Kayu Manis
Kayu Manis
Kayu manis adalah pohon aromatik dari famili Lauraceae yang dimanfaatkan terutama kulit batangnya sebagai rempah, bahan pangan, minyak atsiri, dan bahan obat tradisional.
Cinnamomum burmanni (Nees & T.Nees) Blume
Kayu manis (Cinnamomum burmanni (Nees & T.Nees) Blume) adalah pohon tropis dari genus Cinnamomum. Kayu manis merupakan tanaman obat asli Indonesia dan tersebar di Asia Tenggara, China, dan Australia.
🔁 Sinonim
Cinnamomum ammannii Lukman.
Cinnamomum chinense Blume
Cinnamomum dulce (Roxb.) Nees
🌱 Habitat
Kayu manis terutama tumbuh pada hutan tropis basah, baik hutan primer maupun sekunder, serta kawasan perbukitan. Spesies ini dapat ditemukan dari dataran rendah hingga sekitar 2.000 m dpl dan mampu tumbuh pada tanah yang relatif masam dan miskin hara selama drainasenya baik. Di Indonesia, tanaman banyak dibudidayakan di Jawa dan Sumatra.
☀️ Syarat Tumbuh
Iklim: Tropis lembap dengan curah hujan relatif merata sepanjang tahun
Suhu: 20–28°C
Curah hujan: 2.000–2.500 mm/tahun
Cahaya: Tanaman muda membutuhkan naungan, sedangkan tanaman yang telah berkembang dapat tumbuh baik pada cahaya penuh.
Tanah: Gembur, kaya bahan organik, bertekstur lempung berpasir hingga lempung ringan. pH tanah 5,0–6,5
Drainase: Baik, karena genangan berkepanjangan tidak sesuai
🌍 Penyebaran Tanaman
Secara alami Cinnamomum burmanni tersebar dari Tiongkok bagian selatan hingga Asia Tenggara dan Malesia, termasuk Sumatra, Jawa, Kepulauan Sunda Kecil, Sulawesi, Borneo, Filipina, Myanmar, Vietnam, Bangladesh, Taiwan, dan Hainan. Di Indonesia, tanaman ini terutama dikenal sebagai tanaman penghasil kayu manis dari Sumatra dan Jawa.
🗣️ Nama Lokal
Jawa: Huru mentek
Batak: Holim, Modang siak-siak
Minang: Madang kulit manih
Sunda: Kiamis
Bali: Cingar
🌾 Agroekologi
Kayu manis merupakan pohon aromatik yang sesuai dikembangkan pada lingkungan tropis lembap, terutama daerah perbukitan dengan curah hujan tinggi dan tanah masam yang memiliki drainase baik. Tanaman muda relatif toleran terhadap naungan, sedangkan tanaman dewasa dapat tumbuh baik pada kondisi lebih terbuka. Kayu manis juga sesuai dikembangkan dalam sistem perkebunan maupun agroforestri.
🌿 Morfologi
Akar: Memiliki sistem perakaran berkayu yang berkembang untuk menopang pohon
Batang: Kulit batang berwarna abu-abu hingga abu-abu tua, memiliki aroma khas kayu manis, sedangkan kayunya berwarna merah kecokelatan
Daun: Daun tunggal, tersusun berseling atau berhadapan, berbentuk elips hingga lanset, bertekstur agak kaku seperti kulit,
Bunga: Bunga berukuran kecil, berwarna kuning, bersifat sempurna/hermafrodit, dan tersusun dalam perbungaan berbentuk malai yang muncul pada ketiak daun atau bagian subterminal
Buah: Buah berbentuk bulat memanjang hingga elipsoid dan termasuk buah buni, buah muda berwarna hijau dan berubah menjadi ungu tua hingga kehitaman ketika matang
Biji: Umumnya terdapat satu biji di dalam setiap buah, dengan ukuran relatif kecil dan bentuk mengikuti ruang buah
🌱 Budidaya
Perbanyakan: Melalui biji dan stek
Penanaman: Siapkan lahan dengan tanah gembur dan drainase baik.
Tanam pada lokasi dengan kelembapan cukup dan naungan ringan pada fase awal
Panen: Kulit batang dipanen setelah tanaman mencapai ukuran dan umur yang sesuai untuk menghasilkan kulit berkualitas
⚗️ Kandungan Bahan Kimia
Cinnamaldehyde
Cinnamyl alcohol
Cinnamic acid
Coumarin
Benzaldehyde
Cuminaldehyde
Eugenol
Senyawa fenolik
Tanin
Minyak atsiri
Anthocyanin
💊 Khasiat
Membantu keluhan pencernaan
Batuk
Sakit tenggorokan
Diare
Antidiabetes
Menurunkan berat badan
Meringankan kram menstruasi
Meningkatkan imunitas dan fungsi otak
Mengobati sakit gigi
Sariawan
Mencegah kanker
🌿 Simplisia
Simplisia utama kayu manis berupa kulit batang kering. Kulit batang dikupas dari tanaman, kemudian dilakukan sortasi untuk memisahkan kotoran, dicuci bila diperlukan, dikeringkan hingga benar-benar kering, dan dapat digiling menjadi serbuk. Simplisia disimpan dalam wadah bersih, kering, tertutup dan terlindung dari kelembapan.
🧩 Bagian Tanaman yang Dimanfaatkan
Kulit batang
Daun
Kayu
Akar
🌿Ramuan Tradisional
Ramuan untuk membantu meredakan sariawan:
✅ Bahan-bahan
Bubuk kulit kayu manis: 15 gram
Adas: 15 gram
Kunyit: 10 gram, diiris tipis
Air: 4 gelas
🍵 Cara Penyajian
1. Masukkan 15 gram bubuk kayu manis, 15 gram adas, dan 10 gram kunyit ke dalam panci
2. Tambahkan 4 gelas air
3. Rebus hingga mendidih dan volume air tersisa sekitar 2 gelas
4. Dinginkan kemudian saring
5. Diminum 2 kali sehari masing-masing 1 gelas selama 7 hari
Sumber Pustaka
- Royal Botanic Gardens, Kew – Plants of the World Online (POWO). https://powo.science.kew.org/taxon/463328-1
- PROSEA – Plant Resources of South-East Asia. Cinnamomum – Spices. Data ekologi dan minyak atsiri kayu manis. https://prosea.prota4u.org/view.aspx?id=74
- Handayani, A. et al. (2024). Indonesian Cinnamon (Cinnamomum burmanni (Nees & T. Nees) Blume) as Promising Medicinal Resources: A Review. Jurnal Sylva Lestari, 12(3). https://sylvalestari.fp.unila.ac.id/index.php/JHT/article/view/929
- Socfindo Conservation. https://www.socfindoconservation.co.id/plant/305
- Wang et al. (2020). Traditional uses, phytochemistry and pharmacological activities of the genus Cinnamomum (Lauraceae): A review. Fitoterapia. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/32561421/
- Shan et al. / PubMed. Pharmaceutical applications and phytochemical profile of Cinnamomum burmannii. Kajian mengenai kandungan kimia dan aktivitas biologis. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/23055638/


