Melati Antidisentri
Melati Antidisentri
Melati Antidisentri adalah tanaman perdu hias dan obat dari famili Apocynaceae yang dikenal memiliki bunga putih harum serta telah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional, terutama untuk gangguan pencernaan dan penyakit kulit.
Sumber: 305 Greenery, Inc. https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https%3A%2F%2F305greenery.com%2Fproduct%2Fasian-snow-jasmine-9-pot%2F%3Fsrsltid%3DAfmBOorP-JjqxDIeMwP9nVyXeHXi2LvhgNIrzJrgkcWt1lohEV-lCvnC&ved=0CBYQjRxqGAoTCNjCpNjQsJUDFQAAAAAdAAAAABDmAg&opi=89978449
Sumber: POWO https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https%3A%2F%2Fpowo.science.kew.org%2Ftaxon%2Furn%3Alsid%3Aipni.org%3Anames%3A82830-1&ved=0CBYQjRxqGAoTCNjCpNjQsJUDFQAAAAAdAAAAABDCAQ&opi=89978449
Sumber: iNaturalist https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https%3A%2F%2Fwww.inaturalist.org%2Ftaxa%2F343969-Wrightia-antidysenterica&ved=0CBYQjRxqGAoTCNjCpNjQsJUDFQAAAAAdAAAAABDLAg&opi=89978449
Wrightia antidysenterica (L.) R.Br.
Melati Antidisentri (Wrightia antidysenterica (L.) R.Br.) adalah spesies perdu evergreen dalam famili Apocynaceae yang berasal dari Asia Selatan dan dikenal sebagai tanaman hias sekaligus tanaman obat karena kandungan metabolit sekundernya yang beragam.
🔁 Sinonim
Echites antidysentericus (L.) Roxb.
Nerium antidysentericum L.
Nerium zeylanicum L.
Walidda antidysenterica (L.) Pichon
🌱 Habitat
Melati antidisentri (Wrightia antidysenterica (L.) R.Br.) umumnya tumbuh pada habitat terbuka seperti semak belukar, tepi jalan, pekarangan, taman, serta hutan sekunder di daerah tropis. Adaptasinya yang baik terhadap berbagai kondisi lingkungan menjadikan spesies ini banyak dimanfaatkan sebagai tanaman hias maupun tanaman obat di kawasan tropis.
☀️ Syarat Tumbuh
Iklim: Subtropis hingga subtropis
Suhu: 12–34°C
Curah hujan: 1.200–2.500 mm/tahun
Tanah: Gembur, subur, kaya bahan organik, pH sekitar 6,5–7,5
Cahaya: Matahari penuh hingga teduh sebagian
Drainase: Baik, tidak tergenang
🌍 Penyebaran Tanaman
Berasal dari kawasan Asia Selatan, terutama India dan Sri Lanka, kemudian menyebar secara alami maupun melalui budidaya ke berbagai negara di Asia Tenggara seperti Myanmar, Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Indonesia.
🗣️ Nama Lokal
Indonesia: Melati tempel
🌾 Agroekologi
Melati antidisentri tumbuh optimal di daerah tropis dengan kelembapan sedang hingga tinggi. Tanaman ini toleran terhadap paparan sinar matahari penuh maupun naungan ringan, cukup tahan terhadap kekeringan setelah dewasa, dan memerlukan pemangkasan berkala agar tajuk tetap rimbun dan berbunga lebat.
🌿 Morfologi
Akar: Sistem akar tunggang yang kuat
Batang: Perdu berkayu, bercabang rapat sejak pangkal, tinggi sekitar 1–1,5 meter, mengandung getah putih (lateks)
Daun: Tunggal, berhadapan, berbentuk bulat telur hingga elips. Permukaan licin berwarna hijau mengilap
Bunga: Berwarna putih bersih dengan bagian tengah kekuningan, harum, bermahkota lima, muncul di ujung maupun ketiak cabang, berbunga hampir sepanjang tahun pada kondisi optimal
Buah: Berupa folikel memanjang menyerupai polong
Biji: Kecil, pipih, dan memiliki rambut halus yang membantu penyebaran oleh angin
🌱 Budidaya
Perbanyakan: Melalui biji, stek batang, dan cangkok
Penanaman: Penanaman dilakukan pada media yang porous dan kaya bahan organik
⚗️ Kandungan Bahan Kimia
Benzoxazinoid glycosides
Flavonoid glycosides
Megastigmane glycosides (Wrightiaionosides A dan B)
Indole diglycosides
Lignan
Senyawa aromatik glikosida
2-Aminobenzoyl O-β-D-apiofuranosyl-(1→6)-β-D-glucopyranoside
💊 Khasiat
Mengatasi disentri dan diare
Mengatasi gangguan motilitas usus
Meredakan sariawan
Mengatasi psoriasis
Mengatasi eksim dan berbagai penyakit kulit
Cacingan
Penurun panas
Antiinflamasi dan antimikroba
🌿 Simplisia
Simplisia yang digunakan meliputi daun kering, kulit batang, akar yang telah dikeringkan.
🧩 Bagian Tanaman yang Dimanfaatkan
Daun
Kulit batang
Akar
🌿Ramuan Tradisional
Ramuan untuk membantu mengatasi disentri:
✅ Bahan-bahan
kulit kayu melati antidisentri
Air matang secukupnya
🍵 Cara Penyajian
1. Cuci bersih kulit kayu melati antidisentri
2. Rebus kulit kayu tersebut dengan air hingga mendidih
3. Saring hasil rebusan
4. Minum selagi hangat
Sumber Pustaka
- NParks Singapore – Wrightia antidysenterica https://www.nparks.gov.sg/florafaunaweb/flora/2/5/2554
- Socfindo Conservation – Melati Antidisentri https://www.socfindoconservation.co.id/plant/741
- ScienceDirect – 2-Aminobenzoyl and Megastigmane Glycosides from Wrightia antidysenterica https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1874390018304956
- Wikipedia – Wrightia antidysenterica https://en.wikipedia.org/wiki/Wrightia_antidysenterica
- Selina Wamucii Plant Database – Wrightia antidysenterica https://www.selinawamucii.com/plants/apocynaceae/wrightia-antidysenterica/
