|

Ceguk

Ceguk

Ceguk adalah tanaman merambat dengan bunga harum yang berganti warna seiring usia termasuk dalam keluarga Combretaceae.

Nama Latin Ceguk

Combretum indicum (L.) DeFilipps

Ceguk (Combretum indicum (L.) DeFilipps) adalah liana/lemah kayu yang berbunga indah, harum, dan berubah warna dari putih ke merah untuk menarik beragam penyerbuk.

🔁 Sinonim

Kleinia quadricolor Crantz
Mekistus sinensis Lour. ex Gomes Mach.
Quisqualis ebracteata P.Beauv.

🌱 Habitat

Tumbuh di hutan hujan tropis, semak tepi sungai, lahan terganggu, pinggiran hutan primer dan sekunder, hingga ketinggian sekitar 1.500 m dpl.

☀️ Syarat Tumbuh

Iklim: Tropis, subtropis, dan zona hangat temperate
Cahaya: Tumbuh baik di bawah sinar penuh maupun teduh parsial
Air/Drainase: Memerlukan kelembapan sedang hingga tinggi, dengan drainase cukup

🌍 Penyebaran Tanaman

Berasal dari Asia tropis, kemungkinan juga Afrika timur. Sekarang dikultivasi dan naturalisasi di berbagai wilayah tropis dunia sebagai tanaman hias.

🗣️ Nama Lokal

Indonesia: Ceguk
Jawa: Kacekluk, Kaceklik, Cekluk, Wedani
Sunda: Bidani
Melayu: Dani, Udani, Wudani
Internasional: Burma creeper, Chinese honeysuckle, Rangoon creeper (Inggris)

🌾 Agroekologi

Lebih sering ditanam di pekarangan, taman, dan konservasi, mampu tumbuh menyandar atau merambat hingga panjang mencapai 6–8 m (beberapa laporan hingga 20 m).

🌿 Morfologi

Batang: Liana kayu, suling yang memanjat dengan bantuan “cengkeraman” dari tangkai daun yang memanjang dan berduri
Daun: Berpasangan, elips-oblong, permukaan atas halus, bawah berbulu, tangkai daun memanjang dan keras menyerupai duri
Bunga: Tumbuh dalam rangkaian menurun yang harum, warna berubah dari putih (malam) → merah muda → merah (siang), bentuk tubular untuk menarik penyerbuk seperti ngengat dan burung
Buah: Berupa drupe ellipsoidal berwarna merah saat muda, gelap kecokelatan saat dewasa, dengan lima sayap menonjol, biji pentagonal hitam

🌱 Budidaya

Perbanyakan: Melalui biji atau stek batang lunak
Penanaman: Cocok untuk penanaman di pagar, pergola, trellis atau dinding sebagai tanaman hias yang harum

⚗️ Kandungan Bahan Kimia

Alkaloid
Asam amino
Saponin
Glikosida
Steroid
Tanin
Flavonoid
Senyawa fenolik
Asam quisqualic
Quisqualin A
Trigonelline
L-proline
L-aspargine
Asam oleik
Asam palmitik
Pelargonidin-3-glucoside

💊 Khasiat

Meringankan diare
Abses
Demam
Sakit kepala
Antihelmintik (mengusir cacing parasit)
Radang ginjal (nefritis)
Mengobati perut kembung pada disentri
Sebagai ekspektoran
Antirematik

🌿 Simplisia

Ekstrak dari akar, biji, buah yang dikeringkan atau dijadikan decoction untuk keperluan tradisional pengobatan (vermifuge, antiseptik, dsb).

🧩 Bagian Tanaman yang Dimanfaatkan

Akar, biji, buah, daun—tergantung jenis ramuan tradisional dan daerah penggunaan.

🌿Ramuan Tradisional

Ramuan untuk Mengatasi cacingan (infeksi cacing tambang):

Bahan-bahan

50 butir buah ceguk
Madu 1 sendok makan
Air panas ½ cangkir

🍵 Cara Penyajian

1. Cuci buah ceguk hingga bersih lalu giling hingga halus
2. Seduh buah ceguk dengan air panas sebanyak ½ cangkir
3. Tambahkan madu dan aduk merata
4. Minum sekaligus sebelum tidur

Sumber Pustaka

  • Combretum indicum, Wikipedia
  • National Parks Board, Singapura (NParks) – profil botani & budidaya
  • Socfindo Conservation
  • Useful Tropical Plants – habitat & budidaya
  • Flora Malesiana / Socfindo Conservation – agroekologi & morfologi
  • Flora Malesiana – kegunaan etnobotani

Similar Posts