Asoka
Asoka
Asoka adalah pohon kecil/tengah dari famili Fabaceae (subfamili Caesalpinioideae), terkenal sebagai pohon sakral dan tanaman obat.
Ixora coccinea L.
Asoka (Ixora coccinea L.) adalah pohon tropis berdaun kompak dan bunga harum berwarna oranye-merah yang muncul dalam tandan besar
🔁 Sinonim
Ixora armeniaca Mottet
Pavetta coccinea (L.) Blume
🌱 Habitat
Tumbuh alami di hutan dataran rendah yang lembap dan daerah sepanjang sungai, pada ketinggian hingga ±750 m dpl.
☀️ Syarat Tumbuh
Iklim: Tropis–subtropis
Curah hujan: 1.250–4.000 mm/tahun; bimodal, cocok dengan musim hujan ringkas
Suhu: 15–30 °C
Tanah: Subur, gembur, kaya bahan organik, toleran drainase baik dan sesekali tergenang
herbapedia.id
Cahaya: Naungan parsial hingga cerah
Drainase: Harus baik; toleran terhadap lembap baik
🌍 Penyebaran Tanaman
Asal: Subkontinen India – Pakistan hingga Sri Lanka, juga Asia Tenggara (Malaysia, Myanmar). Sebaran: India, Nepal, Bhutan, Bangladesh, Sri Lanka; kini dibudidayakan sebagai tanaman hias
🗣️ Nama Lokal
Ashoka, Sita ashoka, Asogam (Tamil), Vanjula (Telugu), Debdaru (Bengali), Asokam (Malayalam), Hemapushpa, Tamrapallava, Kamkeli dalam bahasa daerah India
🌾 Agroekologi
Cocok sebagai tanaman pagar, penghias taman, dan elemen agroforestri di area lembap; baik untuk peneduh, menguntungkan konservasi karena menarik serangga dan burung.
🌿 Morfologi
Akar: Serabut, menyebar luas, menopang pohon
Batang: Pohon kecil hingga tinggi 6–10 m; batang tegak dengan diameter ±10 cm
Daun: Pinna tebal, 10–20 cm, 2–7 pasang foliolat; permukaan mengilap
Bunga: Tandan corymb padat, awal oranye kekuningan berubah merah, harum, 7–8 benang sari panjang
Buah: Polong pipih 8–20 × ~5 cm, berisi 4–8 biji berbentuk elips
Biji: Elips, kompres; 4–8 per buah
🌱 Budidaya
Propagasi: Dari biji (direndam 12 jam, perkecambahan ~3 minggu) atau cangkok/steck batang; steck batang untuk regenerasi cepat
Perawatan: Media kompos kaya organik; penyiraman teratur, pemupukan; pemangkasan bunga layu atau ranting kering.
⚗️ Kandungan Bahan Kimia
Kulit batang: Tannin, katekol, flavonoid, glycosida, sterol, epicatechin, procyanidin, lignin glycosides, lyoniside, nudiposide
Bunga: Asam lemak (oleic, linoleic, palmitic, stearic), β‑sitosterol, quercetin, kaempferol-glikosida, apigenin-glikosida, pelargonidin, cynidin, gallic acid
Daun/Akar: Flavonoid, saponin, alkaloid, fenolik, fenolak; tanaman mengandung minyak atsiri
💊 Khasiat
Antibakteria, antiinflamasi, antioksidan, antitumor, antisifilis
Mengobati luka
Iritasi kulit
Mengobati mata merah
Disentri, diare
Diuretik
Bisul
Bronkitis
Detoksifikasi darah
🌿 Simplisia
Biasa digunakan berupa serbuk kulit batang kering, potongan kasar bunga kering, dan ekstrak cair, termasuk dalam Ayurveda pharmacopeia.
🧩 Bagian Tanaman yang Dimanfaatkan
Kulit batang, bunga, biji, daun, dan akar
🌿Ramuan Tradisional
Ramuan untuk mengobati luka:
✅ Bahan-bahan & Cara Penyajian
1. Siapkan batang dan akar secukupnya kemudian tumbuk hingga halus.
2. Tempelkan pada bagian yang luka atau sakit
Sumber Pustaka
- Wikipedia – Saraca asoca (Ashoka)
- Socfindo Conservation https://www.socfindoconservation.co.id/plant/500
- Journal of Ayurveda & Integrative Med Sci (2019)
- Ayurvedagurukulam – Profil botani & kimia
- Bhalerao dkk – Overview farmakologi
- Annals of Plant Sciences – Distribusi & konservasi
- Phytochemical & pharmacology jurnal
- Studi farmakologi klinis gynekologis 2025



