Mangkokan Varigata
Mangkokan Varigata
Mangkokan varigata adalah kultivar hias dari Polyscias scutellaria (Burm.f.) Fosberg yang termasuk famili Araliaceae, dikenal karena daunnya berbentuk menyerupai mangkuk dengan corak hijau-krem serta dimanfaatkan sebagai tanaman hias dan tanaman obat tradisional.
Polyscias scutellaria (Burm.f.) Fosberg
Mangkokan varigata (Polyscias scutellaria (Burm.f.) Fosberg) adalah spesies semak atau pohon kecil tropis yang berasal dari kawasan Malesia hingga Pasifik Barat Daya dan banyak dibudidayakan sebagai tanaman hias maupun tanaman obat.
🔁 Sinonim
Aralia cochleata Lam.
Aralia latifolia Wight & Arn.
Hedera cochleata (Lam.) Sweet
🌱 Habitat
Mangkokan tumbuh pada daerah tropis lembap sebagai semak atau pohon kecil di pekarangan, taman, hutan sekunder, maupun kawasan budidaya. Tanaman ini berkembang baik pada lingkungan hangat dengan kelembapan udara tinggi.
☀️ Syarat Tumbuh
Iklim: Tropis hingga subtropis lembap
Suhu: 22–32°C
Curah hujan: 1.500–3.000 mm/tahun
Cahaya: Matahari penuh hingga teduh terang (50–70% cahaya untuk variegata agar warna daun tetap baik)
Tanah: Gembur, kaya bahan organik, lempung berpasir. pH tanah 5,5–7,0
Drainase & Air: Baik, tidak tergenang
🌍 Penyebaran Tanaman
Berasal dari kawasan Malesia Timur hingga Pasifik Barat Daya, dengan daerah asal alami meliputi Maluku, Papua (New Guinea), Kepulauan Solomon, Santa Cruz, dan Vanuatu. Saat ini banyak dibudidayakan di Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, Singapura, berbagai negara Pasifik, Amerika tropis, serta wilayah tropis lainnya sebagai tanaman hias dan tanaman pagar.
🗣️ Nama Lokal
–
🌾 Agroekologi
Mangkokan variegata cocok ditanam pada pekarangan, taman kota, arboretum, dan kebun konservasi. Tanaman ini toleran terhadap pemangkasan sehingga sering digunakan sebagai pagar hidup, pembatas taman, maupun tanaman lanskap tropis.
🌿 Morfologi
Akar: Sistem akar serabut yang cukup kuat dan menyebar
Batang: berkayu, bercabang, bentuknya bulat, panjang, dan lurus
Daun: Daun tunggal, tebal dan mengilap, berbentuk hampir bundar hingga menyerupai mangkuk, tepi daun bergelombang. Kultivar variegata memiliki warna hijau dengan tepian atau bercak krem hingga putih kekuningan
Bunga: Bunga kecil putih-hijau tersusun dalam malai pada ujung cabang
Buah & Biji: Berupa buah buni kecil, bulat, berwarna hijau kemudian berubah menjadi keunguan hingga hitam saat masak. Biji berukuran kecil
🌱 Budidaya
Perbanyakan: melalui stek batang
Penanaman: Media tanam berupa campuran tanah, kompos, dan pasir
⚗️ Kandungan Bahan Kimia
Saponin triterpenoid
Flavonoid
Polifenol
Tanin
Terpenoid
Steroid
Senyawa antioksidan alami
💊 Khasiat
Mempercepat penyembuhan luka
Mengurangi peradangan
Mengatasi bau badan
Menjaga kesehatan rambut
Meningkatkan nafsu makan
Antioksidan alami, antibakteri ringan
🌿 Simplisia
Daun segar
Daun kering
Batang muda
🧩 Bagian Tanaman yang Dimanfaatkan
Daun
Batang muda
Akar
🌿Ramuan Tradisional
Ramuan untuk membantu mempercepat penyembuhan luka ringan:
✅ Bahan-bahan
7–10 lembar daun mangkokan segar
Air matang secukupnya
🍵 Cara Penyajian
1. Daun dicuci hingga bersih
2. Tumbuk halus atau diblender dengan sedikit air matang hingga menjadi pasta
3. Oleskan pada bagian kulit yang mengalami luka ringan setelah luka dibersihkan
Sumber Pustaka
- Plants of the World Online (Royal Botanic Gardens, Kew) – Polyscias scutellaria https://powo.science.kew.org/taxon/urn%3Alsid%3Aipni.org%3Anames%3A91817-1
- Kew Science – General Information Polyscias scutellaria https://powo.science.kew.org/taxon/urn%3Alsid%3Aipni.org%3Anames%3A91817-1/general-information
- ScienceDirect – Triterpenic Glycosides from Polyscias scutellaria https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0031942200977860
- ScienceDirect – The genus Polyscias (Araliaceae): A phytochemical and biological review https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2210803320300488



