Eceng Gondok Hati
Eceng Gondok Hati
Eceng gondok hati adalah tanaman air mengapung dari famili Pontederiaceae yang memiliki daun berbentuk bulat menyerupai hati dan bunga berwarna ungu keunguan yang tumbuh di permukaan perairan.
Sumber: Go Botany – Native Plant Trust https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fgobotany.nativeplanttrust.org%2Fgenus%2Feichhornia%2F&psig=AOvVaw2vjbijfRednP7Idbsy9ipa&ust=1773217620636000&source=images&cd=vfe&opi=89978449&ved=0CBUQjRxqFwoTCKDDmZz3lJMDFQAAAAAdAAAAABBm
Sumber: India Biodiversity Portal https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Findiabiodiversity.org%2Fspecies%2Fshow%2F243914&psig=AOvVaw2vjbijfRednP7Idbsy9ipa&ust=1773217620636000&source=images&cd=vfe&opi=89978449&ved=0CBUQjRxqFwoTCKDDmZz3lJMDFQAAAAAdAAAAABAq
Sumber: iNaturalist Wikipedia – https://en.wikipedia.org/wiki/Eichhornia_crassipes Plants of the World Online (Kew Science) – https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:69048-1 World Flora Online – https://www.worldfloraonline.org/taxon/wfo-0000484143 FAO Aquatic Plants – https://www.fao.org/3/t0515e/T0515E03.htm CABI Invasive Species Compendium – https://www.cabi.org/isc/datasheet/20544
Eichhornia crassipes (Mart.) Solms
Eceng gondok hati (Eichhornia crassipes (Mart.) Solms) adalah tanaman air mengapung yang dikenal sebagai salah satu tumbuhan akuatik dengan pertumbuhan sangat cepat dan sering ditemukan di perairan tropis dan subtropis.
🔁 Sinonim
–
🌱 Habitat
Tanaman ini umumnya hidup di danau, sungai yang alirannya lambat, rawa, kolam, waduk. Eceng gondok tumbuh mengapung di permukaan air tawar yang kaya nutrien.
☀️ Syarat Tumbuh
Iklim: Tropis hingga subtropis
Suhu: Suhu optimal 20–30°C
Curah hujan: ±1000–3000 mm/tahun
Media tumbuh: Perairan tawar yang kaya bahan organik
Cahaya: Sinar matahari penuh
🌍 Penyebaran Tanaman
Berasal dari Amerika Selatan (khususnya wilayah Amazon). Saat ini telah menyebar luas ke Asia, Afrika, Amerika Utara, Australia.
Tanaman ini banyak ditemukan di perairan tropis dan sering dianggap sebagai spesies invasif.
🗣️ Nama Lokal
–
🌾 Agroekologi
Tanaman ini tumbuh pada perairan tawar yang tenang, danau dan rawa, sungai dengan arus lambat, ketinggian 0–1500 mdpl. Pertumbuhan sangat dipengaruhi oleh kandungan nutrien dalam air.
🌿 Morfologi
Akar: Akar serabut panjang berwarna hitam, menggantung di dalam air
Batang: Batang pendek berbentuk roset, menghubungkan daun dan akar
Daun: Daun bulat hingga oval, permukaan mengkilap, tangkai daun menggembung seperti spons sehingga membantu tanaman mengapung
Bunga: Bunga tersusun dalam tandan, warna ungu hingga ungu kebiruan, salah satu kelopak memiliki bercak kuning
Buah: Buah berupa kapsul kecil
Biji: Biji kecil dan dapat bertahan lama dalam kondisi dorman
🌱 Budidaya
Perbanyakan: Melaui biji dan tunas vegetatif (stolon)
Penanaman: Tanaman cukup ditempatkan pada kolam atau perairan
⚗️ Kandungan Bahan Kimia
Flavonoid
Alkaloid
Fenol
Saponin
Tanin
Steroid
💊 Khasiat
Antiinflamasi
Antimikroba
Penurun demam
Fitoremediasi (penyerap polutan dan logam berat dalam air)
Bahan pakan ternak dan kompos
🌿 Simplisia
Simplisia dapat diperoleh dari daun kering, seluruh bagian herba yang dikeringkan.
🧩 Bagian Tanaman yang Dimanfaatkan
Daun
Batang
Akar
Seluruh tanaman
🌿Ramuan Tradisional
Ramuan untuk membantu meredakan demam:
✅ Bahan-bahan
Segenggam daun eceng gondok segar
2 gelas air
🍵 Cara Penyajian
1. Daun dicuci hingga bersih
2. Rebus dengan 2 gelas air selama ±15 menit
3. Saring air rebusan
4. Minum satu gelas setelah dingin
Sumber Pustaka
- Wikipedia – https://en.wikipedia.org/wiki/Eichhornia_crassipes
- Plants of the World Online (Kew Science) – https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:69048-1
- World Flora Online – https://www.worldfloraonline.org/taxon/wfo-0000484143
- FAO Aquatic Plants – https://www.fao.org/3/t0515e/T0515E03.htm
- CABI Invasive Species Compendium – https://www.cabi.org/isc/datasheet/20544
