|

Kenanga Rambat

Kenanga Rambat

Kenanga rambat adalah tanaman merambat eksotis dari keluarga Annonaceae, dikenal dengan bunga harum yang menyerupai ilang-ilang.

Nama Latin Kenanga Rambat

Artabotrys hexapetalus (L.f.) Bhandari

Kenanga rambat (Artabotrys hexapetalus (L.f.) Bhandari) adalah liana atau setengah semak yang tumbuh cepat, bunga kuning-hijau bersifat abadi dan sangat harum, berkembang dari India hingga Asia Tenggara.

🔁 Sinonim

Annona hexapetala L.f.
Annona uncinata Lam.
Artabotrys hamatus (Blume) Blume

🌱 Habitat

Tumbuh alami di hutan kering, semak tepi hutan, dan kebun, liana dengan batang berkaktus/kait untuk merambat.

☀️ Syarat Tumbuh

Iklim: Tropis/subtropis. Tahan panas, tidak toleran embun beku
Tanah & drainase: Tumbuh pada berbagai tipe tanah selama drainase baik dan kelembapan cukup
Cahaya: Sinar penuh hingga naungan parsial

🌍 Penyebaran Tanaman

Berasal dari India selatan, Sri Lanka, Myanmar, Cina selatan, dan Filipina, kini dibudidayakan di Asia Tenggara (termasuk Jawa), dan terkadang naturalisasi di Hawaii.

🗣️ Nama Lokal

Indonesia: Cempaka cina
Internasional: Climbing ilang-ilang (Inggris)

🌾 Agroekologi

Karena bunga harum dan merambat, cocok sebagai tanaman hias, pagar hidup, atau restorasi vegetasi, mekar sepanjang tahun, menarik penyerbuk. Perlu pemangkasan agar tetap rapi.

🌿 Morfologi

Akar & batang: Batang berkayu, merambat hingga 10 m dengan “kait” dari sulur
Daun: Berseling, lonjong (elliptik), ujung lancip
Bunga: Tunggal atau berkelompok (2–3), kuning-hijau, sangat harum, muncul dari sulur berkait
Buah & biji: Buah agregat berbentuk elips, banyak biji, berubah warna saat matang, dimakan burung

🌱 Budidaya

Perbanyakan: Melalui biji, stek, atau air layering(stek cepat berakar)
Penanaman: Tanam di tempat cerah, support sulur, pangkas untuk bentuk dan agar tidak terlalu invasif

⚗️ Kandungan Bahan Kimia

Alkaloid (artabotrin, hexapetaline, liriodenine)
Flavonoid (quercetin, kaempferol)
Terpenoid (linalool, geraniol, β-caryophyllene)
Phenolic (gallic, caffeic acids)
Saponin
Glycosida
Essential oil yang aromatik

💊 Khasiat

Mengobati demam
Malaria
Diare
Ulkus
Gangguan hati
Gangguan kulit
Infeksi
Masalah pernapasan
Rematik
Meningkatkan mood (afrodisiak)
Ssebagai stimulan jantung dan otot
Pengharum teh/perfumery

🌿 Simplisia

Sederhananya berupa daun, bunga, dan/atau akar yang dikeringkan dan digunakan sebagai decoction, infusion, atau essential oil. Praktik sangat umum dalam pengobatan tradisional.

🧩 Bagian Tanaman yang Dimanfaatkan

Daun, bunga, dan akar digunakan untuk ekstrak obat (topikal & oral), serta minyak wangi (essential oil).

🌿Ramuan Tradisional

Ramuan untuk Mengatasi demam, infeksi kulit, dan gangguan pernapasan:

Bahan-bahan

Daun atau bunga segar (beberapa helai)
Air

🍵 Cara Penyajian

1. Cuci bersih daun atau bunga segar
2. Rebus daun/bunga sekitar 10 – 15 menit, saring
3. Minum hangat 1–2× sehari untuk demam atau infeksi. Diaplikasikan topikal untuk luka dan ruam. Minyak esensial bunga digunakan sebagai aromaterapi untuk menenangkan dan sebagai afrodisiak

Sumber Pustaka

  • Wikipedia – Artabotrys hexapetalus (morfologi, sebaran, habitat
  • NParks Singapore – deskripsi tumbuhan dan penggunaan essential oil
  • Useful Tropical Plants – budidaya dan kegunaan aromatik
  • NQ Hop (2022) – penggunaan tradisional dan fitokimia genus Artabotrys
  • Wiley (2022) – aplikasi essential oil dalam produk sabun, detergents, dan penyedap makanan
  • PMC NCBI – ekstrak tradisional untuk berbagai penyakit (demam, ulkus, infeksi, disfungsi hati)
  • IJR Pharmacy & Allied Science (2025) – fitokimia, manfaat tradisional, dan bagian yang digunakan
  • Encyclopedia.pub – efek antifertility dan antioksidan
  • ResearchGate ethnomedicinal review – ringkasan etnobotani dan metabolit
  • TopTropicals – budidaya, tahan garam, penggunaan hias

Similar Posts