Kola
Kola
Kola adalah pohon tropis selalu hijau dari famili Malvaceae yang dikenal terutama karena bijinya yang mengandung kafein dan secara tradisional dikunyah sebagai bahan penyegar atau stimulan.
Cola nitida (Vent.) Schott & Endl.
Kola (Cola nitida (Vent.) Schott & Endl.) adalah spesies pohon tropis dari genus Cola dalam famili Malvaceae, yang berasal dari kawasan hutan tropis Afrika Barat dan Afrika Barat-Tengah.
🔁 Sinonim
Bichea nitida (Vent.) Farw.
Braxipis nitida (Vent.) Raf.
Cola acuminata var. latifolia K.Schum.
Cola alba A.Chev.
🌱 Habitat
Cola nitida merupakan pohon khas hutan hujan tropis dataran rendah yang panas dan lembap. Tanaman ini umumnya tumbuh pada hutan dengan tanah yang dalam, subur dan kaya bahan organik atau humus. Di habitat alaminya, tanaman dapat bertahan menghadapi musim kering sekitar tiga bulan atau lebih, tetapi pertumbuhan dan produksinya lebih baik pada kondisi lembap.
☀️ Syarat Tumbuh
Iklim: Tropis panas dan lembap dengan kelembapan udara relatif tinggi
Suhu: Sekitar 21–30 °C
Curah hujan: 1.400–2.500 mm/tahun
Cahaya: Tanaman dewasa dapat tumbuh pada cahaya penuh, sedangkan tanaman muda lebih baik memperoleh naungan parsial
Tanah: Membutuhkan tanah yang dalam, subur dan kaya humus. pH tanah sekitar 5,0–6,0
Drainase: Baik, tanaman tidak cocok pada tanah yang tergenang
🌍 Penyebaran Tanaman
Berasal dari Afrika Barat, terutama kawasan yang membentang dari Guinea hingga Ghana. Saat ini penyebaran alaminya tercatat di sejumlah negara Afrika Barat dan Afrika Barat-Tengah, termasuk Ghana, Guinea, Sierra Leone, Liberia, Pantai Gading, Nigeria, Benin, Togo, Kamerun, Gabon dan Kongo. Tanaman ini juga telah diperkenalkan ke beberapa wilayah tropis di luar Afrika.
🗣️ Nama Lokal
–
🌾 Agroekologi
Cola nitida merupakan pohon tropis dataran rendah yang tumbuh baik pada lingkungan panas, lembap dan kaya bahan organik. Tanaman dapat tumbuh pada kondisi cahaya penuh, sedangkan tanaman muda membutuhkan perlindungan atau naungan sementara. Tanah yang dalam, subur, kaya humus dan memiliki drainase baik sangat mendukung pertumbuhan. Di daerah yang lebih kering, tanaman masih dapat dibudidayakan apabila ketersediaan air tanah mencukupi.
🌿 Morfologi
Batang: Batang bulat, kadang lurus, kulit batang berwarna abu-abu hingga hampir hitam pada pohon tua dan dapat menjadi beralur atau retak
Daun: Daun tunggal, tersusun berseling, bentuk umumnya lonjong hingga elips dengan ujung meruncing. Permukaan daun relatif mengilap dan teksturnya agak tebal, dengan tulang daun utama dan tulang daun sekunder terlihat jelas
Bunga: Bunga berwarna kuning kehijauan atau putih dengan garis-garis dan pinggiran ungu dan merah di dalamnya. Bunganya membentuk kelompok pendek dan tidak beraturan, membentuk cangkir
Buah: Buah berbentuk folikel dengan permukaan berbenjol dan berwarna hijau. Buah tersusun dalam beberapa bagian dan ketika matang akan membuka untuk memperlihatkan biji
Biji: Biji berukuran sekitar 2,5 cm, berwarna merah atau putih tergantung varietas, biasanya memiliki dua kotiledon dan dibungkus kulit tipis. Biji inilah yang dikenal sebagai kola nut dan merupakan bagian tanaman yang paling bernilai secara ekonomi
🌱 Budidaya
Perbanyakan: Melalui biji dan stek
⚗️ Kandungan Bahan Kimia
Kafein
Teobromin
Teofilin
Katekin
Epikatekin
Polifenol
Tanin
Flavonoid
Alkaloid
Saponin
Proantosianidin
Triterpen
Glikosida
💊 Khasiat
Mengobati sakit kepala, migrain
Diare dan disentri
Mual di pagi hari (morning sickness)
Gangguan pencernaan
Neuralgia
Luka dan peradangan
Wasir
Maag
Penekan nafsu makan
Merangsang sistem saraf dan untuk melawan kelelahan dan depresi
🌿 Simplisia
Bahan simplisia berupa biji atau kotiledon Cola nitida yang dikeringkan dan digunakan sebagai bahan baku herbal.
🧩 Bagian Tanaman yang Dimanfaatkan
Biji/kotiledon
Kulit batang
Buah/polong
Akar
Kayu
🌿Ramuan Tradisional
Ramuan untuk menyembuhkan maag:
✅ Bahan-bahan
Kulit kayu kola
Jahe
Merica
1 gelas air hangat
🍵 Cara Penyajian
1. Ambil kulit kayu kola, jahe dan merica secukupnya
2. Rendam semua bahan
3. Tunggu hingga beberapa saat sampai berubah warna
4. Saring lalu minum
Sumber Pustaka
- Royal Botanic Gardens, Kew – Plants of the World Online (POWO). Cola nitida (Vent.) Schott & Endl.
- Socfindo Conservation. https://www.socfindoconservation.co.id/plant/1117
- FAO – Food and Agriculture Organization of the United Nations. Fruit-bearing Forest Trees: Technical Notes, Forestry Paper 34. Bagian Cola nitida. https://www.fao.org/4/t0006e/t0006e00.pdf
- PROSEA – Plant Resources of South-East Asia. Cola Schott & Endl., Handbook No. 16: Stimulants. https://prosea.prota4u.org/view.aspx?id=88
- Mbembo et al. Mini-review on the phyto-chemistry, pharmacology and toxicology of Cola nitida (Vent.) Schott & Endl. Natural Resources for Human Health, 2022.



