Kemuning
Kemuning
Kemuning adalah semak atau pohon kecil dari famili Rutaceae, terkenal dengan bunga putih harum dan daun mengkilap
Murraya paniculata (L.) Jack
Murraya paniculata (L.) Jack., spesies berkayu dari ordo Sapindales yang menghasilkan bunga majemuk wangi dan buah buni oranye-merah aroma sitralnya.
🔁 Sinonim
– Connarus foetens Blanco
– Chalcas paniculata L.
– Limonia malliculensis J.R.Forst. ex Steud.
☀️ Syarat Tumbuh
Iklim: Tropis/hangat; dataran rendah hingga ±600–950 m
Curah hujan: Tinggi hingga sedang, tanah lembap
Tanah: Toleran (asli, pasir, liat, kapur, alkalin, asam)
Cahaya: Penuh matahari hingga teduh ringan
Drainase: Baik, tidak tahan genangan
🗣️ Nama Lokal
Kemuning (Indonesia), kamuning/kamoni (Sunda), kemoning (Bali), kajeni, kamuning (Makasar, Menado), eschi/fanasa (Maluku)
🌿 Morfologi
Akar: tunggang + lateral
Batang: berkayu, beralur, coklat-keabu-abuan, tinggi 3–8 m (terkadang ≤7 m)
Daun: majemuk ganjil 3–9 anak daun, elips, 2–7×1–3 cm, mengkilap, tekstur licin
Bunga: putih/krim, 5 (kadang 4–6) kelopak, berkelompok di ketiak daun, harum, berdiameter ~2 cm
Buah: buni oval 8–12 mm, saat matang oranye-merah, biji berbulu (1–2 per buah)
Sumber Pustaka
Wikipedia “Murraya paniculata”
WisdomPark UGM “Pohon Kemuning (Murraya paniculata)”
UMSurabaya, Laporan morfologi/tanaman kemuning
LindungiHutan “Tanaman Kemuning”
Dinas Lingkungan Hidup Lamongan “KEMUNING”
Bumiherbal “Khasiat Kemuning…”


