Bangle
Bangle
Bangle adalah tanaman herba tahunan berimpang dari famili Zingiberaceae yang banyak dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional, terutama bagian rimpangnya.
Zingiber purpureum Roscoe
Bangle (Zingiber purpureum Roscoe) adalah tanaman berimpang dari genus Zingiber yang termasuk famili Zingiberaceae dan kini diterima sebagai nama ilmiah yang sah untuk spesies yang dikenal luas sebagai bangle atau cassumunar ginger.
🔁 Sinonim
Amomum cassumunar (Roxb.) Donn
Cassumunar roxburghii Colla
Zingiber cassumunar Roxb.
🌱 Habitat
Bangle merupakan tumbuhan herba berimpang yang terutama beradaptasi pada bioma tropis basah. Tanaman dapat tumbuh pada lingkungan yang hangat dan lembap, baik di lahan budidaya maupun lingkungan yang menyerupai lantai hutan dengan kondisi tanah cukup lembap dan kaya bahan organik.
☀️ Syarat Tumbuh
Iklim: Tropis hingga subtropis hangat
Suhu: 20–30°C
Curah hujan: 2.000–3.500 mm/tahun
Cahaya: Matahari penuh hingga teduh sebagian
Tanah: Subur, gembur, kaya bahan organik, pH sekitar 5,5–7,0
Drainase: Baik, karena rimpang mudah mengalami pembusukan apabila tergenang
🌍 Penyebaran Tanaman
Berasal dari kawasan Asia Selatan hingga Asia Tenggara. Menurut Kew, daerah asli Zingiber purpureum mencakup Assam, Bangladesh, India bagian timur/Himalaya timur, Myanmar dan Yunnan di Tiongkok; tanaman ini kemudian tersebar dan diperkenalkan ke berbagai wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Thailand, Vietnam, Kamboja, Malaysia, Filipina dan wilayah lainnya.
🗣️ Nama Lokal
Aceh: Bangle, Bengle, Mugle
Sunda: Panglai
Palembang: Banglai
Bali: Kunyit bolai
Jawa: Bengle
Internasional: Purple ginger (Inggris)
🌾 Agroekologi
Bangle merupakan herba tahunan berimpang yang beradaptasi baik pada lingkungan tropis lembap dengan ketersediaan air yang cukup, tetapi membutuhkan tanah dengan drainase baik. Tanaman dapat tumbuh di dataran rendah hingga sekitar 1.300 m dpl dan dapat berkembang pada area terbuka dengan cahaya matahari maupun lokasi dengan naungan sebagian. Tanah yang subur, gembur dan kaya bahan organik mendukung perkembangan rimpang.
🌿 Morfologi
Akar: Akar berimpang bulat tidak beraturan, menjalar dan berdaging kuning, kulit berwarna cokelat muda kekuningan
Batang: Batang semu yang terbentuk dari pelepah daun yang saling membungkus
Daun: Daun tunggal, berbentuk memanjang hingga lanset, tersusun pada batang semu dan memiliki pelepah yang membungkus batang. Ujung daun meruncing dengan permukaan berwarna hijau
Bunga: Bunga tersusun dalam perbungaan berbentuk bulir dengan braktea yang dapat berwarna merah marun hingga kecokelatan. Bunganya berwarna putih
Buah: Berbentuk bulat, memiliki kulit buah yang tipis, berbiji banyak, berwarna ungu
🌱 Budidaya
Perbanyakan: Melalui rimpang
⚗️ Kandungan Bahan Kimia
Minyak atsiri
Fenilbutenoid
Kurkuminoid
Flavonoid
Saponin
Tanin
Sineol
Pinen
Sesquiterpen
💊 Khasiat
Mengobati peradangan dan nyeri
Sakit kepala/migrain
Gangguan pencernaan
Diare
Demam
Vertigo
Rematik
Pegal-pegal
Luka dan pembengkakan
Keluhan saluran pernapasan
Mencegah komplikasi malaria
🌿 Simplisia
Simplisia yang paling umum yaitu simplisia berupa rimpang bangle yang telah dikeringkan.
🧩 Bagian Tanaman yang Dimanfaatkan
Rimpang
Daun
🌿Ramuan Tradisional
Ramuan untuk membantu mengatasi migrain/sakit kepala:
✅ Bahan-bahan
Rimpang bangle segar ± 50 gram
🍵 Cara Penyajian
1. Bersihkan rimpang bangle
2. Parut hingga halus
3. Balurkan/gosokkan secara lembut pada bagian dahi, pelipis atau tengkuk
Sumber Pustaka
- Royal Botanic Gardens, Kew – Plants of the World Online (POWO). https://powo.science.kew.org/taxon/798381-1
- Royal Botanic Gardens, Kew – Medicinal Plant Names Services (MPNS). https://mpns.science.kew.org/mpns-portal/facetFilter?filter=nameSearch:%22zingiber+cassumunar+roxb.%22&fuzzy=false&nameType=latin&query=Zingiber+officinale%C2%A0Roscoe
- World Flora Online. https://www.worldfloraonline.org/taxon/wfo-0000617751
- Socfindo Conservation. https://www.socfindoconservation.co.id/plant/373


