Bambu Cina
|

Bambu Cina/Bambu Pagar

Bambu Cina/Bambu Pagar

Bambusa multiplex adalah bambu berbatang tegak, merumpun, dengan daun yang menyirip; ciri khasnya batang hijau mengilap beruas panjang dan tunas muda berlapis lilin putih.Tanaman ini banyak dipelihara orang karena kemudahan perawatan dan fungsi sebagai pembatas pekarangan.

Nama Latin

Bambusa multiplex

Bambusa multiplex (juga dikenal sebagai bambu pagar atau buluh cina) – sejenis bambu berbatang ramping yang umum ditanam sebagai pagar atau tanaman hias.

🔁 Sinonim

Arundo multiplex (basionim), Bambusa glaucescens, Leleba multiplex, Ischurochloa floribunda, Bambusa sterilis, Bambusa nana, dll.

🌱 Habitat

Asal-usul dari wilayah Indocina dan Tiongkok Selatan; kini menyebar di seluruh daerah tropika dan subtropika dunia, termasuk Asia Tenggara.Tumbuh baik di dataran rendah hingga ketinggian sekitar 1.500 m dp.Habitatnya umumnya di pinggiran hutan, tepi lahan terbuka atau pinggir sungai, pada tanah dengan drainase baik.

☀️ Syarat Tumbuh

Iklim tropis/lembap. Suhu tumbuh optimal antara ~9–32°C, kelembapan udara tinggi (>60%) dan curah hujan ≥1.020 mm/tahun. Meskipun tahan sesekali hingga suhu rendah sekitar –8°C, bambu cina kurang tahan dingin berkepanjangan. Tanah idealnya subur, gembur, bersirkulasi udara dan air baik (drainase bagus). Beradaptasi di tempat terbuka maupun teduh ringan, namun cahaya penuh mempercepat pertumbuhan.

🌍 Penyebaran Tanaman

Berasal dari Asia Tenggara (Indocina, Cina selatan) tetapi kini sudah tersebar luas di kawasan tropis dunia. Di Indonesia banyak ditanam sebagai pagar kebun dan tanaman hias, terutama di dataran rendah.

🗣️ Nama Lokal

Di Indonesia dikenal pula dengan sebutan lokal seperti awi krisik (Sunda), pring gendani dan pring cendani (Jawa). Istilah lain termasuk bambu pagar, buluh cina, atau buluh pagar.

🌾 Agroekologi

Bambu cina tumbuh cepat dan merumpun; sering digunakan sebagai pagar hidup untuk pembatas lahan, tanaman peneduh dan penahan angin di pekarangan. Daun yang mudah gugur memperkaya bahan organik tanah. Kegunaannya antara lain untuk tepi kebun (hedge), membuat kerajinan (tangkai payung, anyaman), atau bahan pulp kertas. Di Taiwan dan negara lain, rumpun bambu ini difungsikan sebagai penahan angin alami.

🌿 Morfologi

batang (culm) berwarna hijau mengilap, beruas panjang dengan cincin nodus putih keperakan. Batang bambu cina tegak dan bercabang dekat pangkal, mencapai sekitar 8–11 meter tinggi dengan diameter sekitar 0,3–2,5 cm (dinding relatif tipis). Rimpangnya bersimpodial (tumbuh merumpun). Daun berbentuk pita memanjang (lanset), sepanjang sekitar 5–13 cm dan lebar 0,6–1,5 cm, dengan permukaan bawah agak berbulu halus. Tunas muda (rebung) berwarna hijau dan ditutupi lapisan lilin putih halus. Bunga bambu muncul sangat jarang (bamboo umumnya berbunga sekali seumur hidup, kemudian mati), sehingga biasanya tidak terlihat dalam waktu singkat.

🌱 Budidaya

Perbanyakan umumnya dengan cara vegetatif: pemisahan anakan (tunas/rhizome) dari rumpun induk. Perbanyakan generatif (biji) jarang karena tanaman berbunga periodik. Bila menanam biji, sebaiknya biji diremajakan lalu ditabur di media lembab (suhu ±20°C), butuh 3–6 bulan untuk berkecambah jika kualitas biji baik. Tanaman muda ditanam di lokasi akhir pada musim hujan agar akarnya terjaga kelembapannya. Pemeliharaan mencakup penyiraman teratur (terutama musim kering), pemupukan kompos/organik untuk kesuburan, dan pemangkasan tunas tidak diinginkan agar rumpun terjaga rapi.

⚗️ Kandungan Bahan Kimia

Seperti bambu pada umumnya, bambu cina kaya kandungan fitokimia. Ekstrak rebung dan daun bamboo dilaporkan mengandung alkaloid, fenolik, tanin, flavonoid, saponin, terpenoid, dan glycosida. Daun bambu mengandung antioksidan kuat (flavonoid, senyawa fenolik) serta asam benzoat dan asam hidrosianat. Daun juga kaya serat dan mineral (kalsium, kalium, magnesium, dsb.)

💊 Khasiat

Daun dan rebung bambu cina memiliki khasiat farmakologis. Daun bambu bersifat antioksidan, antiperadangan, dan antibakteri tradisinya digunakan untuk menyembuhkan luka dan menyehatkan pencernaan. Konsumsi ekstrak daun dilaporkan dapat membantu menurunkan kolesterol LDL (jahat). Rebung (tunas) bambu mengandung senyawa penurun kolesterol (fitosterol) dan serat tinggi, sehingga bermanfaat untuk diet dan pencernaan. Secara tradisional, masyarakat menggunakan bambu cina untuk mengatasi demam, sakit perut, serta infeksi kulit

🌿 Simplisia

Untuk bambu cina, simplisia dapat dibuat dari bagian nabati seperti daun, batang, atau rebung yang telah dibersihkan, dipotong dan dikeringkan. Bahan simplisia ini kemudian dapat diproses (direbus, dihaluskan) sesuai keperluan ramuan.

🧩 Bagian Tanaman yang Dimanfaatkan

Hampir semua bagian bambu cina dimanfaatkan: rebug (rebung muda) sebagai sayuran (tepung rebung), batang/culm untuk bahan kerajinan (tangkai payung, anyaman, pegangan) serta kerangka, daun untuk teh/obat, dan akar sebagai obat tradisional. Daun, batang, dan akar bambu cina secara khas dimanfaatkan dalam ramuan obat tradisional.

🌿Ramuan Tradisional

Ramuan Tradisional: Masyarakat membuat ramuan dengan mengambil bagian-bagian bambu cina segar.

Bahan-bahan

Bahan ramuan: Biasanya daun atau batang muda bambu cina segar (kadang juga akar) yang dipetik, dicuci bersih. Bahan ini dapat dicampur air atau pemanis alami (mis. madu) sesuai resep tradisional.

🍵 Cara Penyajian

Penyajian ramuan: Bagian bambu diolah dengan cara direbus atau dikukus. Contoh: daun bambu ditumbuk/lumatkan, lalu direbus dan disaring untuk diambil ekstraknya. Seringkali air rebusan inilah yang diminum sebagai obat. Menurut literatur etnobotani, “sepuluh tetes sari daun” diminum untuk menurunkan demam, sedangkan pasta yang terbuat dari daun + akar diaplikasikan pada bisul atau area gatal. Ramuan diminum sekali atau dua kali sehari sesuai resep lokal.

Sumber Pustaka

Wikipedia botani, jurnal farmasi, dan sumber pemerintah.

Similar Posts

  • |

    Buas-Buas

    Buas-Buas Buas-buas adalah tanaman semak atau pohon kecil dari familia Lamiaceae yang dikenal dalam pengobatan tradisional dan sering tumbuh di habitat lembap pesisir. Nama Latin Buas-Buas Premna serratifolia L. Buas-buas (Premna serratifolia L.) adalah semak atau pohon kecil tropis yang bercabang banyak, dengan daun bertepi bergerigi, bunga kecil berwarna hijau-putih, dan buah kecil bewarna hitam ketika matang….

  • |

    Sembung

    Sembung Sembung adalah perdu/herba aromatik dari famili Asteraceae yang daunnya berbau kamper dan banyak dipakai dalam pengobatan tradisional di Asia Tenggara. Nama Latin Sembung Blumea balsamifera (L.) DC. Sembung (Blumea balsamifera (L.) DC.) adalah tumbuhan semak yang memiliki daun berserat beraroma kamfer, bunga kecil berwarna krem-kuning, dan digunakan sebagai ramuan tradisional untuk batuk, diuretik, dan pengobatan topikal….

  • |

    Purwaceng Gunung

    Purwaceng Gunung Purwaceng gunung adalah herba tahunan berumpun dari famili Asteraceae dengan malai bunga krem-putih pada akhir musim panas–gugur. Nama Latin Purwaceng Gunung Artemisia lactiflora Wall. ex DC. Purwaceng gunung (Artemisia lactiflora Wall. ex DC.) adalah herba menahun tegak (±0,5–1,5(–2) m) berdaun menyirip-dalam, menghasilkan malai sempit berisi banyak kepala bunga kecil. 🌿Ramuan Tradisional Ramuan untuk Mengatasi ketidaknyamanan…

  • |

    Song of India

    Song of India Song of india adalah tanaman hias berdaun indah dari keluarga Asparagaceae yang sering digunakan untuk dekorasi dan pemurni udara. Nama Latin Song of India Dracaena reflexa Lam. Song of india (Dracaena reflexa Lam.) adalah tumbuhan tropis berdaun variegasi yang tumbuh sebagai semak atau pohon kecil dan populer sebagai tanaman hias. 🌿Ramuan Tradisional…

  • |

    Secang

    Secang Secang adalah perdu/pohon kecil penghasil kayu berpewarna merah dari famili Fabaceae (Caesalpinioideae), lama dimanfaatkan sebagai bahan pewarna dan tanaman obat di Asia tropis. Nama Latin Secang Biancaea sappan (L.) Tod. Secang (Biancaea sappan (L.) Tod.) adalah legum pohon kecil berduri, berdaun majemuk ganda, kayu terasnya menghasilkan zat warna merah (brazilin/brazilein). 🌿Ramuan Tradisional Ramuan untuk menjaga kebugaran…

  • |

    Pacing Nanas

    Pacing Nanas Pacing nanas adalah tanaman hias tropis dari famili Costaceae dengan bunga menyerupai nanas dan warna sangat mencolok. Nama Latin Pacing Nanas Tapeinochilos ananassae (Hassk.) K.Schum. Pacing nanas (Tapeinochilos ananassae (Hassk.) K.Schum.) adalah spesies Costaceae berhabitus mirip jahe dengan perbungaan braktea tebal merah cerah yang menarik sebagai tanaman lanskap. 🌿Ramuan Tradisional Penggunaan lokal masih…