Kacang Jawa
Kacang Jawa
Kacang jawa adalah tanaman polong-polongan dari famili Fabaceae yang berupa herba merambat dan dibudidayakan terutama untuk biji serta polong mudanya sebagai bahan pangan.
Phaseolus lunatus L.
Kacang jawa (Phaseolus lunatus L.) adalah spesies dalam genus Phaseolus yang dikenal luas sebagai lima bean, butter bean, atau lima kacang, berupa tanaman semusim atau tahunan yang dapat tumbuh merambat hingga beberapa meter.
🔁 Sinonim
Dolichos tonkinensis Bui-quang-Cheu
Phaseolus amazonicus Benth.
Phaseolus bipunctatus Jacq.
🌱 Habitat
Kacang jawa dapat ditemukan pada daerah tropis dan subtropis, terutama di lahan budidaya, kebun, padang rumput, pinggiran sungai, semak dan lahan terbuka. Tanaman mampu tumbuh pada kondisi lembap maupun relatif kering dan memiliki toleransi terhadap berbagai jenis tanah selama drainasenya baik.
☀️ Syarat Tumbuh
Iklim: Tropis hingga subtropis dan daerah hangat
Suhu: 16–27°C
Curah hujan: 900–1.500 mm/tahun
Cahaya: Matahari penuh
Tanah: Subur, gembur, beraerasi baik; lempung berpasir merupakan salah satu media yang sesuai. pH tanah sekitar 6,0–6,8
Drainase: Baik, karena tanaman tidak menyukai genangan berkepanjangan
🌍 Penyebaran Tanaman
Kacang jawa berasal dari Benua Amerika, dengan wilayah asli yang mencakup Meksiko hingga Peru. Kew mencatat spesies ini sebagai tanaman asli di sejumlah wilayah Amerika Tengah dan Selatan. Setelah dibudidayakan dan menyebar melalui aktivitas manusia, P. lunatus kini ditemukan secara luas di wilayah tropis dan subtropis Asia, Afrika, Pasifik dan Amerika. Di Indonesia, tanaman ini telah diperkenalkan dan dibudidayakan, termasuk di Jawa.
🗣️ Nama Lokal
Sunda: Kacang mas, Roay
Jawa: Kara, Kratok
Minahasa: Kara, Kratok
Pontianak: Kacang merah
🌾 Agroekologi
Kacang jawa merupakan tanaman herba merambat yang dapat tumbuh semusim maupun tahunan. Tanaman beradaptasi baik pada daerah tropis dataran rendah hingga menengah, terutama pada kondisi hangat dengan tanah yang memiliki drainase baik. Tanaman dapat dibudidayakan secara monokultur maupun tumpangsari dengan jagung, sorgum, ubi, singkong dan tanaman lainnya. Selain menghasilkan pangan, kacang jawa juga dapat dimanfaatkan sebagai tanaman penutup tanah dan pupuk hijau karena termasuk legum yang berasosiasi dengan fiksasi nitrogen.
🌿 Morfologi
Akar: Akar tunggang
Batang: Berupa batang herba yang merambat atau membelit, batang dapat berbulu halus hingga hampir gundul
Daun: Daun majemuk beranak daun tiga (trifoliat), dengan anak daun berbentuk bulat telur, lanset hingga agak belah ketupat
Bunga: Bunga berukuran kecil dan tersusun dalam tandan/raceme pada ketiak daun. Mahkota dapat berwarna putih, putih kekuningan, krem hingga merah muda atau keunguan. Bunganya memiliki bentuk khas famili Fabaceae dengan struktur seperti kupu-kupu
Buah: Buah berupa polong berbentuk lonjong hingga agak melengkung, pipih, panjang sekitar 5–13 cm dan dapat berisi hingga 5 biji, meskipun sering terdapat sekitar 3–4 biji
Biji: Bentuk ginjal, cokelat muda hingga cokelat tua, berbintik/bercorak
🌱 Budidaya
Perbanyakan: Melalui biji
Penanaman: Benih ditanam pada tanah yang gembur dan memiliki drainase baik
⚗️ Kandungan Bahan Kimia
Protein
Karbohidrat
Serat pangan
Mineral
Senyawa polifenol
Flavonoid
Tanin
Senyawa antioksidan lainnya
Glikosida sianogenik, terutama linamarin dan lotaustralin
💊 Khasiat
Mengatasi demam
Sariawan
Menambah nafsu makan pada anak
Mencegah sembelit
Meningkatkan kesehatan jantung
Antikanker
Menstabilkan gula darah
Mencegah masalah kehamilan
Meningkatkan energi
🌿 Simplisia
Simplisia daun kacang jawa: daun segar dicuci bersih, kemudian dikeringanginkan atau dikeringkan menggunakan oven hingga kadar air rendah dan disimpan dalam wadah tertutup
🧩 Bagian Tanaman yang Dimanfaatkan
Biji
Biji muda
Polong muda
Daun muda
Kulit batang
🌿Ramuan Tradisional
Ramuan untuk membantu menambah nafsu makan pada anak:
✅ Bahan-bahan
Daun kacang jawa segar 5 g
Air ½ gelas
🍵 Cara Penyajian
1. Daun segar dicuci hingga bersih
2. Rebus dengan ½ gelas air menggunakan api kecil selama sekitar 15 menit
3. Setelah hangat, air rebusan disaring dan secara tradisional diminum sekaligus
Sumber Pustaka
- Royal Botanic Gardens, Kew – Plants of the World Online (POWO). https://powo.science.kew.org/taxon/urn%3Alsid%3Aipni.org%3Anames%3A513918-1
- Socfindo Conservation. https://www.socfindoconservation.co.id/plant/222
- PROSEA / PlantUse – Phaseolus lunatus. https://plantuse.plantnet.org/en/Phaseolus_lunatus_%28PROSEA%29
- FAO – Feedipedia: Lima bean (Phaseolus lunatus). https://feedipedia.review.fao.org/node/267
- Biosynthesis of cyanogenic glucosides in Phaseolus lunatus – Plant Physiology / PMC. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC7402084/
- Kementerian Kesehatan RI – Acuan Bahan Baku Obat Tradisional dari Tumbuhan Obat di Indonesia. https://plantamor.com/species/medicinal/22538247



