Nangka
Nangka
Nangka adalah pohon buah tropis dari famili Moraceae yang dikenal karena menghasilkan buah berukuran besar yang tumbuh pada batang dan cabang utama, serta dimanfaatkan sebagai bahan pangan, kayu, dan dalam pengobatan tradisional.
Artocarpus heterophyllus Lam.
Nangka (Artocarpus heterophyllus Lam.) adalah nama ilmiah yang saat ini diterima untuk spesies nangka dan termasuk dalam genus Artocarpus, famili Moraceae, ordo Rosales.
🔁 Sinonim
Artocarpus brasiliensis Gomes
Artocarpus grandis Linden ex Cazzuola & Nencioni
Artocarpus integrifolius var. glaber Stokes
🌱 Habitat
Nangka merupakan pohon tropis lembap yang tumbuh secara alami maupun dibudidayakan di daerah dataran rendah hingga perbukitan. Tanaman dapat ditemukan di hutan tropis, kebun, pekarangan, lahan pertanian, serta daerah yang telah mengalami perubahan penggunaan lahan. Nangka membutuhkan kondisi hangat, kelembapan cukup, cahaya tinggi, dan tanah yang memiliki drainase baik.
☀️ Syarat Tumbuh
Iklim: Tropis dan subtropis hangat
Suhu: 20–30°C
Curah hujan: 1.500–3.000 mm/tahun
Cahaya: Cahaya matahari tinggi, tanaman muda dapat membutuhkan naungan ringan
Tanah: Tanah dalam, subur, terutama aluvial, lempung berpasir atau lempung, pH tanah 5,5–7,5
Drainase: Baik, tidak tergenang
🌍 Penyebaran Tanaman
Nangka diyakini berasal dari India bagian barat, khususnya kawasan Western Ghats, dan kemudian menyebar melalui budidaya ke berbagai wilayah Asia Selatan dan Asia Tenggara. Saat ini nangka telah dibudidayakan secara luas di daerah tropis, termasuk Indonesia, Malaysia, Filipina, Sri Lanka, Bangladesh, Myanmar, serta berbagai wilayah tropis Afrika, Amerika Selatan, dan Kepulauan Pasifik. Kew mencatat India sebagai wilayah asli dan berbagai wilayah Asia, Afrika, Amerika, serta kepulauan tropis sebagai wilayah introduksi.
🗣️ Nama Lokal
Jawa: Nangka, nongko
Ambon: Anane
Gorontalo: Langge
Lampung: Malasa
🌾 Agroekologi
Nangka merupakan pohon buah tahunan yang sesuai dengan agroekosistem tropis lembap hingga tropis basah, terutama pada daerah dengan suhu hangat dan ketersediaan air yang relatif baik. Tanaman dapat tumbuh pada dataran rendah hingga sekitar 1.000 m dpl dan lebih menyukai tanah dalam, subur, serta berdrainase baik. Nangka dapat ditanam sebagai tanaman pekarangan, tanaman buah dalam kebun campuran, maupun sebagai bagian dari sistem agroforestri karena buah, kayu, daun, dan bagian lainnya memiliki berbagai kegunaan.
🌿 Morfologi
Akar: Akar tunggang
Batang: Pohon berbatang tegak, berkayu, kulit batang berwarna abu-abu hingga cokelat keabu-abuan, relatif kasar dan mengeluarkan getah putih atau lateks apabila terluka
Daun: Daun tunggal bertangkai 1-4 cm, bentuk bulat memanjang, ujung daun meruncing, tepi daun rata, tulang daun menyirip
Buah: Buah majemuk berbentuk gelendong memanjang sampai 100 cm. Daging buah berwarna kuning keemasan apabila sudah masak, berbau harum dan rasanya manis
Biji: Biji bulat panjang atau lonjong, agak gepeng. Memiliki 3 kulit, yaitu kulit luar kuning agak lunak, kulit tengah putih dan liat, kulit ari cokelat dan menempel pada daging biji
🌱 Budidaya
Perbanyakan: Melalui biji dan okulasi
Penanaman: Tanaman ditanam pada tanah yang dalam dan memiliki drainase baik
⚗️ Kandungan Bahan Kimia
Flavonoid
Polifenol
Tanin
Saponin
Steroid
Triterpenoid
Fitosterol, termasuk β-sitosterol
Prenilflavonoid
Fenolik
Morin
Morusin
Artonin
Artocarpesin
Senyawa turunan oksiresveratrol
Pektin
Jacalin
💊 Khasiat
Mengobati demam
Batuk
Bisul
Luka, koreng
Mencegah kanker
Pelancar ASI
Maag
Diare
Sakit perut
Asma
Menurunkan gula darah
🌿 Simplisia
Simplisia daun nangka dibuat dari daun sehat yang telah dibersihkan, dicuci menggunakan air mengalir, ditiriskan, kemudian dikeringkan dengan cara diangin-anginkan di tempat teduh atau menggunakan oven bersuhu rendah. Setelah kering, daun dapat dipotong atau dibuat menjadi serbuk dan disimpan dalam wadah bersih serta kedap udara.
🧩 Bagian Tanaman yang Dimanfaatkan
Buah matang – bahan pangan
Buah muda – sayuran
Biji – direbus, dipanggang atau diolah menjadi tepung
Daun – bahan pengobatan tradisional
Kulit batang – sumber tanin dan digunakan secara tradisional
Akar – digunakan dalam pengobatan tradisional
Kayu – bahan bangunan, perabot dan berbagai produk kayu
🌿Ramuan Tradisional
Ramuan untuk menurunkan kadar gula darah:
✅ Bahan-bahan
Daun nangka segar 200 g
Air bersih 1 liter
🍵 Cara Penyajian
1. Pilih daun nangka yang sehat dan bersih
2. Cuci dengan air mengalir
3. Rebus daun dengan 1 liter air
4. Teruskan perebusan hingga volume air tersisa sekitar 200 ml
5. Saring dan dinginkan
6. Minum 2 kali sehari, masing-masing 100 ml
Sumber Pustaka
- Royal Botanic Gardens, Kew – Plants of the World Online (POWO). https://powo.science.kew.org/taxon/urn%3Alsid%3Aipni.org%3Anames%3A850389-1
- FAO – Trees Commonly Cultivated in Southeast Asia. https://www.fao.org/4/AC775E/AC775E03.htm
- Socfindo Conservation. https://www.socfindoconservation.co.id/plant/637
- NParks Singapore – Flora & Fauna Web. https://www.nparks.gov.sg/florafaunaweb/flora/2/7/2733
- Universitas Gadjah Mada – Cancer Chemoprevention Research Center, Fakultas Farmasi. https://ccrc.farmasi.ugm.ac.id/ensiklopedia/ensiklopedia-tanaman-antikanker/n/nangka/



