Mahoni
Mahoni
Mahoni adalah pohon kayu dari famili Meliaceae, dikenal karena kayunya yang berat, awet, dan berwarna cokelat kemerahan
Swietenia macrophylla K
Swietenia macrophylla K — spesies mahoni asli Kepulauan Karibia & Florida Selatan .
🔁 Sinonim
Cedrela mahagoni L.
Swietenia acutifolia Stokes
Swietenia fabrilis Salisb.
🌱 Habitat
Tumbuh di hutan tropis lembap pantai, tanah kaya organik, drainase baik, toleran salinitas dan angin kencang (termasuk badai) .
☀️ Syarat Tumbuh
Iklim: tropis/subtropis, USDA zone 10–11 .
Curah hujan: moderat hingga tinggi; tumbuh baik menjelang musim hujan
Tanah: clay, loam, pasir; pH asam hingga basa; drainase baik, tahan salin
Cahaya: matahari penuh hingga setengah naungan
Drainase: baik, tidak tahan genangan terus-menerus
🌍 Penyebaran Tanaman
Asal: Karibia (Bahama, Kuba, Jamaika, Hispaniola) dan Florida Selatan.
Sebaran saat ini: Ditanam/planted di India, Indonesia (Kerala, dll), Malaysia, Hawaii,dan lainnya.
🗣️ Nama Lokal
Indonesia: mahoni
🌾 Agroekologi
Cocok untuk agroforestri, peneduh, konservasi pantai; cepat tumbuh hingga 30–80 ft (~9–24 m); tahan angin dan salinitas .
🌿 Morfologi
Akar: sering dangkal, bisa mengganggu trotoar; batang ponggang, diameter >1 m, pangkal membentuk buttress
Batang: kulit halus abu‑abu muda, lama mengelupas jadi cokelat kemerahan skaly
Daun: pinnata 4‑10 pasang; tiap leaflet 2.5‑5 cm; mengkilap dan berwarna hijau tua
Bunga: klaster aksila, kecil hijau-kuning, 5 kelopak & benang sari 10
Buah: kapsul kayu 6–10 cm, 5 valva, berisi banyak biji bersayap 4–7 cm
🌱 Budidaya
Propagasi melalui biji.
Penanaman di lubang besar, drainase baik.
Pemupukan dan pelatihan batang (leader tunggal) direkomendasikan .
Pruning di awal untuk struktur yang kuat dan stabil terhadap angin.
Toleran kekeringan setelah dewasa tetapi tetap butuh kelembapan moderat .
🌿Ramuan Tradisional
Anti-diabetes & antidiabetes: biji direbus dijadikan teh untuk menurunkan gula darah
Hipertensi: biji diseduh/dikonsumsi untuk menurunkan tekanan darah
Antimalaria & demam: kulit batang direbus, diminum untuk demam/malaria
Diarrhea & luka: kulit batang sebagai astringent/pembersih luka dan mengobati diare
🍵 Cara Penyajian
– Cuci bersih, potong kecil.
– Rebus biji atau kulit batang (1 gelas air tiap 10 g bahan) hingga tersisa ½ gelas.
– Biarkan hangat, saring.
– Minum 1–2 kali sehari (kontrol dosis sesuai kondisi).
– Bisa jadi campuran dengan teh herbal lain.
Sumber Pustaka
- Missouri Botanical Garden: habitat & morfologi
- Wikipedia: taksonomi & sebaran
- NCBI PMC: kandungan & aktivitas farmakologi
- Planta Human Journals & IJPPR: kandungan limonoid & khasiat
- University of Florida Horticulture: budidaya & agroekologi
- Klarity Health: penggunaan tradisional biji & kulit


