Sono/Angsana
Sono/Angsana
Tanaman Sono termasuk dalam famili Fabaceae, dikenal sebagai pohon besar bernilai ekologis dan ekonomis tinggi.Termasuk tanaman endemi sekaligus tanaman keras (pohon pelindung dan penghijauan).
Pterocarpus indicus Willd
Pterocarpus indicus Willd. – Merupakan pohon besar yang cepat tumbuh dan sering digunakan sebagai peneduh, penghijauan, serta kayunya bernilai komersial tinggi.
🔁 Sinonim
– Pterocarpus vidalianus
– Lingoum indicum
– Naraclophyllum indicum
☀️ Syarat Tumbuh
Iklim: Tropis basah
Curah hujan: 1.500–3.000 mm/tahun
Suhu: 22–32 °C
Tanah: Subur, berdrainase baik (lempung berpasir)
Cahaya: Tumbuh optimal di tempat terbuka dengan cahaya matahari penuh
Drainase: Baik, tidak tergenang
🌍 Penyebaran Tanaman
Asal tanaman: Asia Tenggara (Filipina, Indonesia, Papua Nugini)
Sebaran: Ditemukan di berbagai wilayah tropis Asia, termasuk Indonesia (Jawa, Kalimantan, Sulawesi), India, dan pulau-pulau Pasifik.
🗣️ Nama Lokal
Sono (Jawa)
Angsana (Melayu)
Narra (Filipina)
Apitong (Tagalog)
🌾 Agroekologi
Digunakan dalam agroforestri, peneduh perkebunan, konservasi tanah dan air, serta reboisasi kawasan kritis.
🌿 Morfologi
Akar: Tunggang kuat dan dalam
Batang: Tegak, silindris, kulit kayu coklat tua sampai kehitaman, mengeluarkan getah berwarna merah
Daun: Majemuk menyirip ganjil, berwarna hijau muda sampai hijau tua
Bunga: Kecil, kuning cerah, berbau harum, tersusun dalam malai
Buah: Polong gepeng berbentuk cakram dengan pinggiran bersayap
Biji: Keras, pipih, satu atau dua per buah
🌱 Budidaya
Perbanyakan: Generatif (biji) dan vegetatif (stek batang)
Penanaman: Sebaiknya awal musim hujan
Pemeliharaan: Penyiangan, pemupukan organik, dan penyulaman bila perlu
Panen kayu: Umumnya setelah 10–15 tahun
🌿Ramuan Tradisional
Ramuan untuk mengatasi luka ringan dan infeksi kulit
🍵 Cara Penyajian
Kulit batang direbus dalam 300 ml air hingga mendidih selama 10–15 menit. Air rebusan disaring dan digunakan untuk mencuci luka 2 kali sehari. daun saga dalam 200 ml air hingga tersisa ±100 ml. Saring dan minum hangat-hangat, 2 kali sehari. Bisa ditambahkan madu untuk memperbaiki rasa.
Sumber Pustaka
Orwa, C., Mutua, A., Kindt, R., Jamnadass, R., & Simons, A. (2009). Agroforestree Database: a tree reference and selection guide version 4.0. http://www.worldagroforestry.org
PROSEA (Plant Resources of South-East Asia) – Pterocarpus indicus. https://uses.plantnet-project.org/en/Pterocarpus_indicus_(PROSEA)
Plants of the World Online (Kew Science). Pterocarpus indicus Willd. https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:514115-1
Flora Malesiana – Pterocarpus indicus. https://portal.cybertaxonomy.org/flora-malesiana


