|

Mahkota Dewa

Mahkota Dewa

Mahkota dewa adalah tanaman obat keluarga Thymelaeaceae yang terkenal karena buahnya mengandung berbagai senyawa aktif berkhasiat.

Nama Latin Mahkota Dewa

Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl.

Mahkota dewa (Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl.) adalah spesies Thymelaeaceae berupa pohon kecil tropis dengan buah mencolok yang banyak dimanfaatkan dalam obat tradisional Indonesia.

🔁 Sinonim

Drimyspermum macrocarpum Scheff.
Phaleria calantha Gilg
Phaleria papuana Warb. ex K.Schum. & Lauterb.
Phaleria papuana var. wichmannii (Valeton) Backer
Phaleria wichmannii Valeton

🌱 Habitat

Hutan dataran rendah hingga perbukitan, pekarangan, dan kebun, menyukai area lembap dengan cahaya cukup.

☀️ Syarat Tumbuh

Iklim: Tropis lembap
Curah hujan: 1.500–3.000 mm/tahun
Tanah: Gembur, lempung berhumus, pH 5,5–7,0
Cahaya: Matahari penuh–setengah teduh
Drainase: Baik (tidak tergenang)
Suhu: 22–32 °C

🌍 Penyebaran Tanaman

Merupakan tanaman asli Indonesia yang berasal dari Irian Jaya, juga terdapat di Papua Nugini. Tersebar di seluruh wilayah Indonesia (Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi), sebagian Asia Tenggara, dibudidayakan sebagai tanaman obat.

🗣️ Nama Lokal

Jawa: Mahkota dewa, Makuto dewo, Makuto rojo
Melayu: Simalakama
Aceh: Boh
Internasional: Crown of God (Inggris)

🌾 Agroekologi

Cocok di pekarangan, kebun obat, dan sistem tumbuhan campuran, toleran pemangkasan ringan.

🌿 Morfologi

Akar: Tunggang kuat, berwarna kuning kecokelatan
Batang: Berkayu, tegak, cokelat keabu-abuan, permukaan kasar, bergetah
Daun: Simpel, lonjong, mengilap, warna hijau tua
Bunga: Kecil, putih kehijauan, pertumbuhan menyebar di batang atau ketiak daun
Buah: Bulat, terdiri dari kulit, daging, cangkang dan biji. Daging buah berwarna putih, berserat dan berair. Buah muda berwarna hijau, buah tua berwarna merah marun
Biji: Hitam kecokelatan, keras

🌱 Budidaya

Perbanyakan: Melalui biji atau stek
Penanaman: Tanam di lubang bergembur + kompos, penyiraman teratur, pemupukan organik 2–3 bulan sekali

⚗️ Kandungan Bahan Kimia

Alkaloid
Flavonoid
Saponin
Polifenol
Steroid
Tannin
Fenolik hidrokuinon
Monoterpen
Sesquiterpen

💊 Khasiat

Antioksidan, antiinflamasi, antidislipidemia
Berpotensi antikanker
Pendukung sistem imun
Membantu proses pembentukan jaringan kulit
Menyembuhkan lemah syahwat
Disentri
Alergi
Tumor
Obat flu, rematik, diabetes, liver
Meringankan sakit kuning hingga kanker
Bahan kosmetik atau kecantikan

🌿 Simplisia

Buah kering, daun kering.

🧩 Bagian Tanaman yang Dimanfaatkan

Daging buah dan daun.
Peringatan: biji dan buah muda bersifat toksik bila tidak diolah dengan benar.

🌿Ramuan Tradisional

Ramuan untuk meringankan sakit kuning:

Bahan-bahan

15 g buah mahkota dewa
7 lembar daun sambiloto
3 lembar daun dewa
15 g umbi daun dewa
15 g temu putih
15 g temu lawak

🍵 Cara Penyajian

1. Biji mahkota dewa dibuang. Semua bahan di potong-potong lalu dijemur sampai kering
2. Rebus dengan 5 gelas air hingga mendidih dan air tersisa menjadi 3 gelas
3. Minum 3 kali sehari, masing-masing 1 gelas

Sumber Pustaka

Similar Posts

  • |

    Terompetan Ungu

    Terompetan Ungu Terompetan ungu adalah semak/herba tahunan/lebih dari satu tahun dengan bunga berbentuk corong berwarna ungu ke-ungu-kebiruan dengan tenggorokan kuning atau krem, anggota famili Acanthaceae. Nama Latin Terompetan Ungu Thunbergia erecta (Benth.) T.Anderson Terompetan ungu (Thunbergia erecta (Benth.) T.Anderson) adalah tumbuhan alamat dari Afrika tropis barat yang berkembang sebagai semak tegak kadang merambat, dikenal karena bunga terompetnya…

  • |

    Marasi

    Marasi Marasi adalah herba berumpun dari famili Hypoxidaceae yang menghasilkan buah kecil berisi daging putih yang bisa dimakan dan mengandung protein perasa manis/pengubah rasa. Nama Latin Marasi Curculigo latifolia Dryand. ex W.T. Aiton Marasi (Curculigo latifolia Dryand. ex W.T. Aiton) adalah tumbuhan herba perenial tanpa batang jelas (stemless) yang tumbuh berkerumun dengan daun panjang, bunga kuning, dan…

  • | |

    Ciplukan

    Ciplukan Ciplukan adalah tanaman herba tahunan dari family Solanaceae yang memiliki buah yang bisa dimakan setelah masak, tapi bagian lainnya memiliki zat toksik. Nama Latin Ciplukan Physalis angulata L. Ciplukan (Physalis angulata L.) adalah sebuah spesies herba yang banyak tumbuh liar di daerah tropis dan subtropis, dikenal karena buahnya yang dilindungi oleh kulit (kelopak membesar) dan dipakai…

  • |

    Nona Makan Sirih

    Nona Makan Sirih Nona makan sirih adalah tanaman merambat tropis dari famili Lamiaceae (mint), terkenal karena bunganya dua warna, kelopak putih dan mahkota merah yang sangat dekoratif. Nama Latin Nona Makan Sirih Clerodendrum thomsoniae Balf.f. Nona makan sirih (Clerodendrum thomsoniae Balf.f.) adalah liana/semak merambat, daun hijau mengilap, bunga mencolok dikelompokkan (8–20 per cymes), dengan kaliks putih dan…

  • | |

    Kapasan

    Kapasan Kapasan adalah tanaman herba dari famili Malvaceae yang dikenal sebagai tanaman wangi (musk mallow) dan mempunyai biji beraroma muskus yang dipakai dalam parfum dan obat tradisional. Nama Latin Kapasan Abelmoschus moschatus Medik. Kapasan (Abelmoschus moschatus Medik.) adalah spesies dari genus Abelmoschus yang tumbuh sebagai herba atau semikayu, menghasilkan bunga menyerupai hibiscus dan kapsul biji harum yang…

  • |

    Kecipir

    Kecipir Kecipir adalah tanaman merambat/herba dari family Fabaceae yang sangat multifungsi karena hampir seluruh bagiannya bisa dimakan dan memiliki kandungan gizi tinggi. Nama Latin Kecipir Psophocarpus tetragonolobus (L.) DC. Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus (L.) DC.) adalah spesies leguminosa tropis/perennial yang menghasilkan polong bersayap (winged pods), umbi, daun, bunga dan biji yang semuanya mempunyai nilai gizi dan kegunaan obat-tradisional…