|

Singawalang

Singawalang

Singawalang adalah tanaman herba berkayu dari keluarga Phytolaccaceae yang dikenal aromatik dan banyak dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional.

Nama Latin Singawalang

Petiveria alliacea L.

Singawalang (Petiveria alliacea L.) adalah tanaman perennial/herba yang memiliki bau menyengat khas, daun sederhana, dan bunga kecil tersusun pada malai panjang, daun dan akar sering dipakai secara tradisional.

🔁 Sinonim

Mapa graveolens Vell.
Petiveria alliacea var. grandifolia Moq.
Petiveria corrientina Rojas

🌱 Habitat

Tumbuh liar di rerimbunan hutan sekunder, tepi kebun, dan lahan terbuka di daerah tropis, menyukai lokasi yang agak lembap namun juga dapat tumbuh di kondisi lebih kering selama curah hujan musiman ada.

☀️ Syarat Tumbuh

Iklim: Tropis hingga subtropis, toleran terhadap berbagai kondisi tropis
Curah hujan: Tumbuh baik pada curah hujan sedang hingga tinggi (musim hujan membantu regenerasi), tapi toleran terhadap musim kering pendek
Tanah: Toleran pada berbagai tipe tanah dari pasir hingga lempung dengan drainase sedang, tidak menyukai genangan air berkepanjangan
Cahaya: Toleran naungan parsial hingga tempat agak terang
Drainase: Harus baik, akar rentan pada kondisi anaerobik

🌍 Penyebaran Tanaman

Berasal dari Amerika tropis (Amazon dan wilayah sekitarnya), kini tersebar di Amerika Tengah, Karibia, Meksiko, sebagian Amerika Selatan, dan diperkenalkan/ternaturalisisasi di beberapa wilayah tropis lain termasuk beberapa pulau dan kebun raya dunia. Di Indonesia dikenal dan ditanam/ ditemukan di beberapa lokasi sebagai tanaman herbal/obat.

🗣️ Nama Lokal

Indonesia: Singowalang, Singawalang


🌾 Agroekologi

Tanaman perenal/herba yang berperan dalam sistem agroforestry ringan dan pekarangan, adaptif pada kondisi tropis, berguna sebagai tanaman obat keluarga, dan umumnya tidak memerlukan perawatan intensif selain pengendalian kompetitor/ gulma.

🌿 Morfologi

Akar: Tunggang
Batang: Tegak, lunak dan berair, hijau kecokelatan, berbau seperti bawang putih
Daun: Sederhana, berlekuk jorong-oval hingga elips, permukaan agak mengkilap, susunan spiral di batang
Bunga: Biseksual, warna putih kehijauan sampai merah jambu, bentuk linier-lonjong. Tidak memiliki kelopak, benang sari 4-8
Buah: Lonjong dan sempit berbentuk taji tersusun pada tangkai, berduri. Setiap buah terdiri dari 1 biji

🌱 Budidaya

Perbanyakan: Melalui biji atau stek batang, biji dapat disemaikan pada media ringan, stek berakar relatif mudah
Pemeliharaan: Penyiraman pada awal, penyiangan dari gulma, pemangkasan jika diperlukan, panen daun/akar sesuai kebutuhan pengobatan tradisional

⚗️ Kandungan Bahan Kimia

Sulfur (mis. dibenzyl trisulfide)
Benzaldehid
Fenolik
Flavonoid
Pinitol
β-sitosterol
Allantoin
Senyawa volatil
Triterpenes
Steroids

💊 Khasiat

Analgesik, antirematik, ekspektoran, antipiretik, antimikroba
Melembutkan kulit
Mengobati bisul, TBC, pneumonia, muntah darah
Malaria
Peluruh urin (diuretik)
Peluruh keringat (sudorifik)
Peluruh cacing (vermifuge)
Menurunkan demam
Pereda kekejangan (antipasmodik)
Obat bagi penderita penyakit syaraf

🌿 Simplisia

Daun kering dan akar kering dapat disiapkan sebagai simplisia, proses pengeringan dilakukan di tempat teduh dengan aliran udara sehingga kandungan aktif relatif terjaga.

🧩 Bagian Tanaman yang Dimanfaatkan

Daun, akar, batang pangkal terutama daun dan akar yang paling sering dipakai dalam ramuan tradisional.

🌿Ramuan Tradisional

Ramuan untuk Mengatasi batuk/ekspektoran:

Bahan-bahan

Daun singowalang 5–10 lembar
500 mL air
Gula aren atau madu secukupnya

🍵 Cara Penyajian

1. Rebus daun dengan 500 mL air hingga tersisa ~250 mL
2. Rebus daun hingga mendidih
3. Saring, minum hangat 2× sehari

Sumber Pustaka

  • Socfindo Conservation https://www.socfindoconservation.co.id/plant/675
  • da Conceição BC, dkk. A Global Bibliometric Approach to Petiveria alliacea L. — PMC (artikel tinjauan). pmc.ncbi.nlm.nih.gov
  • Luz DA, dkk. Ethnobotany, phytochemistry and neuropharmacological effects of Petiveria alliacea L. — ScienceDirect review (ringkasan studi). sciencedirect.com
  • Lawal IO, dkk. Ethnobotany, chemistry and toxicity of Petiveria alliacea: A review. (Functional Food Science PDF). mail.ffhdj.com
  • Flora / Plant Atlas (USF/Florida Plant Atlas) & herbarium resources (untuk data morfologi dan sebaran).

Similar Posts

  • |

    Sono/Angsana

    Sono/Angsana Tanaman Sono termasuk dalam famili Fabaceae, dikenal sebagai pohon besar bernilai ekologis dan ekonomis tinggi.Termasuk tanaman endemi sekaligus tanaman keras (pohon pelindung dan penghijauan). Nama Latin Pterocarpus indicus Willd Pterocarpus indicus Willd. – Merupakan pohon besar yang cepat tumbuh dan sering digunakan sebagai peneduh, penghijauan, serta kayunya bernilai komersial tinggi. 🌿Ramuan Tradisional Ramuan untuk…

  • |

    Hortensia

    Hortensia Hortensia adalah tanaman hias berbunga indah dari famili Hydrangeaceae yang dikenal karena perubahan warna bunga yang dipengaruhi pH tanah. Nama Latin Hortensia Hydrangea macrophylla (Thunb.) Ser. Hortensia (Hydrangea macrophylla (Thunb.) Ser.) adalah spesies hortensia berdaun besar dengan bunga mencolok berwarna biru, merah muda, ungu, atau putih, banyak dibudidayakan di daerah beriklim sejuk. 🌿Ramuan Tradisional Ramuan untuk…

  • |

    Bunga Daylili

    Bunga Daylili Bunga daylili adalah tanaman hias berbunga dari famili Asphodelaceae yang dikenal dengan bunga berwarna oranye cerah yang biasanya mekar hanya satu hari. Nama Latin Bunga Daylili Hemerocallis fulva (L.) L. Bunga daylili (Hemerocallis fulva (L.) L.) adalah spesies tanaman herba menahun dalam genus Hemerocallis yang terkenal sebagai tanaman hias sekaligus tanaman obat tradisional. 🌿Ramuan Tradisional…

  • |

    Kacang Almond

    Kacang Almond adalahpohon berkayu dari keluarga Rosaceae yang menghasilkan biji keras yang populer sebagai kacang konsumsi (famili Rosaceae, genus Prunus). Nama Latin Kecombrang Prunus dulcis Prunus dulcis (sinonim sering dipakai: Prunus amygdalus, Amygdalus communis); spesies ini dibudidayakan untuk biji (almond) yang bersifat nutrisional dan ekonomis. 🌿Ramuan Tradisional (Catatan: ramuan tradisional bervariasi antar budaya; berikut contoh…

  • |

    Tespong

    Tespong Tespong adalah tumbuhan herba akuatik/herbiv yang berasal dari keluarga Apiaceae, dengan daun aromatik majemuk dan tumbuh di lingkungan basah seperti pinggir sungai dan rawa. Nama Latin Tespong Oenanthe javanica (Blume) DC. Tespong (Oenanthe javanica (Blume) DC.) adalah tumbuhan herba tahunan hingga perenial dari Apiaceae, tumbuh menjalar dan membentuk rumpun, berakar fibrous per node, dengan daun majemuk…

  • |

    Kupu-kupu Putih

    Kupu-kupu Putih Kupu-kupu putih adalah perdu berbunga hias dari famili Fabaceae dengan daun menjari terbelah dua menyerupai sayap kupu-kupu dan bunga putih harum berdiameter ±8–12 cm. Nama Latin Kupu-kupu Putih Bauhinia acuminata L. Kupu-kupu putih (Bauhinia acuminata L.) adalah perdu dengan daun bilobus khas genus Bauhinia, bunga putih harum, dan buah polong pipih. 🌿Ramuan Tradisional…