Buak Cau
Buak Cau
Buak Cau adalah tanaman perdu dari keluarga Fabaceae yang bersifat mengikat nitrogen dan digunakan secara tradisional sebagai obat dan insektisida.
Ohwia caudata (Thunb.) H.Ohashi
Buak Cau (Ohwia caudata (Thunb.) H.Ohashi) adalah perdu tumbuh tegak hingga 1–2 m dengan cabang banyak dan daun majemuk bertiga.
🔁 Sinonim
Catenaria caudata (Thunb.) Schindl.
Desmodium caudatum (Thunb.) DC.
Hedysarum caudatum Thunb.
Meibomia caudata (Thunb.) Kuntze
🌱 Habitat
Tumbuh di tepi hutan, lereng bukit, padang rumput dan jalan setapak pada ketinggian 100–1 000 m.
☀️ Syarat Tumbuh
Iklim: hangat tropis hingga sedang
Air: moderat, kelembapan sedang–tinggi
Tanah: subur, baik drainase di tanah jelek juga karena mengikat nitrogen
Cahaya: sinar penuh 6–8 jam/hari
Drainase: baik agar akar sehat
🌍 Penyebaran Tanaman
Berasal dari Asia Timur & Tenggara (China selatan, Jepang, Korea, India, Bhutan, Myanmar, Laos, Vietnam, Malaysia, Indonesia).
🗣️ Nama Lokal
Malaysia: Buak Chau
🌾 Agroekologi
Digolongkan sebagai tanaman penambat nitrogen, ideal untuk rotasi tanaman dan pemulihan lahan. Tumbuh cepat, berpotensi menyebar jika tidak dipantau.
🌿 Morfologi
Batang & akar: batang lebat, berkayu, tumbuh hingga 2 m, berakar nitrogen.
Daun: trifoliolat, letak majemuk, ujung daun lanceolat 5–9 × 1.5–2.5 cm.
Bunga: kejompok (raceme) 5–30 cm, bunga papilionaceous hijau-putih.
Buah: polong memanjang 5–7 cm dengan 4–8 ruas, berbulu. Biji berbentuk pipih.
🌱 Budidaya
Perbanyakan: melalui biji (perlu scarifikasi, berkecambah 1–4 bulan pada 25 °C) atau pemisahan rumpun dan stek batang/kayu setengah tua
Penanaman: Tanam di tanah gembur, latar sinar penuh hingga teduh, jaga kelembapan
⚗️ Kandungan Bahan Kimia
Flavonoid (yokovanol dan turunannya)
Alkaloid (termasuk DMT trace)
Triterpenoid (caudatan A/B)
Polifenol
💊 Khasiat
Analgesik
Antipiretik
Antiseptik
Diuretik
Vulnerary
Digunakan untuk demam, nyeri, infeksi saluran pencernaan, diare, pilek, luka, scabies, icterohepatitis, abses
🌿 Simplisia
Herba dipanen (daun, batang, akarnya), dicuci, dijemur atau dikeringkan teduh lalu disimpan di tempat gelap dan kering. Bisa dibuat bubuk atau diseduh.
🧩 Bagian Tanaman yang Dimanfaatkan
Daun, batang, akar, baik segar maupun kering digunakan sebagai obat atau insektisida.
🌿Ramuan Tradisional
Ramuan untuk Mengatasi Demam & infeksi usus:
✅ Bahan-bahan
30–50 g daun/batang
2 gelas air
Madu (opsional)
🍵 Cara Penyajian
1. Cuci bersih daun/batang
2. Rebus dalam 2 gelas air sampai tersisa satu
3. Saring, tambahkan madu (opsinal)
4. Minum 2 kali per hari
Sumber Pustaka
- Wikipedia – Ohwia caudata: klasifikasi, taksonomi, penggunaan insektisida, obat tradisional
- Useful Tropical Plants – deskripsi botani, agroekologi
- NParks (Singapore) – morfologi, budidaya, pemurnian tanah
- Socfindo Conservation
- PubMed/NCBI – efek antioksidan & kardioprotektif
- Wikipedia Cina, sumber etnobotani – penggunaan obat & antiseptik


