Bunga Canna
Bunga Canna
Bunga Canna adalah tanaman berumbi dari famili Cannaceae, dikenal juga dengan nama canna lily atau Indian shot, yang sering ditanam sebagai penghias taman serta sebagai sumber umbi tepung.
Canna indica L.
Bunga Canna (Canna indica L.) adalah tumbuhan herba perkebunan dengan batang tegak hingga 2,5 m, daun besar, dan bunga mencolok, serta umbi yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber pati.
🌱 Habitat
Tumbuh alami di dataran rendah hingga pegunungan tropis/subtropis (0–2.700 m), menyukai lokasi lembap, tepian sungai, lahan terbuka, serta habitat taman dan pekarangan.
☀️ Syarat Tumbuh
Iklim: Tropis, subtropis, atau temperate hangat (14–27 °C), peka terhadap frost
Curah hujan: 500–4.500 mm/tahun, toleran terhadap variasi lembap hingga sedikit kering
Tanah: Lembap, humus, berdrainase baik; pH netral–asam hingga alkali (5,5–7,5)
Cahaya: Sinar penuh (6–8 jam/hari); toleran sebagian naungan
Drainase: Penting agar umbi tidak busuk
🌍 Penyebaran Tanaman
Asli dari Amerika Tengah dan Selatan (Meksiko, Brasil, Kolombia dkk.), kini tersebar luas dan naturalisasi di AS tenggara, Eropa, Afrika tropis, Asia Tenggara (Indonesia), Oceania.
🗣️ Nama Lokal
Batak: Hosbe
Sunda: Ganyal
Jawa: Limbong, Nyindra, Mindro
Internasional: Canna lily, Indian shot, African arrowroot (Inggris)
🌾 Agroekologi
Cocok sebagai tanaman hias taman dan pekarangan, juga ditanam sebagai sumber pati pada lahan lembap dan agroekosistem basah (tepi rawa, pertanian terpadu).
🌿 Morfologi
Akar/umbi: Umbi rimpang panjang hingga 60 cm, kaya pati
Batang: Tegak, unbranched atau sedikit bercabang
Daun: Besar, elips hingga 60 × 20 cm, urat paralel
Bunga: Berwarna cerah (merah, oranye, kuning), terminal, mencolok
Buah/Biji: Kapsul kecil berisi biji keras
🌱 Budidaya
Perbanyakan: melalui pembagian rimpang atau biji;
Penanaman: tanam rimpang 10 cm dalam setelah frost; media kaya organik;
Penyiraman: siram secara teratur;
Panen: panen rimpang setelah 6–10 bulan
⚗️ Kandungan Bahan Kimia
Pati besar
Flavonoid
Alkaloid
Saponin
Tannin
Steroid
Betulinic & oleanolic acid
Cyanidin glikosida
Asam organik fenolik
Protein
Karbohidrat
💊 Khasiat
Antidiarrheal
Anti-inflammatory
Analgesic
Hemostatic
Hepatoprotektif
Antioxidant
Antimicrobial
Antiviral (termasuk anti-HIV RT)
Cytotoxic (anti-kanker)
Antiparasit
Mengatasi keputihan dan kanker kandungan
Radang saluran kencing
Menyembuhkan panas dalam
Menghentikan pendarahan
🌿 Simplisia
Daun, bunga, dan rimpang dikeringkan untuk pembuatan obat tradisional, ekstrak, atau rempah terapeutik.
🧩 Bagian Tanaman yang Dimanfaatkan
Umbi : pati dan makanan
Daun & bunga : obat tradisional antidiarrheal/hemostatik
Rimpang : untuk nutrisi dan remedial
🌿Ramuan Tradisional
Ramuan untuk Mengatasi diare dan perdarahan/hematemesis:
✅ Bahan-bahan
Daun/bunga segar/rimpang (20–50 g)
Air rebusan 300–500 mL
🍵 Cara Penyajian
1. Cuci bersih bahan sesuai kebutuhan
2. Iris atau potong
3. Rebus 10–20 menit sampai ekstrak merata
4. Saring, minum 1–2× sehari hangat
5. Untuk penggunaan topikal (perdarahan), celup kain ke rebusan hangat dan kompres
Sumber Pustaka
- Wikipedia – Canna indica
- IJPCR 2019 – Farmakognostik & fitokimia
- PMC IJRPC – Betulinic acid & efektif terapeutik
- Socfindo Conservation https://www.socfindoconservation.co.id/plant/513
- ScienceDirect – Rhizome starch & nutrisi
- PMC 2018 – Profil metabolit rimpang


