| |

Melati Antidisentri

Melati Antidisentri

Melati Antidisentri adalah tanaman perdu hias dan obat dari famili Apocynaceae yang dikenal memiliki bunga putih harum serta telah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional, terutama untuk gangguan pencernaan dan penyakit kulit.

Nama Latin Melati Antidisentri


Wrightia antidysenterica (L.) R.Br.

Melati Antidisentri (Wrightia antidysenterica (L.) R.Br.) adalah spesies perdu evergreen dalam famili Apocynaceae yang berasal dari Asia Selatan dan dikenal sebagai tanaman hias sekaligus tanaman obat karena kandungan metabolit sekundernya yang beragam.

🔁 Sinonim

Echites antidysentericus (L.) Roxb.
Nerium antidysentericum L.
Nerium zeylanicum L.
Walidda antidysenterica (L.) Pichon

🌱 Habitat

Melati antidisentri (Wrightia antidysenterica (L.) R.Br.) umumnya tumbuh pada habitat terbuka seperti semak belukar, tepi jalan, pekarangan, taman, serta hutan sekunder di daerah tropis. Adaptasinya yang baik terhadap berbagai kondisi lingkungan menjadikan spesies ini banyak dimanfaatkan sebagai tanaman hias maupun tanaman obat di kawasan tropis.

☀️ Syarat Tumbuh

Iklim: Subtropis hingga subtropis
Suhu: 12–34°C
Curah hujan: 1.200–2.500 mm/tahun
Tanah: Gembur, subur, kaya bahan organik, pH sekitar 6,5–7,5
Cahaya: Matahari penuh hingga teduh sebagian
Drainase: Baik, tidak tergenang

🌍 Penyebaran Tanaman

Berasal dari kawasan Asia Selatan, terutama India dan Sri Lanka, kemudian menyebar secara alami maupun melalui budidaya ke berbagai negara di Asia Tenggara seperti Myanmar, Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Indonesia.

🗣️ Nama Lokal

Indonesia: Melati tempel





🌾 Agroekologi

Melati antidisentri tumbuh optimal di daerah tropis dengan kelembapan sedang hingga tinggi. Tanaman ini toleran terhadap paparan sinar matahari penuh maupun naungan ringan, cukup tahan terhadap kekeringan setelah dewasa, dan memerlukan pemangkasan berkala agar tajuk tetap rimbun dan berbunga lebat.

🌿 Morfologi

Akar: Sistem akar tunggang yang kuat
Batang: Perdu berkayu, bercabang rapat sejak pangkal, tinggi sekitar 1–1,5 meter, mengandung getah putih (lateks)
Daun: Tunggal, berhadapan, berbentuk bulat telur hingga elips. Permukaan licin berwarna hijau mengilap
Bunga: Berwarna putih bersih dengan bagian tengah kekuningan, harum, bermahkota lima, muncul di ujung maupun ketiak cabang, berbunga hampir sepanjang tahun pada kondisi optimal
Buah: Berupa folikel memanjang menyerupai polong
Biji: Kecil, pipih, dan memiliki rambut halus yang membantu penyebaran oleh angin

🌱 Budidaya

Perbanyakan: Melalui biji, stek batang, dan cangkok
Penanaman: Penanaman dilakukan pada media yang porous dan kaya bahan organik

⚗️ Kandungan Bahan Kimia

Benzoxazinoid glycosides
Flavonoid glycosides
Megastigmane glycosides (Wrightiaionosides A dan B)
Indole diglycosides
Lignan
Senyawa aromatik glikosida
2-Aminobenzoyl O-β-D-apiofuranosyl-(1→6)-β-D-glucopyranoside

💊 Khasiat

Mengatasi disentri dan diare
Mengatasi gangguan motilitas usus
Meredakan sariawan
Mengatasi psoriasis
Mengatasi eksim dan berbagai penyakit kulit
Cacingan
Penurun panas
Antiinflamasi dan antimikroba

🌿 Simplisia

Simplisia yang digunakan meliputi daun kering, kulit batang, akar yang telah dikeringkan.

🧩 Bagian Tanaman yang Dimanfaatkan

Daun
Kulit batang
Akar

🌿Ramuan Tradisional

Ramuan untuk membantu mengatasi disentri:

✅ Bahan-bahan

kulit kayu melati antidisentri
Air matang secukupnya


🍵 Cara Penyajian

1. Cuci bersih kulit kayu melati antidisentri
2. Rebus kulit kayu tersebut dengan air hingga mendidih
3. Saring hasil rebusan
4. Minum selagi hangat

Sumber Pustaka

Similar Posts

  • |

    Lada

    Lada Lada adalah tanaman rempah merambat dari keluarga Piperaceae yang buahnya dimanfaatkan sebagai bumbu dan bahan obat tradisional. Nama Latin Lada Piper nigrum L. Lada (Piper nigrum L.) adalah tanaman perdu memanjat penghasil lada hitam, putih, dan hijau yang bernilai ekonomi tinggi. 🌿Ramuan Tradisional Ramuan untuk mengatasi masuk angin dan gangguan pencernaan: Sumber Pustaka Post Views: 69

  • |

    Singawalang

    Singawalang Singawalang adalah tanaman herba berkayu dari keluarga Phytolaccaceae yang dikenal aromatik dan banyak dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional. Nama Latin Singawalang Petiveria alliacea L. Singawalang (Petiveria alliacea L.) adalah tanaman perennial/herba yang memiliki bau menyengat khas, daun sederhana, dan bunga kecil tersusun pada malai panjang, daun dan akar sering dipakai secara tradisional. 🌿Ramuan Tradisional Ramuan untuk Mengatasi…

  • |

    Gedi

    Gedi Gedi (Abelmoschus manihot) adalah tanaman dari famili Malvaceae yang daun dan bunganya dapat dikonsumsi sebagai sayur dan obat herbal. Nama Latin Abelmoschus manihot (L.) Medik Abelmoschus manihot L. Medik. merupakan anggota genus Abelmoschus yang sebelumnya termasuk dalam hibiscus, daunnya digunakan sebagai sayur dan obat tradisional. 🌿Ramuan Tradisional Sumber Pustaka Wikipedia (Id & En) – taksonomi,…

  • |

    Secang

    Secang Secang adalah perdu/pohon kecil penghasil kayu berpewarna merah dari famili Fabaceae (Caesalpinioideae), lama dimanfaatkan sebagai bahan pewarna dan tanaman obat di Asia tropis. Nama Latin Secang Biancaea sappan (L.) Tod. Secang (Biancaea sappan (L.) Tod.) adalah legum pohon kecil berduri, berdaun majemuk ganda, kayu terasnya menghasilkan zat warna merah (brazilin/brazilein). 🌿Ramuan Tradisional Ramuan untuk menjaga kebugaran…

  • |

    Jambu Air Red King

    Jambu Air Red King Jambu air Red King adalah kultivar jambu air tropis yang menghasilkan buah berwarna merah cerah dan manis. Nama Latin JAMBU AIR RED KING Syzygium aqueum ‘Red King’ Syzygium aqueum ‘Red King’ adalah pohon buah tropis dalam keluarga Myrtaceae. Tanaman ini berupa pohon kecil hingga sedang (5–10 meter), berumur panjang, dengan tajuk…

  • | |

    Daun Kari

    Daun Kari Daun kari adalah pohon kecil atau semak penghasil daun aromatik dari famili Rutaceae, sering digunakan sebagai rempah dan obat tradisional. Nama Latin Daun Kari Murraya koenigii (L.) Spreng. Daun kari (Murraya koenigii (L.) Spreng.) adalah tanaman rempah dan obat yang menghasilkan daun komposit aromatik yang menjadi bahan pokok dalam kuliner Asia Selatan dan Asia Tenggara….