|

Putat India

Putat India

Putat India adalah pohon tegak berguguran yang termasuk famili Lecythidaceae, tumbuh di habitat lahan lembap/pantai dan sepanjang sungai, terkenal karena tandan bunga yang menggantung dan buah yang terapung.

Nama Latin Putat India

Barringtonia acutangula (L.) Gaertn.

Putat India (Barringtonia acutangula (L.) Gaertn.) adalah spesies Barringtonia yang memiliki tandan bunga panjang bergantung dengan banyak bunga bermahkota filamen, serta buah ringan yang mudah berdifusi lewat air.

🔁 Sinonim

Barringtonia acutangula subsp. spicata (Blume) Payens
Barringtonia rubra Baill. ex Laness.
Michelia acutangula (L.) Kuntze
Eugenia acutangula L.

🌱 Habitat

Tumbuh di tepi sungai, rawa air tawar, daerah banjir musiman dan lahan lembap hingga pesisir, sering ditemukan di habitat mangrove-muara atau sepanjang anak sungai.

☀️ Syarat Tumbuh

Iklim: Tropis hingga subtropis (tumbuh baik di dataran rendah hingga ketinggian rendah)
Curah hujan: Area bercurah hujan sedang–tinggi, toleran terhadap kondisi musim basah dan banjir musiman
Tanah: Lahan berdrainase buruk hingga basah (lahan berlumpur, tanah aluvial) — buahnya juga mudah tersebar lewat air
Cahaya: Sukar agak teduh hingga penuh matahari, biasanya di tepi sungai terbuka
Drainase: Toleran terhadap genangan/banjir sementara, tidak cocok untuk lahan kering yang sangat berdrainase baik

🌍 Penyebaran Tanaman

Berasal dari tropis Asia, rentang sebaran meliputi anak benua India, Asia Tenggara, semenanjung Malaysia, Indonesia, Filipina hingga bagian utara Australia (Queensland, NT). Penyebaran alaminya berhubungan kuat dengan sungai, muara dan arus air yang membawa buah.

🗣️ Nama Lokal

Sulawesi: Alakang
Papua: Kacuk
Internasional: Indian putat (Inggris)

🌾 Agroekologi

Cocok untuk rehabilitasi tepi sungai, penahan erosi pada bantaran, dan restorasi lahan basah, memainkan peran dalam ekologi penyebaran biji lewat air (hydrochory). Bisa ditanam pada program penanaman kawasan riparian dan konservasi lahan basah.

🌿 Morfologi

Akar: Sistem perakaran pohon tegak
Batang: Pohon kecil–sedang (umumnya 8–15 m), kulit kayu menengah, kayu dipakai lokal untuk keperluan sederhana
Daun: Daun sederhana, tersusun bergantian, bentuk lonjong, panjang daun bervariasi (sekitar 7–20 cm), tepi sering halus/bergigi halus tergantung populasi
Bunga: Infloresensi menggantung (raceme panjang) berisi puluhan bunga, bunga sering bermekaran malam hari dan berwarna merah/merah-kemerahan dengan banyak benang sari filamen yang menonjol
Buah & biji: Buah berbentuk bulat/oval kecil, terapung (memungkinkan penyebaran oleh air), biasanya mengandung 1–2 biji, beberapa catatan menyebut buah beralur/empat sisi

🌱 Budidaya

Perbanyakan: Melalui biji dan stek batang
Penanaman: Paling baik disemai segera setelah matang dalam posisi di bawah cahaya penuh. Sekitar 90% benih segar berkecambah

⚗️ Kandungan Bahan Kimia

Saponin
Triterpenoid (barringtonic acids, barringtogenol)
Gallic acid
Tanin
Flavonoid
Sterol (stigmasterol)
Senyawa fenolik

💊 Khasiat

Mengatasi diare, disentri, cacingan (anthelmintik), masalah kulit
Nyeri dan inflamasi
Antimikroba
Radang paru-paru
Bronkitis
Sakit kepala
Penyakit kuning
Gangguan hati
Ganguan limpa
Mengobati bisul
Artralgia (nyeri pada persendian)
Nyeri pinggang
Gonore (kencing nanah)
Radang mata (oftalmia)

🌿 Simplisia

Bentuk simplisia tradisional mencakup daun kering, kulit batang kering, dan biji yang dikeringkan/powder, ekstrak alkohol atau air juga dilaporkan digunakan dalam penelitian farmakologi.

🧩 Bagian Tanaman yang Dimanfaatkan

Daun, kulit batang, buah/biji, akar dan kadang kayu, tergantung pada pemanfaatan (obat tradisional, sabun/produk, atau kayu lokal).

🌿Ramuan Tradisional

Ramuan untuk Mengatasi diare / disentri:

✅ Bahan-bahan

Daun segar atau kulit batang
Air

🍵 Cara Penyajian

1. Cuci bersih daun segar atau kulit batang
2. Rebus daun/kulit batang dalam air hingga mendidih
3. Saring dan minum air rebusan hangat dalam dosis kecil
(Catatan: formulasi, dosis, dan keamanan bervariasi; ikuti praktik lokal dan peringatan medis).

Sumber Pustaka

  • Socfindo Conservation https://www.socfindoconservation.co.id/plant/1165
  • Wikipedia — Barringtonia acutangula. Wikipedia
  • NParks (Singapore) — Flora & Fauna Web: Barringtonia acutangula (L.) Gaertn.. Default
  • Useful Tropical Plants / The Ferns — Barringtonia acutangula (data agroforestry & utilisasi). Tropical Plants
  • Kew — Plants of the World Online (POWO): Barringtonia acutangula. POWO
  • Research reviews / PDF: “Barringtonia acutangula: A Traditional Medicinal Plant” (review artikel/rekap etnofarmasi dan fitokimia). globalresearchonline.net+1
  • Kong KW et al., “Phytochemicals in Barringtonia species…” (ulasan fitokimia). ScienceDirect
  • JIRCAS / Lucid Central / Flora regional untuk detail morfologi. Lucid Central+1

Similar Posts

  • |

    Jambu Biji Merah

    Jambu Biji Merah Jambu biji merah adalah pohon/semak buah dari famili Myrtaceae, menghasilkan buah berdaging merah muda hingga merah yang kaya vitamin C. Nama Latin Jambu biji merah Psidium guajava L. Psidium guajava L. — tanaman buah tropis, tumbuh sebagai semak sampai pohon kecil, banyak kultivar dengan daging buah putih sampai merah. 🌿Ramuan Tradisional Ramuan…

  • |

    Bunga Canna

    Bunga Canna Bunga Canna adalah tanaman berumbi dari famili Cannaceae, dikenal juga dengan nama canna lily atau Indian shot, yang sering ditanam sebagai penghias taman serta sebagai sumber umbi tepung. Nama Latin bunga Canna Canna indica L. Bunga Canna (Canna indica L.) adalah tumbuhan herba perkebunan dengan batang tegak hingga 2,5 m, daun besar, dan bunga…

  • |

    Buah Tin Merah

    Buah Tin Merah Buah Tin Merah adalah varietas berbuah dengan daging berwarna merah hingga merah-pink dari Ficus carica (family Moraceae). Nama Latin Kecombrang Ficus carica L. var. Ficus carica L. var.; varietas berwarna merah mencakup kultivar seperti “Red Palestine”, “Red Libya”, “Red Israel” dan lain-lain yang merupakan kultivar dari spesies Ficus carica. 🌿Ramuan Tradisional Untuk…

  • |

    Mahkota Dewa

    Mahkota Dewa Mahkota dewa adalah tanaman obat keluarga Thymelaeaceae yang terkenal karena buahnya mengandung berbagai senyawa aktif berkhasiat. Nama Latin Mahkota Dewa Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl. Mahkota dewa (Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl.) adalah spesies Thymelaeaceae berupa pohon kecil tropis dengan buah mencolok yang banyak dimanfaatkan dalam obat tradisional Indonesia. 🌿Ramuan Tradisional Ramuan untuk meringankan sakit kuning: Sumber…

  • |

    Kecipir

    Kecipir Kecipir adalah tanaman merambat/herba dari family Fabaceae yang sangat multifungsi karena hampir seluruh bagiannya bisa dimakan dan memiliki kandungan gizi tinggi. Nama Latin Kecipir Psophocarpus tetragonolobus (L.) DC. Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus (L.) DC.) adalah spesies leguminosa tropis/perennial yang menghasilkan polong bersayap (winged pods), umbi, daun, bunga dan biji yang semuanya mempunyai nilai gizi dan kegunaan obat-tradisional…

  • |

    Kola

    Kola Kola adalah pohon tropis selalu hijau dari famili Malvaceae yang dikenal terutama karena bijinya yang mengandung kafein dan secara tradisional dikunyah sebagai bahan penyegar atau stimulan. Nama Latin Kola Cola nitida (Vent.) Schott & Endl. Kola (Cola nitida (Vent.) Schott & Endl.) adalah spesies pohon tropis dari genus Cola dalam famili Malvaceae, yang berasal dari kawasan…