Labu Kuning
Labu Kuning
Labu kuning adalah tanaman pangan semusim yang tumbuh merambat dan termasuk dalam famili Cucurbitaceae.
Cucurbita moschata Duchesne
Labu kuning (Cucurbita moschata Duchesne) adalah genus labu-labuan dalam famili Cucurbitaceae, spesies yang banyak dibudidayakan sebagai tanaman sayuran dan sumber pangan.
🔁 Sinonim
Cucurbita colombiana (Zhit.) Bukasov
Cucurbita hippopera Ser.
Cucurbita macrocarpa Gasp.
Cucurbita meloniformis Carrière
🌱 Habitat
Labu kuning merupakan tanaman merambat semusim yang tumbuh terutama pada lingkungan tropis dengan musim kering maupun lembap. Tanaman dapat tumbuh pada lahan pertanian, kebun, pekarangan, tegalan, dan area terbuka dengan cahaya matahari cukup. Di beberapa wilayah tropis tanaman ini dapat tumbuh dari dataran rendah hingga sekitar 2.200 m dpl.
☀️ Syarat Tumbuh
Iklim: Tropis hingga subtropis
Suhu: 20–30°C
Curah hujan: Optimal sekitar 600–1.600 mm/tahun, toleransi sekitar 300–2.800 mm/tahun
Cahaya: Matahari penuh, dengan intensitas cahaya tinggi
Tanah: Subur, kaya bahan organik, tekstur sedang dan memiliki kedalaman cukup.
pH tanah optimal 5,5–7,5
Drainase: Baik, tidak tergenang
🌍 Penyebaran Tanaman
Berasal dari Amerika Tengah, terutama wilayah Meksiko hingga Guatemala. Saat ini telah dibudidayakan secara luas di berbagai wilayah tropis dan subtropis dunia, termasuk Asia. Di Indonesia, labu kuning telah lama dibudidayakan dan dikenal dengan berbagai nama daerah.
🗣️ Nama Lokal
Melayu: Labu parang
Sunda dan Jawa: Waluh
Internasional: Butternut squash (Inggris)
🌾 Agroekologi
Labu kuning merupakan tanaman merambat yang tumbuh cepat dan membutuhkan ruang terbuka untuk menjalar. Tanaman berkembang baik pada daerah tropis dengan suhu hangat, cahaya matahari penuh, tanah subur dan drainase baik. Tanaman dapat ditanam di pekarangan, kebun, lahan pertanian maupun sebagai tanaman pangan dalam sistem pertanian campuran.
🌿 Morfologi
Akar: Memiliki sistem akar utama/tunggang dengan akar lateral yang berkembang pada tanah
Batang: Batang lunak, bersegi atau beralur, berbulu, merambat atau memanjat, dapat mencapai lebih dari 10 m dan memiliki sulur bercabang 3–4
Daun: Daun tunggal dan berseling, bertangkai panjang, berbentuk bulat telur hingga jantung, permukaannya berbulu dan bertekstur agak kasar
Bunga: Bunga berbentuk lonceng, berwarna kuning, terdapat bunga jantan dan bunga betina
Buah: Buah memiliki kulit keras, bentuk bulat, oval, atau bulat pipih berwarna kuning kecokelatan. Daging buahnya lunak dengan rasa mulai dari tawar sampai manis
Biji: Biji berbentuk oval atau elips, pipih, berwarna putih, krem atau kekuningan, dengan bagian tepi yang menebal
🌱 Budidaya
Perbanyakan: Melalui biji
Penanaman: Benih dapat ditanam langsung pada lahan yang telah disiapkan dengan tanah subur dan drainase baik
Panen: Buah dipanen ketika telah mencapai ukuran dan tingkat kematangan yang sesuai dengan varietas
⚗️ Kandungan Bahan Kimia
β-karoten
α-karoten
β-kriptoksantin
Lutein
Zeaksantin
Senyawa fenolik
Asam galat
Asam kumarat
Asam ferulat
Flavonoid seperti rutin, kuersetin, kaempferol dan isoquercetin
Pektin
Fitosterol
Asam lemak tidak jenuh
Cucurbitacin
Cucurbitin
Saponin dan sterol
💊 Khasiat
Antidiabetes, antiinflamasi, antibakteri dan hipolipidemik
Merawat dan menyehatkan mata
Melawan radikal bebas
Mengurangi resiko kanker dan stroke
Meminimalisir hipertensi
Mencegah diabetes
Obat maag atau asam lambung
Mengatasi gangguan liver
Mencegah pengendapan dalam darah
🌿 Simplisia
Simplisia biji labu kuning: biji dipisahkan dari buah, dicuci, kemudian dikeringkan hingga kadar air rendah dan disimpan dalam wadah tertutup. Biji kering dapat digunakan sebagai bahan simplisia atau diolah menjadi serbuk.
Simplisia daging buah: daging buah dapat dipotong tipis, dikeringkan dengan suhu terkendali, kemudian disimpan dalam wadah kedap udara.
🧩 Bagian Tanaman yang Dimanfaatkan
Buah – bahan pangan utama
Biji – pangan dan penggunaan tradisional
Daun/tunas muda – sayuran
Bunga – bahan pangan
Kulit buah – sumber senyawa bioaktif dan pigmen
Seluruh tanaman
🌿Ramuan Tradisional
Ramuan untuk mengatasi maag atau asam lambung:
✅ Bahan-bahan
250 g labu kuning
🍵 Cara Penyajian
1. Kupas kulit labu, potong dadu besar atau sesuai selera, kukus di dalam panci sampai labu matang.
2. Sajikan selagi hangat, santap setiap pagi hari sebagai pengganti sarapan
Sumber Pustaka
- Royal Botanic Gardens, Kew – Plants of the World Online (POWO). https://powo.science.kew.org/taxon/320034-2
- FAO EcoCrop – Cucurbita moschata. https://ecocrop.apps.fao.org/ecocrop/srv/en/dataSheet?id=820
- Socfindo Conservation. https://www.socfindoconservation.co.id/plant/215
- JIRCAS – Thai Vegetables Database. https://www.jircas.go.jp/en/database/thaivege/040
- PROSEA / PlantUse – Cucurbita moschata. https://plantuse.plantnet.org/en/Cucurbita_moschata_%28PROTA%29
- Food Bioscience – Review on phenolic compounds in Cucurbita moschata. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2212429222002127


