Kelengkeng
|

Kelengkeng

Kelengkeng

Kelengkeng adalah pohon buah tropis anggota suku Sapindaceae yang menghasilkan buah berdaging putih, manis, dan berbiji gelap.

Nama Latin Kecombrang

Dimocarpus longan Lour.

Dimocarpus longan Lour. — spesies pohon tropis yang tersebar di Asia Tenggara dan Tiongkok selatan, dibudidayakan untuk buahnya yang dimakan segar maupun dikeringkan.

🔁 Sinonim

Euphoria longana
Nephelium longan

🌱 Habitat

Tumbuh baik sebagai tanaman pekarangan dan kebun di dataran rendah hingga perbukitan tropis; sering dibudidayakan dalam iklim tropis dan subtropis hangat.

☀️ Syarat Tumbuh

Iklim: tropis hingga subtropis hangat; toleran panas, tidak tahan beku.
Suhu: ideal 22–30°C; kerusakan jika turun mendekati titik beku.
Curah hujan: 1.200–2.000 mm/tahun, terutama dengan musim kemarau pendek untuk pembungaan baik.
Tanah: subur, berdrainase baik; pH netral sampai sedikit asam (pH ≈ 5.5–7).
Cahaya: membutuhkan sinar penuh sampai teduhan ringan; lebih produktif di lokasi cerah.
Drainase: sangat penting—genangan menyebabkan masalah akar.

🌍 Penyebaran Tanaman

Asal: Asia Tenggara / Asia Selatan–Tiongkok (disebut berasal dari wilayah seperti Tiongkok selatan dan Asia Tenggara). Sebaran: alami dan diperkenalkan di sebagian besar Asia Tenggara, Tiongkok, Taiwan, Filipina, India, beberapa pulau Pasifik, dan wilayah tropis lainnya (juga dibudidayakan di Florida dan Hawaii).

🗣️ Nama Lokal

Kelengkeng / Lengkeng (Indonesia), longan (English), 龙眼 lóngyǎn (Mandarin), lam yai (Thai), mata kucing (beberapa dialek).

🌾 Agroekologi

Cocok untuk agroforestry dan kebun campuran di zona tropis/subtropis; dapat ditanam sebagai pekarangan, di kebun bercampur bersama tanaman hortikultura lain; sensitif terhadap embun beku dan genangan.

🌿 Morfologi

Akar: akar tunggang dengan sistem akar serabut yang relatif dangkal; sensitif terhadap genangan.
Batang: pohon berkayu, bisa 9–25 m tinggi tergantung varietas dan kondisi. Kulit batang kadang agak retikuler.
Daun: daun majemuk tunggal (pinnate), 6–9 pasang anak daun, permukaan atas mengkilap.
Bunga: malai terminal panjang (panikel) berwarna kekuningan/kehijauan, bunga kecil dengan tipe fungsi berbeda (jantan, betina, hermafrodit).
Buah: bulat, kulit tipis coklat kekuningan, daging putih transparan (arillus) yang manis; biasanya 1 biji besar berwarna gelap di tengah.
Biji: keras, berwarna coklat gelap.

🌱 Budidaya

Perbanyakan: umumnya okulasi/grafting untuk mempertahankan sifat kultivar; bisa juga perbanyakan biji (buah dari biji dapat beragam).
Jarak tanam: umumnya 8–10 m antar pohon (variasi sesuai sistem).
Pemupukan: pemupukan dasar NPK dan pemupukan susulan seimbang; tambahan bahan organik dianjurkan.
Pemangkasan: pangkas untuk membentuk tajuk dan sirkulasi udara; kurangi cabang terlalu rapat agar buah berkualitas.
Penyakit/hama: serangan kutu, penggerek, jamur pada kondisi lembap; pengelolaan terpadu dianjurkan.
Panen: buah dipanen dalam malai saat matang; umur panen bergantung varietas dan iklim.

⚗️ Kandungan Bahan Kimia

Komponen yang dilaporkan meliputi polisakarida (fraksi aril), polifenol (gallic acid, corilagin, ellagic acid), flavonoid (quercetin, quercitrin), tanin, dan senyawa volatil kecil; biji dan kulit mengandung konsentrasi polifenol tinggi. Beberapa studi juga melaporkan senyawa bioaktif lain dengan aktivitas antioksidan, antimikroba, dan farmakologis potensial.

💊 Khasiat

Tradisional: daging buah dan buah kering digunakan untuk mengatasi gangguan tidur (tonik untuk menenangkan saraf), sebagai tonikum, untuk meningkatkan stamina, dan dalam beberapa formula sebagai “penambah darah/tenaga”. Biji, daun, dan perikarp digunakan dalam pengobatan rakyat untuk beragam keluhan.
Penelitian modern: menunjukkan aktivitas antioksidan, anti-inflamasi, imunomodulator, dan potensi aktivitas neuroprotektif; sejumlah kajian praklinis mendukung beberapa klaim tradisional tetapi bukti klinis terbatas.

🌿 Simplisia

Bentuk simplisia yang biasa diperdagangkan: daging buah dikeringkan (longan kering), perikarp/ kulit dikeringkan (kadang untuk ekstrak), daun/ bunga dikeringkan untuk ramuan lokal. Simplisia biji jarang dipakai sebagai simplisia biasa karena keras tetapi digunakan untuk ekstrak.

🧩 Bagian Tanaman yang Dimanfaatkan

Buah (aril/daging buah) segar atau kering, kulit/perikarp (kadang untuk bahan ekstrak), biji (digunakan untuk ekstrak), daun dan bunga (kadang untuk obat tradisional atau pasar ramuan).

🌿Ramuan Tradisional

Ramuan tradisional (contoh: untuk mengatasi susah tidur / gangguan kecemasan ringan)
Ramuan untuk membantu susah tidur (tradisional):

Bahan-bahan

10–15 buah kelengkeng kering (aril kering) atau 20–30 g aril kering; air 300–500 ml; (opsional) 1–2 irisan jahe atau sedikit madu untuk rasa.

🍵 Cara Penyajian

Rebus kelengkeng kering dalam 300–500 ml air selama 10–15 menit hingga air berkurang setengah; saring dan minum hangat 1 gelas kecil sebelum tidur. (Catatan: resep tradisional bervariasi; ini contoh sederhana berdasarkan penggunaan aril kering sebagai tonik penenang).

Sumber Pustaka

  • Plants of the World Online (Kew) — Dimocarpus longan (taksonomi & sebaran). Plants of the World Online
  • FAO / publikasi terkait buah tropis — penggunaan tradisional & budidaya. FAOHome
  • World Agroforestry (AFT) — profil spesies (penggunaan tradisional, morfologi, agroekologi). World Agroforestry+1
  • PubMed/NCBI review & artikel (kimia & aktivitas biologis longan). PubMed+1
  • IFAS / University of Florida Extension — panduan budidaya longan (Florida). Ask IFAS – Powered by EDIS
  • Missouri Botanical Garden — informasi hortikultura dan penggunaan. Missouri Botanical Gard

Similar Posts

  • |

    Bugle

    Bugle Bugle adalah tanaman herbaceous groundcover dari keluarga Lamiaceae yang biasanya ditanam sebagai penutup tanah dan memiliki bunga ungu-biru mencolok. Nama Latin Bugle Ajuga reptans  L. Bugle (Ajuga reptans  L.) adalah spesies tumbuhan bunga yang tumbuh rendah dengan daun menyebar dan bunga berwarna ungu atau biru yang muncul pada batang pendek di musim semi. 🌿Ramuan…

  • | |

    Yakon

    Yakon Yakon adalah tanaman umbi-umbian dari keluarga Asteraceae yang dikenal karena umbinya yang manis dan berserat tinggi serta rendah kalori. Nama Latin Yakon Smallanthus sonchifolius (Poepp.) H.Rob. Yakon (Smallanthus sonchifolius (Poepp.) H.Rob.) adalah spesies tanaman perdu tahunan yang berumbi, biasa dibudidayakan untuk umbi manisnya yang dapat dimakan dan bernilai gizi tinggi. 🌿Ramuan Tradisional Ramuan untuk mengatasi Diabetes:…

  • |

    Kedondong

    Kedondong adalah pohon buah dari famili Anacardiaceae yang menghasilkan buah asam-manis renyah yang sering dimakan segar atau diolah. Nama Latin Kecombrang Spondias dulcis Parkinson (sin. Spondias cytherea) Spondias dulcis Parkinson (sin. Spondias cytherea) — pohon tropis asal Melanesia yang kini tersebar luas di kawasan tropis dunia sebagai tanaman buah dan tanaman pekarangan 🌿Ramuan Tradisional Sumber…

  • |

    Garut

    Garut Garut termasuk tanaman umbi-umbian dari famili Marantaceae yang dikenal karena akarnya menghasilkan tepung bergizi tinggi.. Nama Latin Maranta arundinacea L. Maranta arundinacea L. — merupakan tanaman berumbi yang dimanfaatkan sebagai sumber karbohidrat alternatif dan ramah lambung.. 🌿Ramuan Tradisional Ramuan untuk mengatasi gangguan pencernaan seperti diare atau maag Sumber Pustaka Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang…

  • |

    Belimbing Wuluh

    Belimbing Wuluh Belimbing Wuluh adalah adalah pohon buah tropis yang bersifat asam, termasuk dalam famili Oxalidaceae. Nama Latin Belimbing Wuluh Averrhoa bilimbi L. Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) adalah pohon buah tropis dengan buah ellipsoidal sangat asam, kerap digunakan sebagai penambah rasa dalam masakan dan bahan obat tradisional. 🌿Ramuan Tradisional Ramuan untuk Mengatasi Batuk & Flu: Sumber…

  • |

    Apel Malang(Apel Manalagi)

    Apel Malang(Apel Manalagi) Apel Malang (Apel Manalagi) adalah salah satu varietas/jenis apel yang termasuk dalam famili Rosaceae dan dibudidayakan luas di daerah dataran tinggi Malang–Batu, Jawa Timur. Nama Latin Kecombrang Malus domestica Nama ilmiah umum apel budidaya adalah Malus domestica (sering pula ditemui penamaan historis/alternatif seperti Malus pumila atau rujukan lokal ke Malus sylvestris untuk…