Durian Merah
Durian Merah
Durian Merah adalah sebutan umum untuk beberapa spesies durian berciri daging buah berwarna merah—termasuk Durio graveolens dan Durio dulcis—yang tergolong dalam famili Malvaceae.
Sumber veliyathgardens:https://veliyathgarden.com/cdn/shop/products/PA239854-1_1946x.jpg?v=1660804891
Sumber veliyathgardens:https://veliyathgarden.com/cdn/shop/files/Duriograveolens-veliyathgardens_1_912d2dd5-b22d-43de-8407-6924db238243_1946x.jpg?v=1735024092
Sumber Year of the Durian:https://i1.wp.com/4.bp.blogspot.com/-syhDt_fgRic/UYD78KLCMlI/AAAAAAAAIqA/rhJYqMnwrOQ/s1600/P8317077-1.jpg
☀️ Syarat Tumbuh
Iklim: Tropis basah; suhu hangat (umumnya 20–34°C).
Curah hujan: Tinggi, ideal >1.500–2.500 mm/tahun dengan kelembapan relatif tinggi.
Tanah: Subur, kaya bahan organik, pH netral hingga sedikit asam; drainase baik penting.
Cahaya: Tumbuh baik di tempat berjemur sebagian hingga terbuka (pohon dewasa toleran terhadap kanopi), bibit butuh naungan awal.
Drainase: Drainase baik wajib — genangan lama merugikan akar.
🌍 Penyebaran Tanaman
Asal dari wilayah Asia Tenggara — terutama Kalimantan (Borneo), Sabah/Sarawak (Malaysia), dan wilayah Sumatra; beberapa spesies tersebar terbatas di habitat hutan asli dan ada yang langka/terancam. Varietas bercampur juga dapat ditemukan di pasar lokal dan kebun koleksi.
🗣️ Nama Lokal
durian merah”, “durian lahung/tutong” (untuk D. dulcis), “durian sukang/tabelak” (var. D. graveolens di beberapa daerah). Nama lokal bervariasi menurut daerah.
🌿 Morfologi
Akar: Sistem perakaran tunggang dengan serabut lateral; akar kuat untuk menopang pohon besar.
Batang: Pohon besar, dapat mencapai puluhan meter (beberapa spesies hingga 30–40 m). Kulit batang relatif tebal.
Daun: Daun sederhana, helaian utuh, berukuran sedang hingga besar, permukaan agak mengkilap.
Bunga: Bunga berkelompok, putih-krem, dengan benang sari menonjol—menghasilkan buah setelah penyerbukan oleh kelelawar/serangga pada beberapa spesies.
Buah: Duri panjang pada kulit; kulit luar bisa kuning/kuning-hijau (untuk D. graveolens sering kuning/oranye) atau merah kecoklatan (untuk D. dulcis), dengan daging buah berwarna merah-merah hingga oranye kemerahan yang sangat khas. Ukuran bervariasi.
Biji: Besar, dapat dimasak/diolah pada beberapa spesies (seperti durian lain).
🌱 Budidaya
Perbanyakan dapat melalui biji (menurun sifat) atau okulasi/grafting untuk mempertahankan sifat tertentu. Bibit membutuhkan naungan awal; penjarangan dan pemupukan organik membantu produksi. Perlakuan pascapanen mirip durian lain: panen saat buah matang atau akan rontok. Untuk komersialisasi, perhatian khusus pada kekhasan rasa/warna dan kesehatan pohon hutan diperlukan.
⚗️ Kandungan Bahan Kimia
Studi umum pada durian menunjukkan buah mengandung karbohidrat (gula), lemak, protein, vitamin (terutama vitamin C), mineral, serta senyawa volatil (termasuk senyawa sulfur) yang memberi aroma khas; pada durian berwarna oranye/merah kandungan karotenoid (pigmen seperti beta-karoten) sering lebih tinggi sehingga memberi warna pada daging buah. (Data khusus kuantitatif untuk D. graveolens terbatas, namun komposisi umum durian didokumentasikan).
🌿 Simplisia
Tidak ada simplisia tradisional tersohor yang luas untuk durian merah — simplisia dari bagian buah (mis. buah kering/serbuk) atau biji (setelah dimasak/dikeringkan) mungkin dibuat lokal, namun bukan simplisia obat yang umum pada farmakope. Jika diperlukan untuk koleksi herbarium/sejarah etnobotani, bagian daun/bunga/buah diawetkan menurut prosedur herbarium.
🧩 Bagian Tanaman yang Dimanfaatkan
Daging buah: makanan utama, dikonsumsi segar atau diolah.
Biji: di beberapa daerah dimakan setelah direbus/ditumis.
Kayu: pada beberapa spesies kayu dipakai untuk keperluan lokal (tergantung ketersediaan).
🌿Ramuan Tradisional
Catatan: tidak banyak bukti etnobotani formal yang menyebut durian merah sebagai obat—lebih dikenal sebagai pangan. Oleh karena itu tidak disarankan membuat klaim pengobatan. Jika ada penggunaan tradisional lokal (mis. sebagai tonik), itu harus didokumentasikan langsung dari narasumber etnobotani setempat dan dikonfirmasi secara ilmiah sebelum disebarluaskan.
✅ Bahan-bahan
Contoh: Es krim durian merah sederhana
Daging buah durian merah 300 g, gula sesuai selera, santan/krim 200 ml, susu 200 ml.
(hanya contoh olahan kuliner, bukan ramuan obat).
🍵 Cara Penyajian
Daging buah dipisah dari biji, dihaluskan; dicampur bahan lain lalu dibekukan atau dibuat selai/puree/ice cream sesuai resep kuliner.
Sumber Pustaka
- Wikipedia — Durio graveolens (halaman species; morfologi & distribusi). Wikipedia
- Wikipedia — Durio dulcis (informasi umum dan nama lokal). Wikipedia
- PFAF (Plants For A Future) — Durio dulcis (deskripsi, penggunaan). pfaf.org
- PubMed Central — Aziz NAA et al., Bioactive Compounds, Nutritional Value, and Potential Health Benefits of Durian (ringkasan komponen kimia durian). PMC
- Mekarsari / artikel taman buah lokal tentang durian merah (informasi budidaya & penyebaran di koleksi kebun buah Indonesia).
