|

Dewandaru

Dewandaru

Dewandaru adalah semak besar atau pohon kecil dari famili Myrtaceae yang menghasilkan buah kecil beralur berwarna hijau → oranye → merah hingga keunguan saat matang, sering ditanam sebagai tanaman hias, pagar atau untuk buahnya.

Nama Latin Dewandaru

Eugenia uniflora L.

Dewandaru (Eugenia uniflora L.) adalah spesies Myrtaceae, bersifat selalu hijau (evergreen), bercabang rapat, daun berpasangan berbau resin saat diremas, buah berbentuk berrylike beralur.

🔁 Sinonim

Eugenia arechavaletae Herter
Eugenia dasyblasta (O.Berg) Nied.
Eugenia decidua Merr.
Eugenia michelii Lam.

🌱 Habitat

Tumbuh baik di kebun, pekarangan, tepi jalan, dan semak di dataran rendah hingga daerah beriklim tropis/subtropis, sering ditemukan di daerah dengan kelembapan sedang hingga tinggi.

☀️ Syarat Tumbuh

Iklim: Tropis hingga subtropis, toleran pada musim kering singkat tetapi tidak pada frost
Suhu: Ideal kira-kira 12–32 °C (bergantung kultivar)
Curah hujan: 700–2.700 mm/tahun (tumbuh subur pada curah hujan sedang–tinggi)
Tanah: Menyukai tanah subur, kaya bahan organik, pH netral hingga sedikit asam, toleran pada berbagai jenis tanah asalkan drainase baik
Cahaya: Penuh matahari hingga teduh parsial, pencahayaan penuh meningkatkan pembentukan buah
Drainase: baik, genangan air berkepanjangan mengurangi kesehatan akar

🌍 Penyebaran Tanaman

Berasal dari pantai timur Amerika Selatan (Brasil, Uruguay, Paraguay, Argentina, Suriname, French Guiana). Kini tersebar luas sebagai tanaman hias dan buah di tropis/subtropis dunia (Amerika Tengah, Karibia, Afrika, Asia Tenggara termasuk Indonesia).

🗣️ Nama Lokal

Melayu: Cereme asam
Jawa: Asem selong, Blimbing londo
Internasional: Brazil cherry, Surinam cherry, Pitanga (Inggris)

🌾 Agroekologi

Sesuai untuk pekarangan, agroforestri ringan, pagar hidup, dan pot/bedengan, toleran pemangkasan sehingga cocok sebagai tanaman pagar, dapat beradaptasi pada ketinggian rendah sampai sedang (disebutkan hingga ±1.800 m di beberapa rujukan lokal), lebih subur di tanah lembap dan organik.

🌿 Morfologi

Akar: Sistem akar serabut yang tidak terlalu dalam
Batang: Pohon kecil/semak bercabang rapat, kulit kayu tipis
Daun: Berpasangan berhadapan, berbentuk ovate, permukaan mengkilap, daun muda dapat berwarna kemerahan/tembaga. Bila diremas mengeluarkan aroma resin/spesies
Bunga: Kecil, putih, 4–5 kelopak, mahkota kecil dengan untaian benang sari putih yang jelas
Buah: Berrylike beralur (2–4 cm), permukaan berlekuk/beralur, berwarna hijau → kuning → oranye → merah → keunguan tergantung varietas/tingkat kematangan, daging buah berair dan rasa bervariasi (asam sampai manis)
Biji: Beberapa biji kecil dalam daging buah

🌱 Budidaya

Perbanyakan: Melalui biji (cepat tapi variabilitas varietas), stek semi-kayu atau cangkok untuk mempertahankan sifat kultivar
Pemeliharaan: Pemangkasan rutin untuk bentuk/pohon pagar, pemupukan organik dan NPK seimbang menjelang musim berbuah, pengairan teratur saat kemarau

⚗️ Kandungan Bahan Kimia

Vitamin C
Karotenoid (lycopene, β-cryptoxanthin, γ-carotene)
Flavonoid (quercetin, myricetin)
Tanin (pada kulit)
Fenolik
Volatile/essential oil (sesquiterpenes, oksigenasi sesquiterpen)

💊 Khasiat

Sebagai pengusir serangga
Antioksidan, antimikroba, antivirus, antikanker
Antiinflamasi, antidiabetes, antihipertensi dan potensi antitumor
Membantu menjaga daya tahan tubuh
Menurunkan kolesterol dan tekanan darah
Mengatasi rasa sakit rematik
Mengobati diare

🌿 Simplisia

Daun kering yang diolah sebagai teh simplisia, buah dikeringkan atau dijadikan selai/pasta sebagai produk olahan.

🧩 Bagian Tanaman yang Dimanfaatkan

Buah (segar/olah), daun (teh, pengusir serangga), kulit kayu (tannin—beberapa tradisi), minyak esensial dari daun/buah untuk uji aktivitas farmakologis.

🌿Ramuan Tradisional

Ramuan untuk Mengatasi diare ringan / gangguan pencernaan:

Bahan-bahan

5–10 lembar daun Dewandaru segar atau 1 sdt daun kering
250 ml air
Madu (opsional)

🍵 Cara Penyajian

1. Rebus daun dalam 250 ml air selama 5–10 menit
2. Saring, minum hangat 1–2 cangkir/hari sampai gejala berkurang

Sumber Pustaka

Similar Posts

  • |

    Jeruk Lemon

    Jeruk Lemon Jeruk Lemon adalah pohon kecil terna/evergreen dari family Rutaceae, menghasilkan buah hesperidium berkulit tebal berwarna kuning yang kaya asam sitrat. Nama Latin Kecombrang Citrus × limon Citrus × limon merupakan hasil hibrida historis antara beberapa jenis sitrus dan kini tersebar luas di wilayah subtropis sampai tropis. 🌿Ramuan Tradisional 1.Ramuan untuk mengatasi rasa mual…

  • |

    Keladi Katak

    Keladi Katak Keladi katak adalah tumbuhan berumbi dari famili Asparagaceae / Hyacinthaceae (keluarga buncis-buncisan / hyacinth) yang populer sebagai tanaman hias berdaun bercak-bercak dan juga memiliki catatan pemanfaatan tradisional di Afrika Selatan. Nama Latin Keladi Katak Drimiopsis maculata Lindl. & Paxton Keladi katak (Drimiopsis maculata Lindl. & Paxton) adalah geofit berumbi (bulbous geophyte) dengan daun hijau bertompok…

  • |

    Kencana Ungu

    Kencana Ungu Kencana Ungu adalah tumbuhan perdu berbunga cantik dari famili Acanthaceae, sering tumbuh liar maupun sebagai tanaman hias. Nama Latin Kencana ungu Ruellia simplex C.Wright Kencana Ungu (Ruellia simplex C.Wright) adalah herba tegak hingga 1 m dengan daun lanset panjang dan bunga terompet ungu, merah muda, biru atau putih 🌿Ramuan Tradisional Ramuan untuk Mengatasi retensi…

  • |

    Wareng

    Wareng Wareng adalah semak atau pohon kecil berduri (thorny shrub / small tree) yang bersifat hijau sepanjang tahun (evergreen), anggota famili Lamiaceae, dengan bunga kuning yang menarik dan buah berwarna saat matang. Nama Latin Wareng Gmelina elliptica Sm. Wareng (Gmelina elliptica Sm.) adalah spesies dari genus Gmelina dalam keluarga Lamiaceae, tumbuh sebagai semak berduri atau pohon kecil,…

  • |

    Jarak Betadine

    Jarak Betadine Jarak Betadine adalah tanaman perdu/pohon kecil dari family Euphorbiaceae, yang dikenal karena bunganya yang mencolok, daun yang palmatilobat, dan sifat toksiknya, serta penggunaan tradisionalnya sebagai obat. Nama Latin Jarak Betadine Jatropha multifida L. Jarak Betadine (Jatropha multifida L.) adalah sebuah spesies Jatropha yang tumbuh sebagai semak atau pohon kecil, sering digunakan sebagai tanaman hias karena…

  • | |

    Ciplukan

    Ciplukan Ciplukan adalah tanaman herba tahunan dari family Solanaceae yang memiliki buah yang bisa dimakan setelah masak, tapi bagian lainnya memiliki zat toksik. Nama Latin Ciplukan Physalis angulata L. Ciplukan (Physalis angulata L.) adalah sebuah spesies herba yang banyak tumbuh liar di daerah tropis dan subtropis, dikenal karena buahnya yang dilindungi oleh kulit (kelopak membesar) dan dipakai…