Duku
|

Duku

Duku

Duku adalah salah satu bentuk/varietas dari Lansium domesticum (family Meliaceae), pohon buah tropis yang banyak dibudidayakan di Asia Tenggara.

Nama Latin Kecombrang

Lansium domesticum Corrêa

Lansium domesticum Corrêa — spesies Meliaceae yang menghasilkan buah bersegmen berdaging putih dan kulit agak tebal pada varietas duku.

🔁 Sinonim

Lansium parasiticum

🌱 Habitat

Tumbuh di hutan tropis basah dan agroforestry; sering ditanam di kebun campuran yang lembap dan terlindung dari angin kencang, pada elevasi sampai ~600–800 m.

☀️ Syarat Tumbuh

Iklim: tropis, hangat tanpa frosts; suhu ideal 22–32°C.
Curah hujan: merata atau >1.500 mm/tahun; tahan pada musim lembab, sensitif terhadap genangan.
Tanah: subur, poros/berdrainase baik (latosol, alluvial, podsolik ringan), pH sedikit asam hingga netral.
Cahaya: butuh naungan ringan pada tahap awal; pohon dewasa tumbuh baik pada sinar penuh hingga naungan sedang.
Drainase: penting — tidak tahan genangan/banjir.
(Praktik agroforestry, mulsa, dan kelembapan konstan meningkatkan hasil).

🌍 Penyebaran Tanaman

Asal di wilayah Malesia (Asia Tenggara). Ditanam dan tersebar luas di Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina; telah diperkenalkan ke beberapa daerah tropis lain (India, Sri Lanka, Hawaii, Karibia).

🗣️ Nama Lokal

Indonesia: duku, langsat (tergantung varietas/daerah); Filipina: lanzones; Thailand: langsat; Malaysia: duku/langsat/duku-langsat.

🌾 Agroekologi

Cocok dalam sistem kebun campuran (agroforestry) bersama durian, petai, dan pohon pelindung; memerlukan lingkungan terlindung, kelembapan tinggi, dan perawatan tanah organik.

🌿 Morfologi

Akar: sistem akar tunggang dengan akar lateral dan kadang pangkal akar membengkak (buttress) pada pohon besar.
Batang: berkayu, kulit abu-kelabu, bisa bergetah/meniup resin; pohon dapat mencapai 10–30 m di alam liar (lebih kecil pada budidaya). Tropical Plants
Daun: majemuk menyirip ganjil, helaian 6–9; permukaan kadang mengkilap.
Bunga: kecil, sempurna (hermafrodit), biasanya merumpun dan muncul pada cabang besar atau batang (cauliflorous).
Buah: berkelompok (rangsang) berdiameter ~2–4 cm; pada varietas duku buah lebih bulat, daging tebal, kulit agak lebih tebal dan sedikit atau tanpa getah; daging berwarna putih tembus pandang, terdiri dari 1–3 segmen biji (kadang hampir tanpa biji pada kultivar tertentu).

🌱 Budidaya

Perbanyakan: stek, cangkok udara, okulasi/grafting untuk mempertahankan sifat kultivar; tumbuh dari biji tapi waktu berbuah lebih lama.
Jarak tanam: bervariasi (mis. 8 × 8 m atau tergantung sistem agroforestry).
Pemeliharaan: pemupukan organik/NPK sesuai fase, pengairan saat musim kering, pemangkasan untuk membentuk tajuk, pengendalian hama buah (lalat buah, ulat).
Panen: buah dipotong berkelompok; waktu berbuah mulai 3–7 tahun tergantung metode perbanyakan.

⚗️ Kandungan Bahan Kimia

Kulit dan daging mengandung flavonoid, triterpenoid, steroid, saponin, alkaloid, dan senyawa fenolik; kulit buah telah dilaporkan mengandung senyawa bioaktif dengan aktivitas antioksidan dan insektisida potensial.

💊 Khasiat

Secara tradisional digunakan untuk masalah pencernaan, antidiare, dan sebagai tonik; kulit buah dipelajari untuk aktivitas antioksidan, antibakteri, dan potensi anticancer/antiproliferatif pada beberapa penelitian in vitro. (Catatan: bukti klinis pada manusia terbatas — gunakan informasi ini sebagai referensi etnobotani, bukan rekomendasi medis).

🌿 Simplisia

Bentuk simplisia yang umum: kulit buah dikeringkan (untuk ekstrak), daun kering (jarang), dan kulit pohon untuk beberapa penggunaan tradisional. (Proses pengeringan dianginkan, disimpan kedap lembap).

🧩 Bagian Tanaman yang Dimanfaatkan

Buah (daging segar), kulit buah (ekstrak/obat tradisional/potensi insektisida), biji (kadang dimanfaatkan), kayu (konstruksi sederhana), daun (terbatas penggunaan tradisional).

🌿Ramuan Tradisional

Ramuan untuk mengatasi diare (contoh tradisional): kulit buah dikeringkan dan direbus menjadi dekok atau diseduh.

Bahan-bahan

– kulit buah duku kering ±10–20 g
– air 500 ml.

🍵 Cara Penyajian

Rebus kulit dalam 500 ml air hingga sisa ~200–250 ml; saring; diminum hangat 1–2 kali sehari sampai gejala membaik.
(Resep tradisional bervariasi daerah ke daerah; konsultasikan tenaga kesehatan untuk gangguan serius).

Sumber Pustaka

  • Kew — Plants of the World Online: Lansium domesticum. POWO
  • Abdallah HM et al., “Lansium domesticum—A Fruit with Multi-Benefits” (review, PMC/NCBI). PMC
  • PROSEA / Plant Resources of South East Asia — Lansium domesticum (budidaya & agroekologi). prosea.prota4u.org
  • Useful Tropical Plants (theferns.info) — profil morfologi, budidaya, penggunaan. Tropical Plants
  • Review PubMed / penelitian phytochemistry dan aktivitas biologis (ringkasan): Mayanti et al. / Lubis et al. (2022) — ringkasan komponennya dan aktivitas farmakologi. PubMed+1

Similar Posts

  • |

    Kamboja Bali

    Kamboja Bali Kamboja Bali adalah pohon kecil atau perdu berbunga harum dari keluarga Apocynaceae, sering ditanam sebagai tanaman hias di pekarangan, taman bahkan tumbuh liar di area pemakaman. Nama Latin Kamboja Bali Plumeria sp. Kamboja Bali (Plumeria sp.) adalah tumbuhan tropis gugur dengan batang bergetah putih, daun lebar, dan bunga wangi dengan kelopak 5, berwarna…

  • |

    Nona Makan Sirih

    Nona Makan Sirih Nona makan sirih adalah tanaman merambat tropis dari famili Lamiaceae (mint), terkenal karena bunganya dua warna, kelopak putih dan mahkota merah yang sangat dekoratif. Nama Latin Nona Makan Sirih Clerodendrum thomsoniae Balf.f. Nona makan sirih (Clerodendrum thomsoniae Balf.f.) adalah liana/semak merambat, daun hijau mengilap, bunga mencolok dikelompokkan (8–20 per cymes), dengan kaliks putih dan…

  • |

    Cincau Batang

    Cincau Batang Cincau batang adalah tumbuhan semak atau pohon kecil dari suku Lamiaceae yang sering dijadikan bahan makanan dan obat tradisional. Nama Latin Cincau Batang Premna trichostoma Miq. Cincau batang (Premna trichostoma Miq.) adalah spesies tumbuhan dari keluarga Lamiaceae, dijumpai di hutan tropis basah di Asia Tenggara dan Papua. 🌿Ramuan Tradisional Ramuan Minuman cincau batang untuk menurunkan…

  • |

    Kapas Cinde

    Kapas Cinde Kapas cinde adalah semak herba hias yang menghasilkan lateks putih dan termasuk famili Apocynaceae (Asclepiadoideae). Nama Latin Kapas Cinde Asclepias curassavica L. Kapas cinde (Asclepias curassavica L.) adalah spesies milkweed tropis yang berbunga oranye–merah mencolok, banyak dibudidayakan sebagai tanaman hias sekaligus inang dan sumber nektar bagi kupu-kupu. 🌿Ramuan Tradisional Ramuan untuk Mengatasi kutil/kurap & luka…

  • |

    Keladi Batang Merah

    Keladi Batang Merah Keladi batang merah adalah tanaman hias berumbi dari famili Araceae yang menonjolkan daun lebar berwarna cerah dengan tangkai kemerahan. Nama Latin Keladi Batang Merah Caladium bicolor (Aiton) Vent. Keladi batang merah (Caladium bicolor (Aiton) Vent.) adalah spesies keladi tropis berdaun variegata yang banyak dibudidayakan sebagai tanaman hias daun. 🌿Ramuan Tradisional Penggunaannya masih…

  • |

    Keladi Hitam

    Keladi Hitam Keladi hitam adalah tanaman hias dari famili Araceae yang dikenal karena bentuk dan warnanya yang menarik pada daunnya yang gelap hampir hitam. Nama Latin Keladi Hitam Alocasia plumbea Van Houtte Keladi hitam (Alocasia plumbea Van Houtte) adalah spesies tanaman hias dari keluarga Araceae dengan daun besar dan corak gelap yang unik. 🌿Ramuan Tradisional…