|

Marasi

Marasi

Marasi adalah herba berumpun dari famili Hypoxidaceae yang menghasilkan buah kecil berisi daging putih yang bisa dimakan dan mengandung protein perasa manis/pengubah rasa.

Nama Latin Marasi

Curculigo latifolia Dryand. ex W.T. Aiton

Marasi (Curculigo latifolia Dryand. ex W.T. Aiton) adalah tumbuhan herba perenial tanpa batang jelas (stemless) yang tumbuh berkerumun dengan daun panjang, bunga kuning, dan buah berwarna putih hingga sedikit merah muda yang mengandung protein unik (curculin / neoculin) yang memodifikasi rasa.

🔁 Sinonim

Aurota latifolia (Dryand. ex W.T.Aiton) Raf.
Molineria latifolia (Dryand. ex W.T.Aiton) Herb. ex Kurz

🌱 Habitat

Tumbuh di lantai hutan tropis dan dataran rendah sampai bukit, di area hutan primer maupun sekunder, serta di daerah terdegradasi dekat permukiman di Asia Tenggara. Sering ditemukan di lingkungan teduh hingga semi-teduh.

☀️ Syarat Tumbuh

Iklim: Tropis–subtropis, menyukai suhu hangat
Curah hujan: Menyukai kelembapan moderat hingga tinggi (lingkungan hutan lembap)
Tanah: Tanah humus, kaya bahan organik, drainase baik tapi mempertahankan kelembapan, tumbuh di tanah yang agak asam sampai netral
Cahaya: Naungan hingga semi-naungan (tidak langsung terik penuh)
Drainase: Drainase baik diperlukan, tidak tahan genangan lama

🌍 Penyebaran Tanaman

Berasal dari Asia Tenggara dan Asia Selatan — rentang distribusi meliputi Bangladesh, Myanmar, Tiongkok selatan (Guangdong), Indochina, Semenanjung Malaysia, Sumatra, Jawa, Sulawesi, Filipina, dan juga dilaporkan di Australia dan beberapa pulau Samudra Hindia/Pasifik.

🗣️ Nama Lokal

Lampung: Pisi
Toba: Sukkit
Karo: Singkut
Palembang: Lentahi
Papua: Cua mok

🌾 Agroekologi

Berperan sebagai tumbuhan lokal yang dapat dimanfaatkan sebagai makanan buah liar dan sebagai tanaman penutup tanah pada naungan; buahnya dimakan lokal dan dapat menarik burung/biota kecil untuk penyebaran biji. Tumbuhan ini cukup toleran terhadap gangguan ringan sehingga sering muncul di tepi kebun dan area sekunder.

🌿 Morfologi

Akar / batang: Tumbuhan tanpa batang sejati (stemless), berukuran rendah, tumbuh berumah dari rimpang/akar berserat
Daun: Roset daun tegak 7–10 helai, panjang daun 60–150 cm, daun panjang seperti pita
Bunga: Inflorescence muncul dari dasar, berupa perbungaan kompak dengan brakte hijau dan bunga-bunga kuning
Buah: Buah berbentuk beri lonjong 2–3 × ~1–1.7 cm, warna saat matang putih hingga merah jambu dengan daging putih yang berair, di dalam terdapat biji hitam kecil. Rasa daging mirip buah naga/dragon fruit ringan, namun unik karena kandungan protein perasa

🌱 Budidaya

Perbanyakan: Melalui biji atau pembagian rumpun/rhizome, biji berkecambah baik jika ditanam pada media organik lembap di naungan
Penanaman: Tempatkan di area teduh/naungan parsial, tanah kaya kompos, jaga kelembapan tetapi jangan tergenang
Pemeliharaan: Pemberian mulsa organik membantu mempertahankan kelembapan, perlindungan dari angin kencang karena daun lebar rentan robek

⚗️ Kandungan Bahan Kimia

Curculin
Asam galat
Asam protokatekuat
Asam p-hidroksibenzoat
Asam gentisat
Asam klorogenat
Asam vanillat

💊 Khasiat

Untuk demam
Gangguan pencernaan
Gangguan reproduksi
Kondisi inflamasi
Mengobati sakit ginjal
Batuk
Sakit kepala
Sakit mata
Menguatkan fungsi seks
Pengganti gula bagi pengidap diabetes
Melancarkan air seni

🌿 Simplisia

Bagian yang dapat dibuat simplisia: daun dan rimpang (untuk ekstrak obat tradisional), buah biasanya dimakan segar.

🧩 Bagian Tanaman yang Dimanfaatkan

Daun, rimpang/akar (dalam pengobatan tradisional), dan buah (untuk konsumsi segar atau kajian protein perasa).

🌿Ramuan Tradisional

Ramuan untuk meredakan demam atau gangguan pencernaan:

Bahan-bahan

Rimpang/akar kering 10–20 g
Air 500 ml

🍵 Cara Penyajian

1. Cuci bersih rimpang/akar kering
2. Rebus rimpang dalam air hingga mendidih 10–20 menit
3. Saring, minum hangat 1×–2×/hari

Sumber Pustaka

  • Wikipedia — Curculigo latifolia
  • NParks (Singapore) Flora & Fauna Web — Curculigo latifolia (profil morfologi & kultur)
  • Socfindo Conservation
  • Useful Tropical Plants / The Ferns Info — Molineria / Curculigo latifolia (deskripsi umum & budidaya)
  • Nature / Scientific Reports — studi struktur & residu penting neoculin/curculin (protein perasa)
  • PubMed — artikel asli & karakterisasi curculin / neoculin; isolasi dan sifatnya (mis. Barre 1997, Shirasuka 2004)
  • F1000Research (2024) — review fitokimia dan aktivitas farmakologi Curculigo latifolia
  • Pull Up Your Plants — artikel populer/summary tentang Marasi (referensi lapangan/etnobotani)

Similar Posts

  • |

    Cemara Salju

    Cemara Salju Cemara salju adalah tanaman cemara dari keluarga Cupressaceae yang berupa semak atau pohon kecil dengan daun jarum berwarna biru-hijau Nama Latin Cemara Salju Juniperus squamata D.Don Cemara salju (Juniperus squamata D.Don) adalah spesies konifer evergreen yang umumnya tumbuh sebagai semak atau pohon kecil, sering ditanam sebagai tanaman hias karena dedaunannya yang menarik. 🌿Ramuan…

  • |

    Gadung

    Gadung Gadung adalah tanaman merambat dari famili Dioscoreaceae yang menghasilkan umbi mengandung racun, namun dapat dimanfaatkan sebagai pangan setelah pengolahan khusus. Nama Latin Dioscorea hispida Dennst Dioscorea hispida Dennst. – Tanaman ini menghasilkan umbi beracun yang mengandung senyawa dioskorin dan saponin, dan perlu pengolahan untuk dikonsumsi secara aman. 🌿Ramuan Tradisional Ramuan untuk mengatasi rematik dan pembengkakan…

  • |

    Daun Dewa

    Daun Dewa Daun dewa adalah tanaman herba abadi dari keluarga Asteraceae yang dikenal berguna sebagai sayuran dan obat tradisional. Nama Latin Daun Dewa Gynura japonica (Thunb.) Juel Daun dewa (Gynura japonica (Thunb.) Juel) adalah tumbuhan herba tuberose dari keluarga Asteraceae, asli Asia Timur, digunakan sebagai sayuran dan untuk pengobatan sejak Dinasti Ming. 🌿Ramuan Tradisional Ramuan untuk Obat…

  • |

    Kucai Hias

    Kucai Hias Kucai hias adalah tanaman penutup tanah dari famili Asparagaceae yang dikenal karena daunnya yang halus dan bentuknya menyerupai rumput. Nama Latin Kucai Hias Ophiopogon japonicus (Thunb.) Ker Gawl. Kucai hias (Ophiopogon japonicus (Thunb.) Ker Gawl.) adalah tanaman herba rendah yang banyak digunakan sebagai tanaman hias maupun tanaman obat tradisional. 🌿Ramuan Tradisional Ramuan untuk…

  • |

    Bunga Pukul Delapan

    Bunga Pukul Delapan Bunga Pukul Delapan adalah semak kecil berbunga kuning cerah, tergolong dalam famili Passifloraceae (subfamili Turneroideae). Nama Latin Bunga Pukul Delapan Turnera ulmifolia L. Bunga Pukul Delapan (Turnera ulmifolia L.) adalah spesies semak herba tahunan/subsemak yang menghasilkan bunga kuning yang terbuka di pagi hari dan layu pada siang hari. 🌿Ramuan Tradisional Ramuan untuk Mengatasi bengkak…

  • |

    Cabe jawa

    Cabe jawa Cabe Jawa merupakan tanaman merambat dari famili Piperaceae, dikenal karena buahnya yang digunakan sebagai rempah dan obat tradisional. Nama Latin Piper retrofractum Vahl Piper retrofractum Vahl — Tanaman ini dikenal sebagai salah satu jenis lada yang dimanfaatkan dalam pengobatan herbal dan kuliner Asia Tenggara. 🌿Ramuan Tradisional Ramuan untuk mengatasi masuk angin dan perut…