| |

Keladi Beneng

Keladi Beneng

Keladi beneng adalah tanaman herba berumbi dari famili Araceae yang memiliki daun berukuran sangat besar dan umbinya kaya pati sehingga dimanfaatkan sebagai sumber pangan, tanaman hias, dan bahan baku industri pangan.

Nama Latin Keladi beneng

Xanthosoma undipes (K.Koch & C.D.Bouché) K.Koch

Keladi beneng (Xanthosoma undipes (K.Koch & C.D.Bouché) K.Koch) adalah tanaman tahunan tropis berumbi yang termasuk genus Xanthosoma dan dikenal memiliki pertumbuhan vigor, daun berukuran besar, serta umbi yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan setelah diolah dengan benar.

🔁 Sinonim

Alocasia undipes K.Koch & C.D.Bouché

🌱 Habitat

Keladi beneng tumbuh secara alami di hutan hujan tropis, tepi sungai, lahan terbuka yang lembap, serta kawasan dengan tanah yang kaya bahan organik. Tanaman ini menyukai lingkungan dengan kelembapan tinggi, curah hujan melimpah, dan tanah yang gembur serta memiliki drainase baik. Di Indonesia, keladi beneng banyak tumbuh dan dibudidayakan di dataran rendah hingga perbukitan, terutama pada lahan yang tidak tergenang air secara permanen.

☀️ Syarat Tumbuh

Iklim: Tropis lembap
Suhu: 24–32°C
Curah hujan: 1.500–3.500 mm/tahun
Tanah: Lempung berpasir atau lempung berhumus yang subur. pH tanah 5,5–7,0
Cahaya: Matahari penuh hingga naungan ringan
Drainase: Baik, tidak tahan terhadap genangan berkepanjangan

🌍 Penyebaran Tanaman

Berasal dari kawasan tropis Amerika Tengah dan Amerika Selatan, kemudian menyebar ke berbagai wilayah tropis melalui budidaya sebagai tanaman pangan. Saat ini tanaman ini banyak ditemukan di Karibia, Amerika Selatan, Afrika Barat, Asia Tenggara, serta Kepulauan Pasifik. Di Indonesia, keladi beneng dikenal luas terutama di Provinsi Banten, khususnya Kabupaten Pandeglang, dan telah dibudidayakan di berbagai daerah sebagai sumber pangan alternatif, tanaman konservasi, serta tanaman hias berdaun besar.

🗣️ Nama Lokal

Internasional: Tall elephant’s ear (Inggris)



🌾 Agroekologi

Keladi beneng merupakan tanaman tropis yang mampu tumbuh baik pada tanah subur dengan kandungan bahan organik tinggi. Sistem perakarannya yang kuat membantu mengurangi erosi pada lahan miring, sementara tajuk daunnya yang lebar berperan menjaga kelembapan tanah. Tanaman ini memiliki produktivitas umbi yang tinggi apabila memperoleh suplai air dan unsur hara yang cukup.

🌿 Morfologi

Akar: Sistem akar serabut yang berkembang dari umbi
Umbi: Umbi batang (corm) berukuran besar, menghasilkan umbi samping. Daging umbi berwarna putih kekuningan dan kaya pati
Batang: Batang sejati sangat pendek dan berada di bawah tanah. Membentuk batang semu dari pelepah daun
Daun: Daun tunggal sangat besar, berbentuk anak panah (sagitat). Permukaan hijau mengilap dengan tulang daun yang jelas, tangkai daun panjang, kokoh, dan tegak
Bunga: Bunga majemuk bertipe tongkol (spadix) yang diselubungi seludang (spathe). Seludang berwarna hijau muda hingga krem. Bunga jantan dan betina terdapat pada tongkol yang sama

🌱 Budidaya

Perbanyakan: Menggunakan potongan umbi atau anakan
Penanaman: Penanaman dilakukan pada tanah yang telah diberi pupuk kandang atau kompos
Panen: Umbi dapat dipanen pada umur sekitar 8–12 bulan setelah tanam

⚗️ Kandungan Bahan Kimia

Karbohidrat (pati)
Serat pangan
Protein
Vitamin C, B kompleks
Kalium
Fosfor
Magnesium
Kalsium
Flavonoid
Senyawa fenolik
Tanin
Kristal kalsium oksalat

💊 Khasiat

Sebagai sumber karbohidrat alternatif pengganti beras atau gandum
Memenuhi kebutuhan serat pangan
Sumber antioksidan
Mendukung kesehatan saluran pencernaan

🌿 Simplisia

Simplisia yang dapat diperoleh dari tanaman ini meliputi umbi kering, daun kering, tepung umbi sebagai bahan baku penelitian dan pangan fungsional.

🧩 Bagian Tanaman yang Dimanfaatkan

Umbi
Daun muda
Tangkai daun (setelah diolah)
Tepung umbi

🌿Ramuan Tradisional

Ramuan untuk membantu memenuhi kebutuhan energi:

✅ Bahan-bahan

200 gram umbi keladi beneng
Air secukupnya
Sedikit garam (opsional)

🍵 Cara Penyajian

1. Kupas umbi dan cuci hingga bersih
2. Rendam dalam air bersih selama beberapa jam untuk membantu mengurangi kandungan kalsium oksalat
3. Rebus hingga matang dan lunak, kemudian tiriskan
4. Umbi rebus dapat dikonsumsi langsung atau diolah menjadi bubur, tepung, maupun berbagai makanan tradisional

Sumber Pustaka

Similar Posts

  • |

    Buah Tin Hitam

    Buah Tin Hitam Buah Tin Hitam adalah salah satu varietas berkulit gelap dari pohon ara (Ficus carica) yang termasuk keluarga Moraceae. Nama Latin Kecombrang Ficus carica L. Ficus carica L.; varietas berkulit gelap sering disebut Cultivar “Black Mission”, “Black Genoa”, atau kultivar lokal sejenis. 🌿Ramuan Tradisional Untuk mengatasi sembelit/konstipasi. Ramuan: Sirup Tin (tradisional) — dikenal…

  • |

    Pulutan

    Pulutan Pulutan adalah tanaman herbal dari keluarga Malvaceae yang biasa tumbuh liar dan digunakan dalam pengobatan tradisional. Nama Latin Pulutan Urena lobata L. Pulutan (TUrena lobata L.) adalah tumbuhan tegak atau semak kecil yang memiliki bunga berwarna merah muda dan buah berduri yang mudah menempel, serta dimanfaatkan sebagai tanaman obat dan serat. 🌿Ramuan Tradisional Ramuan untuk Mengatasi…

  • |

    Adam Hawa

    Adam Hawa Adam hawa adalah tanaman hias berwarna mencolok yang termasuk dalam famili Commelinaceae. Nama Latin Adam Hawa Tradescantia spathacea Sw. Adam hawa (Tradescantia spathacea Sw.) adalah spesies tanaman hias tropis yang dikenal karena daunnya yang berwarna hijau di bagian atas dan ungu di bagian bawah. 🌿Ramuan Tradisional Ramuan untuk Mengatasi radang tenggorokan: Sumber Pustaka Post Views:…

  • |

    Bayam Tinta

    Bayam Tinta Bayam Tinta adalah herba besar tahunan dari keluarga Phytolaccaceae. Bayam tinta berasal dari Amerika Utara bagian timur dan Meksiko dan telah diperkenalkan di Eropa, Afrika, dan Asia. Semua bagian tanaman ini beracun terutama beracun bagi anak-anak. Getahnya tajam dan dapat menyebabkan iritasi kulit. Tanaman ini dapat ditanam sebagai tanaman hias, dan dibudidayakan sebagai…

  • |

    Keladi Katak

    Keladi Katak Keladi katak adalah tumbuhan berumbi dari famili Asparagaceae / Hyacinthaceae (keluarga buncis-buncisan / hyacinth) yang populer sebagai tanaman hias berdaun bercak-bercak dan juga memiliki catatan pemanfaatan tradisional di Afrika Selatan. Nama Latin Keladi Katak Drimiopsis maculata Lindl. & Paxton Keladi katak (Drimiopsis maculata Lindl. & Paxton) adalah geofit berumbi (bulbous geophyte) dengan daun hijau bertompok…

  • |

    Ginseng Jawa

    Ginseng Jawa Ginseng jawa adalah tanaman sukulen semak dari keluarga Talinaceae, dikenal karena khasiat obat tradisional dan daunnya yang dapat dikonsumsi. Nama Latin Ginseng Jawa Curcuma zedoaria Ginseng jawa (Curcuma zedoaria) adalah sukulen semak yang akar dan daunnya digunakan secara tradisional sebagai obat dan sayuran. 🌿Ramuan Tradisional Ramuan untuk meningkatkan memori dan sistem saraf otak:…