Kaliandra Pink
Kaliandra Pink
Kaliandra pink adalah perdu atau pohon kecil dari famili Fabaceae yang memiliki bunga berbentuk seperti kuas (powder puff) berwarna merah muda hingga merah dan banyak dimanfaatkan sebagai tanaman hias, peneduh, serta sumber pakan lebah.
Sumber: Manfaat.co.id https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https%3A%2F%2Fmanfaat.co.id%2Fmanfaat-pohon-kaliandra%2Fpohon-kaliandra&ved=0CBYQjRxqFwoTCMDlhd2FwJUDFQAAAAAdAAAAABBU&opi=89978449
Sumber: Ciriciripohon.com https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https%3A%2F%2Fwww.ciriciripohon.com%2F2020%2F03%2Fciri-ciri-pohon-kaliandra-di-alam-liar.html&ved=0CBYQjRxqFwoTCMDlhd2FwJUDFQAAAAAdAAAAABBv&opi=89978449
Sumber: Taman Husada Graha Famili https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https%3A%2F%2Fwww.tamanhusadagrahafamili.com%2F4789&ved=0CBYQjRxqGAoTCMDlhd2FwJUDFQAAAAAdAAAAABD_Ag&opi=89978449
Calliandra sp
Kaliandra pink (Calliandra sp) adalah kelompok tanaman berkayu tropis yang terdiri atas lebih dari 130 spesies dan dikenal karena bunga dengan benang sari panjang yang mencolok serta kemampuannya mengikat nitrogen melalui simbiosis dengan bakteri akar.
🔁 Sinonim
–
🌱 Habitat
Kaliandra pink tumbuh secara alami di hutan tropis, tepi hutan, semak belukar, padang rumput, dan daerah terbuka dengan intensitas cahaya tinggi. Tanaman ini mampu tumbuh pada berbagai jenis tanah, mulai dari tanah lempung hingga berpasir, selama memiliki drainase yang baik. Kaliandra juga banyak ditemukan di pekarangan, taman, kebun, dan kawasan penghijauan karena toleran terhadap kondisi kering dan mudah beradaptasi.
☀️ Syarat Tumbuh
Iklim: Tropis hingga subtropis.
Suhu: 20–32°C
Curah hujan: 1.000–3.000 mm/tahun
Tanah: Lempung, lempung berpasir, hingga tanah berbatu yang subur. pH tanah 5,5–7,5
Cahaya: Matahari penuh
Drainase: Baik, tidak tahan terhadap genangan berkepanjangan
🌍 Penyebaran Tanaman
Berasal dari kawasan tropis Amerika, terutama Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Berbagai spesiesnya telah diperkenalkan ke Asia, Afrika, Australia, dan Kepulauan Pasifik sebagai tanaman hias, tanaman konservasi tanah, tanaman peneduh, serta sumber pakan lebah. Di Indonesia, kaliandra banyak dibudidayakan di Jawa, Sumatra, Bali, Kalimantan, Sulawesi, dan Nusa Tenggara sebagai tanaman penghijauan, pagar hidup, penghias taman, dan tanaman penghasil nektar bagi lebah.
🗣️ Nama Lokal
–
🌾 Agroekologi
Kaliandra pink merupakan tanaman yang mudah beradaptasi pada berbagai kondisi lahan dan memiliki kemampuan mengikat nitrogen melalui bintil akar sehingga dapat meningkatkan kesuburan tanah. Tanaman ini tumbuh cepat, toleran terhadap pemangkasan, serta menghasilkan bunga hampir sepanjang tahun apabila memperoleh sinar matahari yang cukup.
🌿 Morfologi
Akar: Akar tunggang kuat dengan banyak akar lateral
Batang: Berkayu, tegak dan bercabang banyak
Daun: Daun majemuk menyirip ganda (bipinnate). Anak daun kecil-kecil berbentuk lonjong, berwarna hijau muda hingga hijau tua
Bunga: Tersusun dalam bongkol, tidak memiliki mahkota yang mencolok. Benang sari sangat panjang membentuk bola menyerupai kuas, berwarna merah muda, merah muda tua hingga merah
Buah: Buah polong pipih, berwarna hijau saat muda dan cokelat saat masak, pecah ketika matang
Biji: Pipih, keras, berwarna cokelat kehitaman
🌱 Budidaya
Perbanyakan: Melalui biji, stek batang, atau cangkok
Penanaman: Penanaman dilakukan pada lokasi terbuka dengan sinar matahari penuh
⚗️ Kandungan Bahan Kimia
Flavonoid
Tanin
Saponin
Terpenoid
Senyawa fenolik
Alkaloid
💊 Khasiat
Antioksidan
Antimikroba
Antiinflamasi
Mempercepat penyembuhan luka
🌿 Simplisia
Belum terdapat monografi simplisia resmi untuk Calliandra sp. dalam Farmakope Indonesia maupun farmakope internasional. Pada beberapa penelitian, simplisia yang digunakan berupa daun kering, kulit batang kering, bunga kering.
🧩 Bagian Tanaman yang Dimanfaatkan
Daun
Bunga
Kulit batang
Seluruh tanaman sebagai tanaman hias
🌿Ramuan Tradisional
Ramuan untuk membantu perawatan luka ringan:
✅ Bahan-bahan
Segenggam daun kaliandra segar
Air bersih secukupnya
🍵 Cara Penyajian
1. Cuci daun hingga bersih
2. Tumbuk daun sampai halus
3. Tempelkan pada bagian kulit yang mengalami luka ringan setelah luka dibersihkan
4. Ganti balutan 1–2 kali sehari
Sumber Pustaka
- Royal Botanic Gardens, Kew. Plants of the World Online (POWO) – Calliandra. https://powo.science.kew.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:30009033-2
- World Flora Online. Genus Calliandra. https://www.worldfloraonline.org/
- Missouri Botanical Garden – Tropicos. Genus Calliandra. https://tropicos.org/name/40018817
- CABI Digital Library. Genus Calliandra. https://www.cabidigitallibrary.org/
- Agroforestry Database 4.0 (World Agroforestry/ICRAF). Calliandra species. https://apps.worldagroforestry.org/treedb/
- PROSEA (Plant Resources of South-East Asia). Forages and Green Manure – Calliandra spp. https://prosea.prota4u.org/
