Melati Putih Ungu
Melati Putih Ungu
Melati putih ungu adalah tanaman hias dari famili Solanaceae yang terkenal dengan bunganya yang berubah warna dari ungu, biru pucat hingga putih.
Brunfelsia pauciflora (Cham. & Schltdl.) Benth.
Melati putih ungu (Brunfelsia pauciflora (Cham. & Schltdl.) Benth.) adalah semak tropis yang populer sebagai tanaman hias karena perubahan warna bunganya yang indah dan beraroma harum. Warna bunga dimulai dengan warna ungu pekat pada hari pertama, memudar menjadi ungu muda pada hari berikutnya dan kemudian menjadi putih pada hari ketiga.
🔁 Sinonim
Besleria inodora Vell.
Brunfelsia calycina Benth.
Brunfelsia calycina var. eximia L.H.Bailey & Raffill
🌱 Habitat
Umumnya tumbuh di taman, pekarangan, dan hutan sekunder dengan kelembapan sedang hingga tinggi.
☀️ Syarat Tumbuh
Iklim: Tropis hingga subtropis, suhu ideal 18–30°C
Curah hujan: Sedang–tinggi, kelembapan 70–85%
Tanah: Subur, gembur, kaya bahan organik
Cahaya: Sinar matahari penuh atau teduh parsial
Drainase: Baik, tidak tergenang
🌍 Penyebaran Tanaman
Berasal dari Brasil (Amerika Selatan), kini tersebar luas ke Amerika Tengah, Karibia, Asia Tenggara, termasuk Indonesia sebagai tanaman hias.
🗣️ Nama Lokal
Indonesia: Tanaman kemarin, hari ini dan besok, Kembang tiga warna
Jawa: Melati kosta
Internasional: Yesterday-today-and-tomorrow (Inggris)
🌾 Agroekologi
Tumbuh baik di dataran rendah hingga menengah (200–1.200 mdpl), sering ditanam di pekarangan, taman kota, hingga kawasan konservasi.
🌿 Morfologi
Akar: Akar tunggang dengan percabangan akar serabut
Batang: Berkayu, bercabang, tinggi 1–2 m
Daun: Elips–lonjong, hijau mengkilap, tersusun berhadapan
Bunga: Berbentuk terompet, awalnya ungu, kemudian memudar menjadi biru muda lalu putih, harum dan berkelompok di ujung ranting
Buah: Kapsul kecil berisi biji
Biji: Kecil, coklat kehitaman
🌱 Budidaya
Perbanyakan: Melalui stek batang atau cangkok
Pemeliharaan: Memerlukan penyiraman teratur, pemupukan organik, dan pemangkasan agar tetap rimbun
⚗️ Kandungan Bahan Kimia
Alkaloid (brunfelsamidine)
Skopoletin
Kumarin
Flavonoid
Glikosida
Seskuiterpenoid
Manacine dan manaceine serta aesculetine
Scopoletin non-nitrogen (6-methoxy-7-hydroxycoumarin)
💊 Khasiat
Mengatasi radang
Demam
Rematik
Berpotensi digunakan sebagai aromaterapi
🌿 Simplisia
Daun dan akar yang dikeringkan dapat digunakan sebagai bahan obat herbal.
🧩 Bagian Tanaman yang Dimanfaatkan
Daun, akar, dan bunga.
🌿Ramuan Tradisional
Ramuan untuk membantu meredakan radang sendi atau rematik:
✅ Bahan-bahan
Daun segar melati putih ungu
Air secukupnya
🍵 Cara Penyajian
1. Cuci bersih daun segar
2. Daun direbus ±15 menit, air rebusannya didinginkan lalu diminum.
Penggunaannya terbatas dan perlu arahan ahli karena potensi toksisitas.
Sumber Pustaka
- Plants of the World Online – Brunfelsia pauciflora
- CABI – Brunfelsia pauciflora
- Missouri Botanical Garden – Brunfelsia pauciflora
- Socfindo Conservation



