecil, sangat banyak biji dalam satu kapsul
🌱 Budidaya
Perbanyakan: Dengan biji kecil
Penanaman: Tabur di tanah gembur setelah frost lewat, sinar penuh, jarak tanam sesuai varietas (biasa ditanam rapat untuk bedding)
Pemeliharaan: Penyiraman teratur, pemangkasan bunga layu untuk memperpanjang masa bunga, kontrol jamur dan rambi-rambinya
Panen: Bunga dipotong saat berkembang penuh untuk rangkaian atau dikeringkan, daun & pucuk muda panen untuk konsumsi
⚗️ Kandungan Bahan Kimia
Betalain (pigmen alami)
Fitokimia
💊 Khasiat
Mengatasi diare
Disentri
Ruam
Bisul
Sakit perut
Peradangan mata
Darah tinggi
Diabetes
Kudis
Kencing nanah
Sebagai antidot untuk gigitan ular
Wasir berdarah, pendarahan rahim di luar waktu haid
🌿 Simplisia
Biasanya bentuk daun kering atau bubuk digunakan sebagai ramuan infusion atau decoction (penggunaan tradisional umum meski monograf formal terbatas).
🌿Ramuan Tradisional
Ramuan untuk Mengatasi diare/disenteri:
✅ Bahan-bahan
Daun segar (secukupnya)
Air
🍵 Cara Penyajian
1. Daun dicuci, direbus atau dibuat infusion lalu diminum hangat
2. Atau daun dihancurkan lalu ditempel ke luka/infeksi kulit


