Coleus (Miana)
Coleus (Miana)
Coleus (Miana) adalah tanaman hias dan obat tradisional dari keluarga Lamiaceae, dikenal karena daun berwarna-warni dan khasiat medisnya.
Coleus scutellarioides (L.) Benth.
Coleus (Miana) (Coleus scutellarioides (L.) Benth.) adalah tanaman herba semak dengan warna daun bervariasi dan digunakan dalam pengobatan tradisional.
🌱 Habitat
Tumbuh di tepi sungai, hutan sekunder, semak, dan pematang sawah, di dataran rendah sampai ketinggian ~1.500 m dpl.
☀️ Syarat Tumbuh
Iklim: tropis/subtropis, suhu optimal 16–24 °C, tidak tahan embun beku
Curah: hujan dan kelembapannya tinggi
Tanah: gembur, kaya organik, dan drainase baik
Cahaya: teduh sebagian, warna daun terbaik di bawah sinar tidak langsung
🌍 Penyebaran Tanaman
Berasal dari Asia Tenggara dan Afrika tropis, kini tersebar luas di Asia (China, Vietnam, Laos, Kamboja, Thailand, Malaysia, Indonesia, Filipina), New Guinea, Australia Utara, Kepulauan Solomon.
🗣️ Nama Lokal
Indonesia: Miana
Manado: Majana
Batak: Sigresing
Palembang: Adong‑adong
Sunda: Jawer kotok
Jawa: Iler
Bugis: Ati‑ati
Minahasa: Serewung
Sumbar: Pilado
Dayak Ma’anyan: Sarindrang
Toraja: Bulunangko
🌾 Agroekologi
Tumbuh subur di elevasi 0–1.500 m dpl, adaptif di lingkungan lembap, lokasi terbuka seperti pekarangan dan kebun.
🌿 Morfologi
Akar: akar tunggang, kuning keputih-putihan
Batang: herba semak, lunak, segi empat, tegak atau merayap, hingga 1 – 1,5 m
Daun: tunggal berbentuk jantung, tepi bergerigi, beragam warna (hijau, merah, ungu), tangkai 3–4 cm
Bunga: tersusun menyerupai tandan spike, kelopak menyerupai corong, mahkota bibir putih–ungu, benang sari 2
Buah & biji: buah kotak kecil cokelat, berisi biji pipih hitam
🌱 Budidaya
Perbanyakan: melalui biji atau stek batang/pucuk sepanjang 10–15 cm
Penanaman: Media tanam yang gembur, organik, dan memiliki pH netral
Pemeliharaan: Pruning pucuk dan bunga membantu menjaga tanaman kompak. Pemupukan seimbang tiap 2 minggu, sambil jaga agar tidak kelebihan air
⚗️ Kandungan Bahan Kimia
Terpenoid
Tanin
Flavonoid
Minyak atsiri
Saponin
Sterol (campesterol)
Fenolik
Alkaloid
Kuersetin
Anthraquinones
Antosianin
Forskolin
Rosmarinic acid
Salvinorin
💊 Khasiat
Obat tradisional untuk bisul
Obat diabetes melitus
Wasir
Diare
Demam nifas
Batuk
Sakit perut
Influenza
Keputihan
Detoksifikasi
Menurunkan tekanan darah
Memperlancar pengeluaran darah haid
Potensi meredakan glaukoma dan asma
🌿 Simplisia
Daun dicuci bersih, dijemur angin hingga kering dan disimpan kedap udara.
🧩 Bagian Tanaman yang Dimanfaatkan
Utama daun, juga batang segar atau akar dan getah jika diperlukan
🌿Ramuan Tradisional
Ramuan untuk Mengatasi Batuk & radang perut:
✅ Bahan-bahan
7–10 lembar daun
Air
Madu (opsional)
🍵 Cara Penyajian
1. Cuci bersih daun miana
2. Rebus 7–10 lembar daun
3. Saring, tambahkan madu, dan minum hangat
4. Diminum 2–3 kali sehari
Sumber Pustaka
- Alam Sari Petra (Surabaya) – keterangan morfologi, nama lokal, kandungan kimia
- Socfindo Conservation https://www.socfindoconservation.co.id/plant/442
- Tangerang Kab. – ramuan tradisional, nama lokal, morfologi, komposisi
- Alodokter – kandungan kimia dan khasiat kesehatan
- Studiofru – kegunaan fitomedis, morfologi tambahan
- Tanaman.com & Tetanam.com – kondisi tumbuh optimal, budidaya
- Wikipedia – taksonomi & perawatan umum
- Reddit diskusi – aspek kimia seperti rosmarinic acid, efek sedatif/mild hallucinogenic


