Rosela
Rosela
Rosela adalah tanaman semak tropis dari famili Malvaceae, populer karena kelopak buahnya yang merah dan bersifat asam.
Hibiscus sabdariffa L.
Rosela (Hibiscus sabdariffa L.)adalah semak tahunan hingga perennial yang menghasilkan kelopak (calyces) tebal merah cerah, digunakan untuk membuat minuman, sirup, dan pewarna alami.
🌱 Habitat
Tumbuh di lahan terbuka, pinggir jalan, ladang, dan kebun rakyat di daerah tropis dan subtropis.
☀️ Syarat Tumbuh
Iklim: Tropis/subtropis, suhu ideal 25–35 °C, sensitif terhadap embun beku
Curah hujan: 130–200 mm per bulan pada awal pertumbuhan, tahan kekeringan ringan
Tanah: Berdrainase baik, pH netral hingga sedikit asam, toleran pada berbagai jenis tanah
Cahaya: Penuh hingga teduh sebagian
Drainase: Wajib agar tidak tergenang air
🌍 Penyebaran Tanaman
Berasal dari Afrika Barat. Diperkenalkan ke India, Asia Tenggara, Karibia, Amerika Tengah & Selatan, dan Asia Pasifik sejak abad ke-16.
🗣️ Nama Lokal
Indonesia: Rosela, rosella
Afrika Barat: Bissap
Arab: Karkadeh
India: Mesta, Gongura (var. rubra)
Internasional: Roselle, Jamaica sorrel, red sorrel (Inggris)
🌾 Agroekologi
Ditanam di dataran rendah hingga menengah, cocok untuk rotasi lahan dan perbaikan tanah, tahan kekeringan ringan dan panen Calyces dalam 3–4 bulan.
🌿 Morfologi
Akar: Tunggang, kuat
Batang: Halus, berwarna hijau atau merah, tinggi hingga 3 m
Daun: Alternatif, lobus 3–5 (7–12 cm), tepi bergerigi
Bunga: Tunggal di ketiak, besar 8 cm, kelopak putih/kuning dengan mata merah, epicalyx berkembang menjadi calyces yang merah dan tebal
Buah & Biji: Polong kering berisi beberapa biji kecil, calyces matang berwarna merah tebal
🌱 Budidaya
Perbanyakan: melalui biji atau stek
Penanaman: tanam jarak 60×60 cm
Panen: panen calyces segar setelah 20 hari berbunga (~3–4 bulan)
⚗️ Kandungan Bahan Kimia
Kelopak bunga: Anthocyanin (delphinidin, cyanidin sambubioside)
Flavonoid (quercetin, hibiscetin)
Asam organik (citric, malic, tartaric, hibiscus)
Protocatechuic acid
Biji: Lemak tak jenuh (linoleic, oleic), gamma-tocopherol, protein
Daun & batang: Polifenol, asam klorogenat, fenolat, tannin, saponin, alkaloid
💊 Khasiat
Antioksidan
Antihipertensi
Antihiperlipidemia
Hepatoprotektif
Antidiabetes
Antikanker
Antibakteri
Antiinflamasi
Diuretik
Menurunkan tekanan darah
Menurunkan kolesterol
Demam
Batuk
Gangguan hati
Infeksi saluran kemih
🌿 Simplisia
Calices (kelopak bunga) dan daun dikeringkan, disimpan kedap udara. Biji diolah menjadi minyak atau disimpan dalam bentuk serbuk
🧩 Bagian Tanaman yang Dimanfaatkan
Kelopak (calyces), daun, biji, batang.
🌿Ramuan Tradisional
Ramuan untuk Menurunkan tekanan darah:
✅ Bahan-bahan
2–5 g calyces (kelopak) kering atau segar
Air panas (200–300 ml)
Madu atau gula (opsional)
🍵 Cara Penyajian
1. Seduh calyces dengan air 80–90 °C selama 5–10 menit
2. Saring (tambahkan lemon untuk perubahan warna)
3. Konsumsi panas atau dingin
4. Minum 1–2 kali per hari
Sumber Pustaka
- Wikipedia – Roselle (Hibiscus sabdariffa)
- Journal of Oleo Science – perfil daun/biji/calyces
- Review farmakologi roselle
- Socfindo Conservation https://www.socfindoconservation.co.id/plant/642
- PMC – Potensi terapeutik roselle
- QASCF – analisis ekstrak calyces
- PMC – antibakteri gigi & gusi
- Herbanext – khasiat lengkap



