|

Keladi Satoimo

Keladi Satoimo

Keladi satoimo adalah tanaman herba berumbi dari famili Araceae yang menghasilkan banyak umbi anakan (cormel) dan banyak dibudidayakan sebagai tanaman pangan bernilai gizi tinggi di Asia.

Nama Latin Keladi satoimo

Colocasia esculenta var. Antiquorum

Keladi satoimo (Colocasia esculenta var. Antiquorum) adalah varietas talas yang dicirikan oleh umbi induk berukuran relatif kecil dengan banyak umbi anakan, sehingga banyak dimanfaatkan sebagai bahan pangan, sayuran, dan komoditas pertanian. Dikenal sebagai talas Jepang, karena masyarakat Jepang umumnya mengonsumsi talas Satoimo sebagai makanan pokok

🔁 Sinonim

🌱 Habitat

Keladi satoimo tumbuh secara alami maupun dibudidayakan pada daerah tropis dan subtropis yang lembap, seperti tepi sungai, lahan pertanian, kebun, sawah tadah hujan, dan daerah dengan tanah gembur yang kaya bahan organik. Tanaman ini tumbuh optimal pada tanah yang selalu lembap tetapi tidak tergenang dalam waktu lama, dengan paparan sinar matahari penuh hingga naungan ringan.

☀️ Syarat Tumbuh

Iklim: Tropis dan subtropis lembap
Suhu: 20–30°C
Curah hujan: 1.500–2.500 mm/tahun
Tanah: Lempung berpasir atau lempung berhumus yang subur. pH tanah 5,5–7,0
Cahaya: Matahari penuh hingga naungan parsial
Drainase: Baik dengan kelembapan tanah yang stabil

🌍 Penyebaran Tanaman

Diperkirakan berasal dari kawasan Asia Tenggara hingga India, kemudian berkembang luas di Jepang, Tiongkok, Korea, Taiwan, dan negara-negara Asia lainnya sebagai tanaman pangan penting. Saat ini satoimo juga dibudidayakan di berbagai wilayah tropis dan subtropis, termasuk Indonesia, Filipina, Thailand, Malaysia, Australia, Selandia Baru, Amerika Serikat (Hawaii), serta beberapa negara di Afrika dan Eropa. Di Indonesia, tanaman ini mulai banyak dikembangkan sebagai komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi.

🗣️ Nama Lokal





🌾 Agroekologi

Keladi satoimo merupakan tanaman yang beradaptasi baik pada lahan dataran rendah hingga pegunungan dengan curah hujan cukup. Pertumbuhan optimal dicapai pada tanah yang subur, kaya bahan organik, dan memiliki kelembapan tinggi. Tanaman ini memiliki toleransi lebih baik terhadap lahan yang tidak tergenang dibandingkan talas sawah, sehingga sesuai dibudidayakan pada lahan kering beririgasi maupun kebun.

🌿 Morfologi

Akar: Sistem akar serabut yang berkembang dari umbi
Umbi: Umbi induk berbentuk bulat hingga oval, menghasilkan banyak umbi anakan (cormel) yang menjadi ciri khas varietas ini. Daging umbi berwarna putih hingga krem
Batang: Batang sejati sangat pendek dan berada di bawah permukaan tanah, pelepah daun membentuk batang semu
Daun: Daun tunggal berbentuk jantung hingga perisai. Berwarna hijau tua hingga hijau muda, permukaan halus dengan tulang daun yang jelas, tangkai daun tegak dan kokoh
Bunga: Bunga majemuk bertipe tongkol (spadix) yang diselubungi seludang (spathe) berwarna kuning kehijauan. Bunga jarang muncul pada tanaman budidaya

🌱 Budidaya

Perbanyakan: Menggunakan potongan umbi atau anakan
Penanaman: Penanaman dilakukan pada tanah yang telah diberi pupuk kandang atau kompos
Panen: Umbi dipanen pada umur sekitar 7–10 bulan setelah tanam, ketika daun mulai menguning dan mengering

⚗️ Kandungan Bahan Kimia

Karbohidrat (pati)
Serat pangan
Protein
Vitamin C, B1 (tiamin), B6
Kalium
Magnesium
Fosfor
Kalsium
Zat besi
Senyawa fenolik
Flavonoid
Mukopolisakarida
Kristal kalsium oksalat

💊 Khasiat

Sebagai sumber karbohidrat alternatif
Membantu memenuhi kebutuhan serat pangan
Mendukung kesehatan sistem pencernaan
Menjaga kesehatan jantung
Antioksidan
Menjaga daya tahan tubuh

🌿 Simplisia

Simplisia yang dapat diperoleh dari tanaman ini meliputi umbi kering, daun kering, tepung umbi.

🧩 Bagian Tanaman yang Dimanfaatkan

Umbi induk
Umbi anakan
Daun muda (setelah dimasak)
Tangkai daun muda

🌿Ramuan Tradisional

Ramuan untuk membantu memulihkan energi:

Bahan-bahan

200 gram umbi satoimo
500 ml air
Sedikit garam atau gula merah (sesuai selera)

🍵 Cara Penyajian

1. Kupas umbi dan cuci hingga bersih
2. Rebus selama 30–40 menit hingga umbi lunak
3. Umbi rebus dapat langsung dikonsumsi atau dihaluskan menjadi bubur
4. Dapat pula diolah menjadi sup, kolak, atau campuran berbagai hidangan tradisional

Sumber Pustaka

Similar Posts

  • |

    Ruku-ruku

    Ruku-ruku Ruku-ruku adalah herba tahunan aromatik dari famili Lamiaceae yang dikenal luas sebagai tanaman obat dan religius di Asia Selatan dan Tenggara. Nama Latin Ruku-ruku Ocimum tenuiflorium L. Ruku-ruku (Ocimum tenuiflorium L.) adalah herba tahunan beraroma khas dengan daun hijau atau keunguan, banyak dimanfaatkan sebagai obat tradisional dan tanaman suci. 🌿Ramuan Tradisional Ramuan untuk Mengatasi batuk &…

  • |

    Membrillo

    Membrillo Membrillo adalah pohon bawah-tajuk hutan hujan tropis dari famili Lecythidaceae (kerabat Brazil-nut) dengan bunga besar mencolok dan daun tersusun “roset” di ujung cabang. Nama Latin Membrillo Gustavia superba (Kunth) O.Berg Membrillo (Gustavia superba (Kunth) O.Berg) adalah pohon evergreen 5–20 m, sedikit bercabang, berdaun sangat besar, bunganya 10–15 cm, benang sari banyak menyatu membentuk cincin kuning khas….

  • | |

    Thyme Rambat

    Thyme Rambat Thyme rambat adalah tanaman herbal aromatik dari famili Lamiaceae (Labiatae) yang banyak dimanfaatkan sebagai bumbu masakan, tanaman obat, serta tanaman penutup tanah karena memiliki aroma khas dan kaya minyak atsiri. Nama Latin Thyme rambat Thymus vulgaris  L. Thyme rambat (Thymus vulgaris  L.) adalah spesies thyme yang berasal dari kawasan Mediterania dan dikenal sebagai…

  • |

    Pisang-pisangan

    Pisang-pisangan Pisang-pisangan merupakan kelompok tanaman berbunga dari famili Zingiberaceae, yang dikenal karena daunnya yang lebar menyerupai daun pisang dan memiliki nilai estetika. Nama Latin Pisang Kepok Heliconia psittacorum L.f Heliconia psittacorum L.f ;Merupakan genus tanaman tropis yang menyerupai daun pisang dan sering dijumpai di hutan hujan sebagai tanaman semak berdaun besar dengan bunga mencolok.Catatan: Di…

  • |

    Kenikir

    Kenikir Kenikir merupakan tanaman herbal satu tahunan dari family Asteraceae. Nama Latin Cosmos caudatus Kunth Cosmos caudatus Kunth adalah spesies berbunga dalam genus Cosmos, berwarna ungu, pink, atau putih, dan biasa digunakan sebagai sayuran tradisional. 🌿Ramuan Tradisional Ramuan untuk mengatasi diabetes / hipertensi / osteoporosi: Sumber Pustaka “Cosmos caudatus”, Wikipedia Bahasa Inggris “Kenikir (Cosmos)”, Wikipedia Bahasa…

  • | |

    Ciplukan

    Ciplukan Ciplukan adalah tanaman herba tahunan dari family Solanaceae yang memiliki buah yang bisa dimakan setelah masak, tapi bagian lainnya memiliki zat toksik. Nama Latin Ciplukan Physalis angulata L. Ciplukan (Physalis angulata L.) adalah sebuah spesies herba yang banyak tumbuh liar di daerah tropis dan subtropis, dikenal karena buahnya yang dilindungi oleh kulit (kelopak membesar) dan dipakai…