Pinang
Pinang
Pinang termasuk dalam famili Arecaceae, dikenal sebagai tanaman palma tropis yang memiliki nilai ekonomi dan etnomedisin penting.
Areca catechu L.
Areca catechu L. – Merupakan spesies palma yang menghasilkan buah pinang, digunakan secara luas dalam budaya tradisional dan pengobatan herbal.
🔁 Sinonim
Areca himalayensis Griff.,
Areca hortensis Lour.
☀️ Syarat Tumbuh
Iklim: Tropis dan lembap
Curah Hujan: 750–4.500 mm per tahun
Ketinggian Tempat: 0–1.200 m dpl
Tanah: Subur, gembur, pH 5,5–7, drainase baik
Cahaya: Sinar matahari langsung (tanaman heliotropik)
Drainase: Baik, tidak tergenang
🌍 Penyebaran Tanaman
Asal dari Asia Tenggara dan tersebar luas di India, Sri Lanka, Bangladesh, Malaysia, Indonesia, Filipina, hingga ke Pasifik dan Afrika Timur.
🗣️ Nama Lokal
Indonesia: Pinang
Jawa: Jambe
Sunda: Jambe
Bali: Pinang
Aceh: Peuet
Bugis/Makassar: Pano
🌾 Agroekologi
Cocok dibudidayakan di lahan tropis dengan kelembapan tinggi, bisa ditanam sebagai tanaman sela di perkebunan atau pekarangan rumah.
🌿 Morfologi
Akar: Akar serabut
Batang: Lurus, tidak bercabang, tinggi 10–30 meter, diameter 15–25 cm
Daun: Menyirip, panjang 1–2 meter, tumbuh di ujung batang
Bunga: Bunga majemuk dalam malai, uniseksual, warna kekuningan
Buah: Bulat telur, panjang 4–6 cm, kulit luar hijau/merah saat matang
Biji: Keras, coklat, merupakan bagian yang dimanfaatkan
🌱 Budidaya
Diperbanyak dengan biji, disemai lalu dipindah ke lahan setelah 6–12 bulan. Tanaman mulai berbuah pada umur 5–7 tahun, bisa dipanen 2–3 kali per tahun.
💊 Khasiat
Antiseptik
Stimulant ringan
Obat diare
Obat cacingan
Obat patah tulang
Menyegarkan mulut (digunakan dalam sirih pinang)
Menguatkan gigi
Mengatasi masalah nafsu makan
Haid dengan darah berlebihan
Mimisan
Sumber Pustaka
- Plants of the World Online – Kew Science
- Socfindo Conservation https://www.socfindoconservation.co.id/plant/477
- PROSEA – Plant Resources of South-East Asia
- PubMed – Areca catechu studies
- Departemen Pertanian RI: Monografi Tanaman Obat Indonesia


