|

Kepel

Kepel

Kepel adalah pohon buah kecil dari famili Annonaceae yang dikenal karena buahnya yang berbentuk bulat menempel pada pangkal batang (cauliflorous) dan dipakai tradisional sebagai pewangi/diuretik.

Nama Latin Kepel

Stelechocarpus burahol (Blume) Hook.f. & Thomson

Kepel (Stelechocarpus burahol (Blume) Hook.f. & Thomson) adalah spesies Annonaceae, pohon evergreen yang menghasilkan tandan buah menempel pada batang dengan daging buah berwarna kuning dan biji besar.

🔁 Sinonim

Guatteria toralak Blume
Stelechocarpus burahol var. longiflorus Scheff.
Uvaria burahol Blume

🌱 Habitat

Tumbuh di hutan hujan lembap/evergreen di wilayah Malesia, juga dibudidayakan di pekarangan dan taman, terutama di Pulau Jawa.

☀️ Syarat Tumbuh

Iklim: Tropis-humid, cocok di daerah beriklim tropis tanpa embun beku
Curah hujan: Tumbuh baik pada daerah bercurah hujan sedang-tinggi dengan kelembapan relatif tinggi
Tanah: Tanah hutan yang subur, kaya bahan organik, toleran pada berbagai tekstur selama kelembapan cukup
Cahaya: Teduh sampai cahaya penuh tersebar (meniru kondisi bawah kanopi hutan), sinar penuh dapat diterima selama kelembapan tetap
Drainase: Menyukai tanah lembap tetapi tidak tergenang terus-menerus, drainase moderat

🌍 Penyebaran Tanaman

Berasal dari Malesia (termasuk Jawa/Indonesia). Sebaran: endemik/utama dibudidayakan di Pulau Jawa dan tersebar di wilayah Malesia, telah diperkenalkan pada beberapa wilayah tropis lain.

🗣️ Nama Lokal

Indonesia: Cindul, Simpol, dan Turalak
Sunda: Burahol
Jawa: Kepel, Kecindul

🌾 Agroekologi

Sesuai untuk pekarangan, taman budaya, dan program pelestarian (ikon lokal, mis. Yogyakarta), berguna dalam restorasi kebun tradisional dan agroforestri skala kecil. Tanaman ini relatif jarang sehingga sering dilindungi di koleksi budaya/botani.

🌿 Morfologi

Akar: Sistem perakaran pasak/serabut tipikal pohon kecil
Batang: Pohon tegak hingga sedang, kulit gelap, bunga dan buah sering muncul menempel langsung pada batang (cauliflory)
Daun: Daun tunggal, bentuk lanset-keoval sampai elips, permukaan mengilap
Bunga: Kecil, muncul berkelompok di batang, berwarna hijau-krem hingga kekuningan
Buah: Bulat hingga agak pipih, kulit cokelat kasar, daging buah kuning dan berair dengan 1–2 biji besar, buah sering berkelompok menempel pada pangkal batang
Biji: 4-6 tiap buah, elip, panjang 3,25 cm

🌱 Budidaya

Perbanyakan: Melalui biji dan stek batang
Penanaman: Tanam di lokasi lembap dengan naungan parsial, beri mulsa organik dan air teratur saat masa pembentukan
Pemeliharaan: Relatif sedikit perawatan jika ditanam di kondisi mirip hutan asal, sensitif terhadap kekeringan berkepanjangan

⚗️ Kandungan Bahan Kimia

Flavonoid
Fenolik
Tanin
Alkaloid
Phenanthrene-lactams
Terpenoid
Kaempferol-3-Orhamnoside
Polifenol
Kuinon

💊 Khasiat

Memperbaiki bau badan, mulut, dan urine
Diuretik / pencegah radang ginjal
Antioksidan & antibakteri
Antiinflamasi
Obat radang ginjal
Menurunkan kadar asam urat
Kontrasepsi
Mencegah kanker

🌿 Simplisia

Buah segar atau diekstrak, kadang diolah menjadi ekstrak etanol/etil asetat untuk penelitian. Daun/ bagian buah dikeringkan untuk penyimpanan/analisis kimia.

🧩 Bagian Tanaman yang Dimanfaatkan

Utamanya buah (daging buah dan kulit sebagai bahan ekstrak), digunakan secara oral maupun kosmetik tradisional, kayu juga dipakai untuk bahan rumah tangga.

🌿Ramuan Tradisional

Ramuan Obat radang ginjal:

Bahan-bahan

± 1 buah kepel matang

🍵 Cara Penyajian

1. Siapkan ± 1 buah kepel matang, cuci buah hingga bersih
2. Makan langsung daging buah kepel

Sumber Pustaka

Similar Posts

  • |

    Tapak Dara

    Tapak Dara Tapak Dara adalah tanaman perdu hias dan obat yang termasuk dalam famili Apocynaceae. Di Indonesia umumnya tanaman ini sering dijumpai sebagai tanaman hias yang di tanam di halaman depan rumah. Nama Latin Tapak Dara Catharanthus roseus (L.) G.Don Tapak Dara (Catharanthus roseus (L.) G.Don) adalah perdu tahunan dengan bunga berwarna putih, merah muda,…

  • | |

    Daun Afrika

    Daun Afrika Daun afrika adalah semak atau pohon kecil dari family Asteraceae yang daunnya sangat pahit dan digunakan secara luas sebagai sayuran dan tanaman obat. Nama Latin Daun Afrika Gymnanthemum amygdalinum (Delile) Sch.Bip. Daun afrika (Gymnanthemum amygdalinum (Delile) Sch.Bip.) adalah spesies tanaman obat tropis/subtropis, dengan daun pahit yang dikenal memiliki banyak kegunaan tradisional dan kandungan senyawa bioaktif…

  • |

    Cabe jawa

    Cabe jawa Cabe Jawa merupakan tanaman merambat dari famili Piperaceae, dikenal karena buahnya yang digunakan sebagai rempah dan obat tradisional. Nama Latin Piper retrofractum Vahl Piper retrofractum Vahl — Tanaman ini dikenal sebagai salah satu jenis lada yang dimanfaatkan dalam pengobatan herbal dan kuliner Asia Tenggara. 🌿Ramuan Tradisional Ramuan untuk mengatasi masuk angin dan perut…

  • |

    Durian Merah

    Durian Merah Durian Merah adalah sebutan umum untuk beberapa spesies durian berciri daging buah berwarna merah—termasuk Durio graveolens dan Durio dulcis—yang tergolong dalam famili Malvaceae. Nama Latin Kecombrang Durio graveolens Durio graveolens (sering disebut “red-fleshed durian” atau durian merah hutan); ada pula Durio dulcis untuk beberapa varian lokal berwarna kemerahan. Kedua spesies ini adalah anggota…

  • |

    Balik Angin

    Balik Angin Balik angin adalah tanaman semi-kayu (semak ke pohon kecil) dari keluarga Euphorbiaceae, dikenal karena daun tebal dengan sisi bawah berwarna pucat, yang bergerak ketika tertiup angin. Nama Latin Balik Angin Mallotus paniculatus (Lam.) Müll.Arg. Balik angin (Mallotus paniculatus (Lam.) Müll.Arg.) adalah pohon kecil hingga semak, sering tumbuh di habitat sekunder dengan daun ovate…

  • | |

    Tanjung

    Tanjung Tanjung adalah tanaman berbunga dari famili Gentianaceae, dikenal karena keharuman bunganya dan kayunya yang kuat.Tanaman pohon tropis yang bernilai konservasi dan estetika; juga digunakan dalam pengobatan herbal tradisional. Nama Latin Mimusops elengi L. Mimusops elengi L. — merupakan pohon hijau abadi dari keluarga Sapotaceae yang sering ditemukan di taman-taman dan area konservasi karena bunga…