|

Parijoto

Parijoto

Parijoto adalah semak/epifit tropis dari family Melastomataceae yang menghasilkan tandan bunga menggantung berwarna merah–merah muda hingga ungu dan buah berrylike kecil.

Nama Latin Parijoto

Medinilla cumingii Naudin

Parijoto (Medinilla cumingiiĀ Naudin) adalah spesies Medinilla yang berasal dari hutan berlumut di Filipina, tumbuh sebagai semak epifit/terestrial 1–2 m, dengan infloresensi panikel menggantung yang dapat mencapai ~25 cm.

šŸ” Sinonim

Medinilla bracteata Blume
Medinilla peninsula Elmer
Medinilla speciosa Hook.

🌱 Habitat

Tumbuh di hutan berlumut pada ketinggian menengah (sekitar 700–1.000 m dpl) di Filipina, dapat ditemukan sebagai epifit pada batang atau tumbuh di tanah pada understory lembap.

ā˜€ļø Syarat Tumbuh

Iklim: tropis-pergunungan (sejuk relatif dibanding dataran rendah), kelembapan tinggi
Curah hujan: area berawan/berhutan dengan kelembapan udara tinggi, menyukai kelembapan konsisten
Suhu: nyaman pada kondisi tropis bagian tinggi / subtropis hangat, tidak tahan beku
Cahaya: teduh/naungan sebagian, tidak langsung terik penuh
Tanah/medium: medium ringan, humus kaya bahan organik, karena banyak Medinilla bersifat semi-epifit, drainase baik dan aerasi akar penting
Drainase & kelembapan tanah: drainase baik tetapi kelembapan terjaga (tidak tergenang)

šŸŒ Penyebaran Tanaman

Berasal dari Filipina (mossy forests). Sebaran: dalam hortikultura/specimen koleksi dapat ditemukan di kebun botani dan koleksi tropis di luar Filipina, juga disebut dalam literatur hortikultur Asia Tenggara.

šŸ—£ļø Nama Lokal

Indonesia:Ā Parijata
Internasional:Ā Chandelier tree, Rose grape, Malaysian orchid (Inggris)

🌾 Agroekologi

Parijoto tumbuh baik di daerah perbukitan hingga pegunungan dengan ketinggian sekitar 700–1.000 m dpl, membutuhkan kelembapan udara tinggi, tanah gembur dengan drainase baik, serta cahaya teduh atau sinar matahari tidak langsung.

🌿 Morfologi

Akar: dapat bersifat epifitik (akar serabut melekat pada batang inang) atau berakar di tanah bila terrestris, sistem akar tidak besar
Batang: semak menjalar
Daun: daun tersusun ternate atau quaternate (kelompok 3–4), tebal/berkulit (leathery), vena jelas sejajar dari tulang tengah ke tepi
Bunga: infloresensi berupa panikel banyak bunga yang menggantung, bunga kecil berwarna pink sampai merah muda
Buah & biji: buah berupa berry bulat kecil (5–7 mm), warna saat matang berkisar pink → ungu ke bluish-black, biji kecil dalam buah

🌱 Budidaya

Perbanyakan:Ā Melalui stek batang yang tua maupun melalui biji. Benih berasal dari buah yang sangat matang (tua)

āš—ļø Kandungan Bahan Kimia

Senyawa saponin
Tanin
Flavonoid
Glikosida
Steroid
Alkaloid

šŸ’Š Khasiat

Batuk
Demam
Pengobatan luar
Memperkuat embrio
Mencegah penyakit mata
Meredakan rasa sakit dan bengkak saat digigit semut
Meningkatkan stamina
Meningkatkan sirkulasi aliran darah di otak dan otot

🌿 Simplisia

Tidak ada monografi simplisia (standar obat tradisional) yang spesifik ditemukan untuk M. cumingii dalam literatur umum.

🧩 Bagian Tanaman yang Dimanfaatkan

Buah: Dimakan mentah/sekali-kali
Daun: Decoction pada beberapa spesies

🌿Ramuan Tradisional

Ramuan untuk meningkatkan stamina:

āœ… Bahan-bahan

Daun parijoto segar
Air

šŸµ Cara Penyajian

1. Cuci bersih daun segar
2. Rebusan daun hingga mendidih
3. Saring hasil rebusan lalu minum untuk mengurangi kelelahan

Sumber Pustaka

  • Flora & Fauna Web — NParks (halaman Medinilla cumingii): deskripsi taksonomi, habitat, karakteristik kultur
  • Socfindo Conservation
  • Wikipedia — Medinilla cummingii (ringkasan umum, morfologi, habitat)
  • Pacific Island Ecosystems at Risk (PIER) — entry & foto untuk Medinilla cumingii
  • Mindat / taksonomi dan rangkuman deskriptif
  • TopTropicals / artikel hortikultura (kultur dan tips budidaya hortikultural)
  • Studi fitokimia & review pada spesies Medinilla (contoh: screening GC–MS untuk Medinilla spp. dan studi pada M. beddomei, M. magnifica, dsb.

Similar Posts